16 May

Berusaha Menjadi Kawan yang Menyenangkan

Guys! Apa kabar hari ini? πŸ™‚

Semoga hari yang menyenangkan, seperti ekspektasi dari judulnya ya πŸ˜‰

Well.. Kali ini aku mau sedikit share tentang persahabatan, sobat!

Nah aku share begini karena aku sedang merasakan tantangan persahabatan, maupun pembelajaran yang menurutku menarik πŸ˜€

Ya.. Tentang menjadi sahabat yang menyenangkan, itu nggak mudah juga lho.. So, mari sama-sama terus belajar, terus berusaha! πŸ™‚

Aku merasakan akhir-akhir ini jadi orang yang agak menyebalkan, misalnya saja sikapku yang cuek, sulit senyum, males ngobrol sama kawan-kawanku, baik itu sahabat dekat maupun kawan baru.. Nah menyebalkan banget kan πŸ˜€

Ya setelah kurefleksikan memang aku perlu terus belajar dan berusaha lagi πŸ™‚

Dan juga, aku merasa ada saja teman-temanku yang juga sama menyebalkannya seperti aku πŸ˜€ Lengkap deh! Sensitif lah, suka marah, nggak banyak ngobrol, bahkan kalau ngobrol nggak menatap mata *cieh*.

Tapi itu semua kan sangat penting dalam persahabatan yang menyenangkan πŸ™‚

Well, setelah akuΒ refleksi diri untuk belajar, aku menemukan beberapa pembelajaran ini, kawan..

Nggak perlu diambil pusing! Wah kalau kita jadi seseorang yang menyebalkan itu ya, percaya lah, itu bukan sejatinya diri kita.. Sejatinya kita itu adalah pribadi yang menyenangkan, ramah, murah senyum πŸ™‚

Jadi sebenarnya pikiran kita yang lagi kacau saja yang membuat kita juga jadi kacau, jadi menyebalkan. Hmmm, tenangkan pikiran dulu, kawan πŸ™‚ nggak perlu terlalu banyak berasumsi, tentang dia emosian lah, aku kok cuek sih, dan sebagainya.. Feel calm πŸ™‚

Setelah tenangkan pikiran, tenangkan hati. Hati adalah cerminan diri. Hati yang murni cerminkan pribadi yang mengagumkan. Menenangkan hati juga perlu berusaha, dan yang terpenting juga, diiringi berdoa πŸ™‚

Doa menjadi sangat penting untuk kebutuhan spiritual, jiwa kita, kawan. Karena kita berusaha menenangkan keadaan batin kita, jadi berdoa adalah obatnya πŸ™‚

Setelah keadaan batin jadi lebih baik, selanjutnya tentu harus diaplikasikan pada tindakan.

Ayo kita coba tindakan yang sederhana dulu: mulai tersenyum πŸ™‚

Ini jadi hal mudah yang terkadang ya nggak mudah-mudah amat, hehe.. Tapi, percayalah pasti bisa πŸ™‚

Saat senyum sudah menghiasi suasana, persahabatan yang menyebalkan akan berubah jadi menyenangkan.

Lalu mulailah kita ngobrol dengan nyaman.. Karena pikiran, hati dan senyuman sudah membuat kita menjadi nyaman, percakapan dengan sahabat pun jelas akan menyenangkan.

Dan satu hal yang juga penting, sobat. Tunjukkan dengan perbuatan. Karena persahabatan nggak hanya kata-kata saja! Perbuatan yang membuktikan kalau kita peduli dengan sahabat, kita menyayangi sahabat kita..

Ayo kita terus berusaha menjadi sahabat baik yang selalu menggembirakan kawan-kawan kita, sobat! πŸ™‚

Berusaha, bukan berarti mudah, juga bukan berarti sulit πŸ˜€

05 Feb

Letakkan Gadgetmu, Ayo Bercanda Bersama Kawanmu, Kawan!

SAM_4426Sudahkan kita bertemu dengan para sahabat kita, dan bercanda bersama sahabat hari ini kawan? πŸ™‚ Pasti hari-hari kita akan lebih berwarna jika kita menikmati bercanda bersama sahabat! πŸ™‚

Yes kawan! Apa kabar? Aku terinspirasi hal ini karena aku baru saja bertemu dengan sahabat-sahabatku, dan kita menikmati kebersamaan bercanda bersama sahabat!

Itu semua nggak bisa diganti oleh apapun dalam persahabatan! Kebersamaan, keceriaan, saling berbagi inspirasi, senyuman, suka duka, dan tawa. Itu semua tak tergantikan dalam persahabatan πŸ™‚

Kita hanya akan menyadarinya, saat kita jauh dan sedang merindukan sahabat kita!

Tapi tantangan masa kini, apalagi bagi anak-anak muda gaul masa kini πŸ˜‰ bener kan aku ngomong, ya gue kan termasuk anak gaul masa kini πŸ˜€

Adalah “yang jauh jadi dekat, dan dekat jadi jauh!”

Kita pasti mengerti istilah itu kan, kawan!

Ya, pengaruh teknologi saat ini, memang sangat luar biasa. Sangat membantu kebutuhan manusia, apalagi anak-anak muda yang butuh eksis dan narsis, termasuk aku, hehe..

Topik ini bukan berarti aku mengkritiki penggunaan teknologi, toh aku juga pengguna gadget karena kebutuhan pekerjaan, dan buat eksis. Tapi lebih ke.. bagaimana penggunaan teknologi ini dalam persahabatan.

Di sini konteksnya, bercanda bersama sahabat.

Di era gadgetisasi *istilah ngarang! Kita lebih memilih bercanda bersama gadget kita, daripada bercanda bersama sahabat di sebelah kita yang lagi bercanda sama gandetnya juga, lho wadalaahh πŸ˜€

Hahahaha.. kalau dilihat lucu juga ya!

Ya aku juga sering dalam kondisi seperti itu.. Aku lagi asik-asiknya chating sama sobatku dari jauh, eh sebelahku sobatku juga lagi senyum-senyum sendiri sama sobat jauhnya.

Jadinya sama-sama bercanda sama sobat jauh.. Apa kabar sobat dekat?

Nah itu kenapa “yang jauh jadi dekat, yang dekat jadi jauh!”

Ayo kita coba sama-sama kawan.. aku juga mulai mencoba..

Mulai saling menghargai manusia yang ada di sekitar kita, dengan saling berinteraksi langsung. Karena itu sejatinya manusia, kan sobat? Interaksi nyata dengan sahabat di sekitar kita. Itu kenapa kita disebut makhluk sosial.

Mulai lah dicoba.. saat ada sahabat kita yang berada di dekat kita, coba letakkan dulu gadget kita. Berinteraksi dengan mereka, bercanda dengan mereka.. Itu juga akan menyenangkan! πŸ™‚

Nah kalau udah sendiri, gak apa deh lanjutin senyum-senyum sendiri sama gadgetnya, tapi hati-hati ya keterusan senyum sendiri, hahaha..

Yes! Semoga kita nggak menjadi anti sosial kawan, karena hal-hal yang bisa menyimpang dari sejatinya kita.

Any idea, comment or opinion?

Let’s share and discuss guys πŸ™‚

“Saatnya letakkan gadget kita, saat berinteraksi dan bercanda bersama sahabat yang ada di sekitar kita. Itu sejatinya kita sebagai manusia sosial.” lukmanhanz

18 Apr

Ejekan untuk Keakraban, Benih Maraknya Bullying!

Ejekan untuk keakraban

Ejekan untuk keakrabanGuys.. Apa kabar? Semoga harimu menyenangkan kawan.. πŸ™‚ Eh begini, aku terinspirasi satu hal ini.. yaitu belajar tidak melihat keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain sebagai ejekan untuk keakraban.

Ya awalnya sih aku terpikir hal seperti itu saat aku sedang bercanda sama teman-temanku.. Ya kita saling ejek karena niatnya ya untuk saling bercanda dan kita yakin nggak ada yang tersinggung atau sakit hati. Nah, kata-kata ini yang membuat semua akan baik-baik saja, “Ejekan untuk keakraban kok!”.

Iya sih, memang umumnya sekarang kan kalau becandaan itu bahan yang dipakai kan tentang ejekan keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain.. Nah itu yang sudah menjadi kebiasaan πŸ˜€ Kebiasaan kalau ejekan untuk keakraban!

Tapi kita sebenarnya ngerti kan kawan, kalau itu memang kebiasaan yang kurang baik? hehehe.. Ya simplenya sih perasaan risih kalau yang diucapkan selalu kejelekan, betul nggak?

Iya kawan.. Aku juga sedang banyak belajar untuk mulai membiasakan diri tidak melihat kejelekan atau kelemahan orang lain, teman, sahabat, atau keluarga kita sendiri hanya dengan alasan untuk becandaan atau biar semakin akrab..

Ya ini tantangannya.. apakah cara ini, ejekan untuk keakraban, jadi salah satu cara dalam persahabatan.

Karena, bisa menggunakan cara lain yang lebih menyenangkan untuk bisa saling akrab dan becandaan, dengan persahabatan yang lebih alami πŸ™‚

Karena menurutku, kawan.. kebiasan ejek-mengejek, olok-mengolok inilah, yang membuat kita terbiasa mem-bully.

Nah, ini trend masa kini, bully!

Mem-bully orang lain karena kesalahannya, kelemahannya, kekurangannya.. pokoknya yang jelek-jelek lah yang dilihatnya.

Yaa.. ini karena kita terbiasa melihat kelemahan dan kekurangan orang lain, bahkan termasuk sahabat kita, yang niatnya tadi ‘ejekan untuk keakraban’.

Kebiasaan ejekan itu kita lakukan juga pada orang lain, jadilah bullying, kawan!

So.. ayo kita sama-sama membiasakan diri tak melihat kelemahan dan kekurangan orang lain. Yang sisi baiknya masih banyak kok! πŸ˜‰

Sekali lagi sob.. Ayo kita belajar πŸ™‚

Tapi saat kita juga masih melakukan kesalahan, kita refleksi diri, introspeksi diri lagi πŸ™‚ dan berusaha lagi untuk lebih baik…

Gimana menurut kalian guys? Ada tanggapan menarik? Yukk diskusi…

“Semangat persahabatan bisa dilakukan tanpa bahan ejekan untuk keakraban πŸ™‚ ” hanz

20 Feb

Teman Membuat Kita Bahagia

teman membuat kita bahagia

teman membuat kita bahagiaHeeeyyyy kawan! I miss you guys, sobat-sobat baikku, teman-teman seperjuanganku! Aku mau cerita, tentang teman membuat kita bahagia!

Ya! kenapa teman membuat kita bahagia, sobat?

Aku akan share beberapa hal..

Bisa dibilang pengalamanku, dan juga pengalaman teman-temanku πŸ™‚

Teman membuat kita bahagia, saat…

Saat bingung

Gak bingung, semua senang semua tenang :)

Gak bingung, semua senang semua tenang πŸ™‚

Nah kita semua pasti pernah mengalaminya kan πŸ˜€ aku bingung, pusing, gak tau harus berbuat apa, solusinya gimana! Sering kali, hal-hal seperti itu mengganggu kita. Yang kita butuhkan bukan solusi!

Yang dibutuhkan, ketenangan! Gimana bisa dapat solusi kalau bingung, pusing, panik? Tenaaaang πŸ™‚ Nah di sinilah pentingnya teman! Ayo temui mereka, ceritakan keluh kesah kita..

Kalau sudah tenaaaang πŸ™‚ dijamin bisa menemukan jalan terbaik deh!

Itulah teman.. teman membawa ketenangan..

Saat takut

Gak takut camping di hutan, karena ada teman :D

Gak takut camping di hutan, karena ada teman πŸ˜€

Takut itu biasanya karena sendirian, bener kan? πŸ˜€ ya misalnya takut sendirian di rumah, takut pulang malam sendirian, atau malah yang paling menakutkan, ke toilet sendirian, hahaha! πŸ˜€

Teman pun siap beraksi! Gak ada deh pahlawan yang ngalahin teman kalian dalam kondisi seperti ini. Mereka udah melebihi pahlawan yang menolong kita di saat kita sendirian dan ketakukan. Padahal teman kita itu juga ketakutan, hahaha! πŸ˜€

Tapi, karena ada teman! meskipun sama-sama ketakutan, entah kekuatan apa yang membuat mereka bisa mengatasinya.

Ya.. kekuatan persahabatan, mengalahkan ketakutan! πŸ™‚

Saat sedih galau dan kawan-kawannya

Gak galau! Malah lompat-lompatan :D

Gak galau! Malah lompat-lompatan πŸ˜€

‘Terkadang saya merasa sedih’, ‘Aku galauuuu.. auuuuu’ lho kok jadi serigala πŸ˜€ *if you know what I mean! Hahaha, inspired by Meme Comic nih! Iya, hampir semua tema di dalam Meme bercerita tentang kegalauan, kerisauan, kesedihan..

Jadinya, curahan kesedihan itu cuman buat lucu-lucuan. Bagi orang yang membaca Meme itu, ya merasa terhibur sih.. tapi bagi yang merasa galau? Ya akan tetap galau! πŸ˜€

Ayo kawan, datangi teman kita, atau minta dia datangi kita, *gak modal, hehehe.. Ya, ayo coba tunjukkan gimana sebagai teman yang baik, sebagai teman membuat kita bahagia, bebas dari galau dan nestapa! cieh! πŸ˜‰

Bahagia itu sederhana, temui teman kita, berbagi cinta dengan mereka, karena teman membuat kita bahagia.

Ya itulah mereka, teman-teman terbaik kita!

“Teman membuat kita bahagia! Ayo datangi mereka, datangi kebahagiaan kita!” hanz

11 Feb

Berantem dengan Sahabat, Mesti Ngapain?

Pernah berantem dengan sahabat, kan kawan? Pasti lah ya.. apalagi buat kita yang punya sahabat dekat, kayaknya bisa jadi bumbu penyedap.. karna tanpa berantem, persahabatan jadi tak sedap, hehe..

Berantem dengan sahabat kita memang jadi salah satu pelajaran yang unik dan asik dalam persahabatan. Dengan begitu, kita bisa saling banyak belajar dan semakin mengerti satu sama lain, toh.. πŸ™‚

Ya memang ada berbagai faktor yang membuat kita berantem dengan sahabat kita.. Mulai dari yang berat, misalnya masalah ketakjujuran, penipuan *lho sahabat apa kriminal, hehe.. sampai masalah yang ringan-ringan, kayak jengkel dengan karakter satu sama lain, atau masalah cinta?hehe.. itu bisa jadi ringan bisa jadi berat πŸ˜€

So.. kalau udah berantem dengan sahabat kita, trus apa yang mau kita lakuin?

Okey kawan.. aku mau berbagi beberapa pandangan dan pengalaman ya..

Pertama..

Kalau memang suasananya sedang memanas, coba menghindar dulu. Menghindar kan bukan selalu berarti lari dari masalah. Tapi menghindar untuk tak semakin memperkeruh keadaan. Suasana yang panas perlu waktu untuk didinginkan..

Nah itu kita lakukan saat penjelasan pada sahabat kita tidak cukup. Biasanya dalam kondisi panas, siapapun tak akan mau mendengar penjelasan.. Biarkan kita saling tenang dulu, dengan begitu semoga bisa berpikir lebih jernih πŸ™‚

Jeda waktu untuk menenangkan diri juga sesuai situasi dan kondisi pastinya.. kalau situasi permasalahannya rumit, akan perlu waktu yang lebih. Nah kalau masalah sepele sih, mungkin ntar satu jam lagi ya udah saling becanda πŸ˜€

Kita juga perlu tau soal jeda waktu untuk mendinginkan soasana, sob.. So, kita akan belajar hal itu, dan semakin mengerti gimana kondisi yang bener-bener pas, kan..

Nah, setelah kita rasa waktunya cukup untuk pendinginan..

Kedua..

Datangi dia, minta maaf..

Jangan langsung mengungkit masalahnya dulu kawan. Nanti malah membuat suasana panas lagi, hehe..

Minta maaf, itu lebih efektif untuk semakin mendinginkan suasana. Dan nantinya ngobrol kita juga jadi lebih enak, karena musuh pertama, yaitu ego, sudah kita kalahkan. Ya, kan.. minta maaf itu mengalahkan ego πŸ˜‰

Toh, meskipun kita tau kita nggak salah, tapi apa salahnya sih kita minta maaf πŸ™‚ demi persahabatan.. Ya meski kita tak salah, tapi salah juga kalau membuat sahabat kita marah pada kita. Ya kan.. ya kan πŸ˜€

Biasanya, setelah kita minta maaf, sahabat kita akan jauh lebih tenang dan dia juga akan minta maaf..

Nah baru deh, ketiga..

Kalian bisa ngomong baik-baik.. kalau kita ngomong secara baik-baik, semoga solusinya bisa jadi lebih baik πŸ˜‰

Keempat,

Kalian akan mulai becandaan lagi.. mulai kompak dan biasanya.. menertawakan masalah yang buat kalian berantem πŸ˜€

Itu ya pengalamanku sih, kawan.. hehehe..

So, gimana? Ayo dicoba pas kalian lagi berantem dengan sahabat, guys..

Good luck ya..

“Saat berantem dengan sahabat, dinginkan suasana, tunggu waktu yang tepat, lalu datangi dan minta maaf, dan kita akan menertawakan masalah kita” hanz