27 Feb

Prasangka Sebagai Tantangan Semangat Persahabatan Universal

Sobat! Izinkan kali ini aku berbagi tentang semangat persahabatan dan persaudaraan, dalam konteks tantangannya 🙂

Ayo kawan :) sebarkan semangat persahabatan tanpa prasangka!
Ayo kawan 🙂 sebarkan semangat persahabatan tanpa prasangka!

Ya kawan.. Tantangan utama dalam semangat persahabatan adalah prasangka!

Prasangka.. Yang teramat sayang semakin menyebar mengakar dalam kehidupan persahabatan antara kita para anak manusia.

Prasangka yang tak hanya ada dalam pikiran, tapi sudah terekspresikan dalam tindakan.

Kebencian, iri hati, perselisihan, perpecahan.. Adalah ekspresi kita manusia karena bersumber dari prasangka.

Prasangka, bahwa orang lain itu salah, dan saya yang benar. Prasangka, kalau orang yang seperti itu tidak akan bisa jadi orang baik. Prasangka, kalau hanya saya atau golongan saya saja yang bisa memperbaiki keadaan. Prasangka,bahwa pemikiran saya sudah benar, tak perlu mencari kebenaran lainnya..

Ternyata itu yang menjadikan prasangka sebagai sumber ketidaktahuan dan dengan tak bijak menutup sumber pengetahuan lainnya.. 🙂

Iya, kawan.. Prasangka membuat pikiran kita sempit. Tak ada kesempatan untuk membuka sedikit saja wawasan untuk lebih menggali pemahaman.

Nah itulah penyebab semangat persahabatan menjadi terbatas! Karena prasangka lah yang menjadi pembatas.

Bersahabat masih dibatasi pikiran yang terkotak-kotak dengan prasangka; dia bukan sahabatku, dia berbeda, jalan hidupnya salah. Dibatasi pula perbuatan yang memecah belah; aku benci dengan golongan itu, tak sudi aku bertatap muka dengannya, kutantang kau dalam perkelahian.

Sangat menyedihkan, kawan.. Sangat menyeramkan.. Dampak dari prasangka.

Prasangka yang berasal dari ketidaktahuan, lantas ketidaktahuan itu diteruskan, disebarkan menjadi pengaruh yang meluas dan mengakar. Jadilah tertanam dalam pikiran dan perbuatan.

Ya, seperti kesalahpahaman, kebencian, permusuhan..

Bukankah itu tantangan utama dalam persahabatan, kawan? Persahabatan di antara kita para anak manusia.

Pada zaman yang sangat maju sekarang ini. Aku yakin, kawan.. Kemajuan dunia ini, seharusnya membuka mata kita bersama.. Dunia ini sudah mulai mengikis batasan-batasan kita sesama manusia. Batasan suku, golongan, ras, agama, bangsa dan negara.

Batasan-batasan itu yang merupakan sejarah perjalanan kita umat manusia, kini mulai berjalan menuju ke masa depan, yang mana mulai nampak saat ini, adalah keuniversalan dunia. Bumi hanyalah satu bangsa dan umat manusia penduduknya..

Ya, aku setuju.. Memang kita semua harus menjaga kelestarian budaya kita masing-masing. Itulah yang menghiasi keuniversalan dunia, yaitu corak warna-warni kebudayaan yang beraneka sebagai perhiasan dunia yang universal..

Tapi dunia yang mulai mengglobal adalah bukti bahwa kita juga harus belajar menyesuaikan diri, membuka mata, pikiran dan hati.. Bahwa memang sudah saatnya semangat bersahabat kita adalah semangat persahabatan universal 🙂

Semangat bersahabat yang tak membatas-batasi diri dengan prasangka, namun masih menjaga nilai jati diri dan budaya, itulah semangat persahabatan yang harus kita sebarkan, kawan! 😀

Sekarang pilihan di tangan kita sendiri, kawan.. Hendak terlibat dalam budaya pemecah belah yang kekuatan utamanya adalah prasangka, atau bersama mewujudkan kesatuan manusia yang kekuatan utamanya adalah cinta dengan semangat persahabatan universal? 🙂

“Prasangka jadikan salah sangka. Kawan disangka lawan. Mari bersahabat universal, daripada kebencian kekal.” lukmanhanz

02 Jan

Doa Bersama Sebagai Ruang Pembentuk Kesatuan dan Keharmonisan Masyarakat

Kawan..

Aku mau berbagi tentang pengabdian yang aku pelajari dan terapkan di masyarakat 🙂

Kesatuan dan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam

Kesatuan dan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam

Masyarakat itu beragam. Latar belakangnya bervariasi. Mulai dari jenis kelamin, usia, suku, ras, agama, pendidikan, bahasa, budaya, dan beragam realita lainnya.

Tenang kawan, aku bukan mau membahas hal yang sensitif yang mengarah pada perdebatan dan perselisihan, misal terkait isu SARA 🙂

Aku di sini mau berbagi opini dan gagasan sesuai apa yang kupelajari dan alami, dan hal ini berkaitan dengan pengabdian di dalam masyarakat.

Ya.. Dengan beraneka ragamnya latar belakang masyarakat, tentu sangat mempengaruhi kehidupan. Pengaruh keragaman masyarakat itu, kalau kita melihat realitanya, ada yang menimbulkan bentrokkan dan perselisihan, tapi tidak sedikit juga bentuk-bentuk keharmonisan.

Perselisihan, bentrokkan, perdebatan yang menimbulkan perpecahan dalam masyarakat bersumber dari prasangka. Dan, prasangka itu sangat besar faktornya dikarenakan ketidaktahuan. Benih prasangka muncul, dan dikuatkan menjadi rasa kebencian. Mencuatlah perselisihan.

Tapi ada juga upaya-upaya di dalam masyarakat yang bertujuan untuk membangun keharmonisan dan kerukunan. Upaya-upaya itu didasarkan pada kesadaran bahwa kita semua hidup berdampingan sebagai manusia. Toh akan lebih baik dan bermartabat saat kita saling berbagi kasih dan hidup dengan semangat persaudaraan.

Well.. Aku melihat dan belajar realita-realita itu, kawan.. Saat aku sedang dan terus belajar menerapkan pengabdian untuk masyarakat 🙂

Yang aku pelajari dan terapkan, bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk spiritual, makhluk rohani, yang mempunyai derajat kemuliaan yang luhur. Manusia adalah makhluk yang mulia.

Aku percaya semua Agama mempercayai hal ini, dan juga mengajarkannya untuk setiap umatnya, bahwa manusia itu mulia 🙂

Untuk itu, manusia mempunyai potensi-potensi kerohanian yang luar biasa. Karena itulah derajat manusia, berkah manusia dari Sang Pencipta.

Doa, adalah salah satu sumber kekuatan potensi rohani itu kawan 🙂 Ya, selain itu juga, sumber kekuatan rohani adalah berusaha menerapkan dan mentaati Bimbingan Sang Pencipta 🙂 melalui Ajaran sesuai keyakinan masing-masing.

Kali ini aku mau mendiskusikan tentang doa, kawan.

Kekuatan doa akan memunculkan potensi kekuatan rohani dalam diri manusia. Berkah Sang Pencipta akan menaungi kekuatan rohani untuk manusia.

Semua manusia, tak dibedakan asal usulnya, derajatnya, suku dan rasnya, agamanya, semua sederajat dalam pandangan Sang Kuasa. Semua manusia mempunyai potensi kekuatan rohani itu.

Saat potensi kekuatan rohani itu dicurahkan di masyarakat kita, bukannya berkah yang luhur akan menaungi masyarakat?

Saat semua anggota masyarakat, apapun perbedaan realita fisiknya, yang mana di Hadapan Tuhan semua adalah sederajat, turut berdoa bersama, menciptakan harmoni dan bersatu dalam doa, apapun keyakinannya dan sesuai agamanya, bukankah akan menciptakan semangat cinta dan kesatuan dalam masyarakat?

Dan bukankah cinta dan kesatuan itulah, dasar Ajaran dan Bimbingan setiap Agama?

Lalu, bukankah Sang Kuasa Yang Maha Cinta berkehendak agar para hambanya menciptakan keharmonisan dan kesatuan yang penuh cinta?

Hal ini semua untuk kita renungkan dan upayakan, kawan 🙂

“Doa bersama sebagai ruang menciptakan keharmonisan dan kesatuan, karena Berkah Sang Maha Kuasa dicurahkan pada masyarakat yang bersatu penuh cinta” lukmanhanz

17 Dec

Persahabatan Universal

Dear friends, wherever you are..

1402465445264

How are you guys? 🙂

You have a great day, right? nice!

Wah.. wah.. gaya banget hanz in english? hehehe, bukannya gaya sobat, tapi kita kan belajar universal.. Nah bahasa yang universal kan english 😉

Selain bahasa yang universal, ayo kita belajar menjalin persahabatan universal, kawan..

‘Bumi hanyalah satu tanah air dan umat manusia penduduknya’

Dunia yang universal saat ini sudah sangat jelas terlihat kan.. Dunia yang semakin menuju ke arah bersatunya manusia..

So, dengan begitu semua manusia adalah sekeluarga, keluarga manusia.. Ayo kita sama-sama menunjukkan semangat persahabatan dan persaudaraan manusia.. 🙂

Gimana cara kalian menunjukkan persahabatan universal kalian guys? Ayo kita berbagi cerita..

“Bersahabat dengan umat manusia, indahnya persahabatan universal..” hanz

12 Dec

Kuekspresikan Secercah Kata untuk Peradaban Manusia

Kawanku.. Hal yang mau aku bagikan kali ini lebih bermakna, kawan 🙂

Bermakna, dan semoga bisa jadi topik menarik buat kita diskusikan bersama ya 😀 aku sangat terbuka dan menikmati diskusi bersama 🙂

Membahas tentang manusia itu memang sangat menarik kawan. Karena kitalah subjek, yaitu pelaku utamanya. Juga objek, yang diteliti, diamati, dipahami 🙂

Peradaban manusia

Peradaban manusia

Manusia, dari masa ke masa.. masa sejarah, masa kini, dan masa depan.. tidakkah kita melihat suatu perjalanan, kawan? Ya.. perjalanan umat manusia.

Kalau kita melihat proses perjalanan umat manusia, hal utama apa yang kita lihat, kawan? Ya.. kemajuan!

Perjalanan umat manusia terus maju, dari waktu ke waktu.

Sudah pasti bagi kita yang mencari bukti, mempelajari, dan memahami sejarah, yaitu sejarah umat manusia, tidak bisa dipungkiri lagi kalau umat manusia nenek moyang kita berasal dari kehidupan primitif, peradaban awal. Beragam teori bermunculan, entahlah mana yang benar. Karena aku di sini bukan membahas mana yang benar dan salah 😀

Bukti-bukti kehidupan primitif yang ditemukan lah sebagai secercah sumber pengetahuan tentang asal usul kita. Telah ditemukan, bahwa memang kehidupan dahulu kala memang masih sangat sederhana. Kehidupan, corak budaya, alat-alat kehidupan, bisa kita bayangkan betapa sederhananya peradaban.

Tapi perjalanan manusia tidak berhenti di situ, atau dalam arti akan begitu seterusnya dan selamanya. Tidak..

Peradaban mulai berjalan, perjalanan umat manusia berlanjut..

Jika saja ada pertanyaan, kenapa peradaban manusia berjalan dan mengalami kemajuan? Kenapa bukan kehidupan yang primitif seperti dahulu kala berlangsung selamanya? Bukannya seperti kehidupan tumbuhan dan hewan, yang dari dahulu sampai seterusnya akan tetap sama dan tak berubah?

Menarik, kawan 🙂 pertanyaan-pertanyaan seperti itu pasti pernah terlintas di benak kita..

Dan aku yakin.. Itulah Kehendak Sang Pencipta. Pencipta segala alam, Pencipta manusia.

Bahwa Sang Pencipta berkehendak peradaban manusia akan terus berjalan mengalami kemajuan. Bahwa kehidupan primitif dahulu adalah awal perjalanan, bukan kehidupan yang akan begitu selamanya. Bahwa derajat peradaban manusia lebih tinggi dari tumbuhan dan hewan. Ya, Kehendak Sang Pencipta, kawan 🙂

Manusia diciptakan untuk memajukan peradaban yang terus maju.

Dan buktinya bisa kita lihat saat ini.. kehidupan dahulu kala yang mana sebagai asal muasal kita, dari waktu ke waktu.. perjalanan panjang umat manusia, mulai maju.

Kita, manusia, belajar dan diajarkan, mulai mengenal dan menyembah Sang Pencipta kita, mulai memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan, mulai mengekspresikan berbagai seni menakjubkan, mulai membangun budaya dan peradaban yang semakin kompleks seiring kemajuan zaman.

Luar biasa perjalanan ini kawan 🙂

Perjalanan panjang umat manusia.. nenek moyang kita, kita saat ini, dan generasi kita masa depan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ini.

Hmm.. selayaknya kita merenung..

“Saat kita, saya sendiri, sedang ambil bagian dalam perjalanan umat manusia, apa kontribusi kita, saya, untuk perjalanan peradaban yang terus maju ini?” lukmanhanz

22 Oct

Mengabdi pada Umat Manusia. Manusia Siapa Saja?

Kawanku, sesama umat manusia.. apa kabar? 🙂

Semoga hari yang sehat dan ceria selalu menaungi kita kawan! 🙂

Hari ini aku mau berbagi gagasan yang menurutku menarik 🙂 Tapi semoga buat kalian juga menarik ya kawan 😀 Kalo nggak menarik sih nggak apa kok, nggak aku paksa biar tertarik 😀

Well.. aku mau share tentang petualangan dalam pengabdian 🙂 pengabdian pada umat manusia 🙂

Mewakili Umat Manusia :D
Mewakili Umat Manusia 😀

Di blog ini aku banyak berbagi tentang pengabdian. Mungkin kawan semua setidaknya udah pernah baca. Atau kalau belum baca, monggo silahkan baca-baca posting lainnya 😉

Iya kawan.. mengabdi, pengabdian.. suatu tindakan yang menunjukkan dedikasi. Menurutku, pengabdian itu adalah upaya atau tindakan yang berdedikasi untuk kebaikan 🙂

Nah itu sebagai pengantar. Kata, makna, dan penerapan sederhana dari pengabdian.

Sesuai judul nih ya, aku mau share tentang pengabdian pada umat manusia.

Kalau kita coba telisik lebih lanjut, umat manusia itu manusia yang mana? Siapa? Ini akan jadi ulasan yang menarik 🙂

Aku akan berbagi sesuai apa yang aku pelajari, alami, terapkan, dan yakini ya kawan. Dan silahkan kalau kalian ada pemikiran lainnya, ayo kita diskusi 😀

Mengabdi pada umat manusia. Umat manusia itu universal, beraneka ragam, luas.

Saat kita mengabdi pada umat manusia yang universal, beraneka ragam, dan sangat luas itu.. Sesungguhnya kita mengabdi pada..

Manusia di sekitar kita

Pemuda yang peduli pada pendidikan di lingkungan sekitarnya.
Pemuda yang peduli pada pendidikan di lingkungan sekitarnya.

Manusia di sekitar kita juga anggota umat manusia kawan 😀 well, umat manusia itu sangat luas. Tapi nggak harus jauh-jauh kalau mau memandang umat manusia, apalagi mau mengabdi atau berbuat kebaikan pada umat manusia.

Lakukan pada manusia di sekitar kita kawan 🙂 karena saat kita mengabdi pada mereka sesungguhnya lah kita juga mengabdi pada umat manusia 🙂

Manusia sahabat kita

Persahabatan Anak-Anak Manusia :D
Persahabatan Anak-Anak Manusia 😀

Sahabat, sobat, bestfriend, juga adalah anggota umat manusia 🙂

Saatnya kita berusaha bersahabat dengan niat tulus, selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk sahabat kita, ikut bahagia dalam kebahagiaannya, larut sebagai sahabat dalam dukanya, dan bersama-sama, berusaha mengabdi dan melakukan yang terbaik ke manusia lainnya.

Dan itu persahabatan yang istimewa kawan! 🙂 Susah ya? 😀 Ayo berusaha! 🙂

Manusia yang belum kita kenal

Baru mengenal keluarga Bpk Budi. Mencoba membuat mereka bahagia, dan ikut merasakan kebahagiaan mereka :)
Baru mengenal keluarga Bpk Budi. Mencoba membuat mereka bahagia, dan ikut merasakan kebahagiaan mereka 🙂

Manusia yang belum kita kenal? Banyak, milyaran! 😀

Wah trus gimana kawan kita melakukan yang terbaik dan mengabdikan diri pada orang yang belum kita kenal?

Pengabdian paling sederhana tapi sangat bermakna adalah senyuman kawan 🙂

Ayo kita berusaha menjadi ramah dan terbuka, ya dengan senyuman tulus dan sepantasnya 🙂

Dengan begitu kawan, pintu-pintu persahabatan dan kebaikan akan terbuka.

Manusia keluarga kita

Berusaha berbagi cinta dan kebahagiaan untuk kebaikan keluarga
Berusaha berbagi cinta dan kebahagiaan untuk kebaikan keluarga

Saat kita berusaha melakukan kebaikan dan mengabdi pada banyak orang, bahkan setiap manusia, jelas kita tak akan pernah melupakan keluarga kita, dan akan berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan keluarga 🙂

Dari yang aku berbagi sebelumnya kawan, tentang pengabdian pada manusia di sekitar kita, sahabat kita, dan orang-orang yang baru kita kenal, saat kita berusaha melakukan dan memberi yang terbaik pada mereka, sebenarnya -menurut yang aku rasakan ya- bahkan semakin memperbesar rasa cinta dan pengabdian pada keluarga.

Meski aku pribadi juga sedang terus berusaha kawan 😀

Manusia diri kita sendiri

Berusaha mengabdi pada banyak manusia, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk diri sendiri :)
Berusaha mengabdi pada banyak manusia, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk diri sendiri 🙂

Daann.. pada saat pikiran dan tindakan kita tertuju pada kebaikan banyak manusia, akan kah kita lupa pada diri kita sendiri? 😀

Ini yang menarik kawan.. Ini adalah tantangan dalam hidup, hidup dalam pengabdian.

Ya.. saat kita berusaha melakukan yang terbaik, pada banyak manusia, sesungguhnya kita akan terus berupaya meningkatkan kapasitas diri kita sendiri, menjadi lebih baik dan lebih baik lagi 🙂

Gimana sobat? Ada tanggapan atau pemikiran lain? 😀

Ayo kita sama-sama berbagi, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan mengabdi pada kebaikan 🙂

“Mengabdi pada umat manusia, adalah berusaha mengabdi dan melakukan yang terbaik untuk anggota-anggota umat manusia; sahabat dekat, kerabat, orang asing, keluarga, dan diri sendiri.” lukmanhanz