01 Feb

Bertualang ke Taman Kota

IMG-20140826-WA0000

Indahnya taman kota

Sobat!

Hari yang cerah ini (kalau di tempat Anda mendung, maaf belum beruntung).. di padatnya kota, sibuknya kerja.. aktivitas apa lagi yang bisa, setidaknya mencerahkan diri di tengah kepenatan rutinitas? πŸ˜€

Yes! Bagi kita yang hidup di kota.. Ayo, nikmati cerahnya hari di taman kota! πŸ˜€

Wah, kalau kalian kawan-kawan yang tinggal di daerah pedesaan, tiap saat bisa langsung menikmati damai dan hijaunya alam membentang πŸ™‚ Itu yang kurasakan beberapa waktu yang lalu saat tinggal di Banyuwangi, kawan. Luar biasa indahnya!

Nah.. bagi sobat-sobat yang tiap harinya menatap bangunan perumahan, perkantoran, kendaraan, sama orang-orang sibuk berlalu lalang.. kan jelas kangen banget sama alam hijau yang menenangkan-menyejukkan-mencerahkan πŸ˜€

Itu kenapa, sobat! Sempatkan waktu kita. Yah meskipun suibuk buanget. Disempet-sempetin lah πŸ˜€ Ayo ke taman kota!

Kalau aku pribadi sih memang lebih suka bertualang ke taman kota dari pada ke mall. Yaa meskipun sesekali lah ke mall. Tapi masih lebih milih ke taman kota. Haha.

Karena.. bertualang nggak perlu jauh, nggak perlu mahal, nggak perlu nunggu waktu liburan panjang.

Rasakan sensasi dahsyatnya bertualang di taman kota. Yah, anggap saja sedang bertualang di hutan. πŸ˜€

Ini nih dahsyatnya bertualang ke taman kota, kawan..

Mata jatuh cinta pada kehijauan

Adem rasanya mata kita kalau langsung melihat keasrian dan kehijauan. Dari mata yang kepanasan sehabis menatap monitor komputer, smartphone seharian, sehabis berkendara sibuk keliling kota, bisa langsung segar saat menikmati hijaunya taman.

Jangan Cuma duduk, kawan. Gerakkan tubuhmu, langkahkan kakimu untuk berjalan, menjelajahi taman kota. Akan seru banget kalau bisa sambil olahraga. Tapi kalau nggak sempat, cukup lah menjelajahi dengan berjalan kaki. Eits, ingat! Letakkan dulu gadgetnya, kawan! Sekarang ini saatnya memanjakan mata, buatnya jatuh cinta pada kehijauan taman kota πŸ˜‰

Pikiran tercerahkan

Dari mata turun ke hati pikiran dulu! πŸ˜€ Syaraf mata kan langsung tersambung ke otak. Jadinya, mata yang termanjakan dengan kehijauan taman kota akan membuat pikiran tercerahkan. Pikiran ruwet karena tantangan dan kesibukan, atau juga karena galau πŸ˜€ langsung deh tertenangkan πŸ™‚

Dengan pikiran tercerahkan, jelas lebih mencerahkan untuk menemukan ide-ide segar dalam bekerja dan berkarya. Lebih optimal, kan πŸ™‚ Makanya, mencerahkan pikiran itu sama yang alami-alami saja, jangan yang kimiawi. Haha.

Hati terdamaikan

Ini baru.. turun ke hati. πŸ™‚ Setelah mata dan pikiran sudah lebih segar, hati pun tak bisa memungkiri.. sang hati pasti terdamaikan. Penyakit-penyakit seperti sakit hati, iri hati, tinggi hati πŸ˜€ aku nggak jaminΒ bakal hilang deh. Ini versiku ya, boleh dicoba – boleh percaya boleh nggak. Hehe.

Tapi memang begitu sih.. saat hati ini damai, semua masalah rasanya sirna πŸ™‚ Karena penyakit-penyakit yang macemnya macem-macem di dunia ini, sumbernya dari hati. Iya nggak? (yang jawab enggak, lagi sakit hati ya? hehe)

Nah kan, sobat.. begitu dahsyatnya sensasi bertualang ke taman kota! πŸ˜€

Ayo segera ke sana!

Refresh harimu.. semangat baru untuk bekerja dan berkarya! πŸ™‚

β€œBertualang ke taman kota itu luar biasa dahsyatnya.. Bisa buat mata jatuh cinta-pikiran tercerahkan-hati terdamaikan. Tunggu apa lagi, ayo ke sana!” lukmanhanz

30 Jan

Bertualang di Taman Kota dan Berdoa Bersama

Hari ini, yang mana aku masih ada di kota asalku, sobat.. Surabaya! Aku mencoba bernostalgia πŸ˜€

Kan petualang yang jarang pulang tuh, hehe..

Yah, mumpung masih di Surabaya, aku coba napak tilas masa lalu *halah berasa sejarah aja πŸ˜›

Nostalgia lah lebih tepatnya..

Salah satu yang bikin kangen dari Surabaya ini, selain ketemu keluarga dan sobat-sobat, juga bertualang ke taman kotanya πŸ™‚

Jujur, sob! Dulu aku lebih sering ke taman kota dari pada ke mall πŸ˜€

Yah, sama-sama ademnya sih. Tapi ademnya beda. Adem alami dan adem buatan πŸ˜€

Dan memang karena aku lebih menikmati suasana alam dan ruang terbuka. Ya sesekali aja bertualang ke mol πŸ˜€

Sore ini aku sempatkan mampir dan menjelajah ke taman kota Kebun Bibit I Surabaya, yang berada di daerah Bratang. Kenapa namanya Kebun Bibit I? Karena ada juga Kebun Bibit II πŸ˜€ di daerah Wonorejo, kawan. Tapi aku belum pernah ke sana, haha.

By the way.. belom ada foto ya.. belum beli HP lagi, hehe..

Jadi, bayangkan dan imaginasikan saja ceritaku ini, kawan πŸ˜€

Waahh.. Saat aku bertualang di Kebun Bibit I ini, rasa kangenku terbayar saat menikmati suasananya. Adem rasanya pikiran, hati, dan mata.

Mengenang masa lalu..masa SMA dan masa kuliah, kan aku sering banget ke sini.

Saat seru-seruan bareng sobat-sobatku. Have fun bareng. Nongkrong dan becanda, belajar dan diskusi, main games outbond, seru deh.

Pernah juga kisah cinta masa muda kulalui di sini, haha *jadi malu* yah karena aku suka suasana alam, dia yang aku sayangi selalu aku ajak menjelajah taman kota. Yah, biar nggak cuman belanja di mall doang lah *katanya, hemat beb πŸ˜€

Dan juga, saat aku pengen meluangkan waktuku sendiri dan menikmati alam, aku sering ke taman kota. Merasakan kesejukan dan bisa mencari inspirasi.

Yah begitu lah nostalgia πŸ™‚

Setelah secara jasmani terasa tersegarkan. Aku lanjutkan petualangan hari ini dengan bergabung sama kawan-kawanku para pemuda-pemudi yang mengadakan doa bersama. Nice, saatnya menyegarkan jiwa.

Aku ikut berdoa bersama dengan beberapa pemuda. Nggak terlalu banyak yang hadir hari ini. Tapi aku tetap merasakan kebahagiaan yang bersumber dari hati, karena memang doa adalah makanan rohani, kawan πŸ™‚ Jadinya roh tersegarkan karena anugrah doa.

Setelah berdoa bersama, kita beberapa pemuda, juga bermusyawarah tentang bagaimana peran dan upaya kita untuk mengabdikan diri di masyarakat kita. Mengabdikan diri untuk secara berproses menyumbang pada kemajuan spiritual dan material masyarakat.

Very nice for adventure today!

Petualangan taman kota yang segarkan raga, dan petualangan spiritual yang segarkan jiwa.

Hope you guys can try it πŸ™‚