07 Mar

Bertualang di UnDip Semarang dan Berdiskusi dengan Sahabat Unnes

Sobat!

Hari yang cerah pagi ini di Semarang, kawan! πŸ™‚ Dan aku sedang diii…

_20160307_163434

Yeah, Universitas Diponegoro Semarang! πŸ˜€ Menjelajah dunia kampus tema petualangan hari ini sobat..

_20160307_174058

Dan menjelajahinya dengan berjalan kaki. Motor petualang titipkan dulu di parkiran πŸ˜€

Keliling kampus, jelas aku menuju public space di lingkungan universitas.. yaitu perpustakaan!

_20160307_174113

Sobat! Niatku bertualang di Universitas Diponegoro kali ini ya untuk mencari inspirasi dalam berimaginasi, juga untuk menambah sahabat baru dengan para mahasiswa. Perpustakaan jadi tujuan yang logis bagiku yang sudah jadi mantan mahasiswa πŸ˜€ dan belum punya kawan di UnDip.

_20160307_174129

By the way, fasilitas di perpus UnDip ini cukup bagus kawan. Selain itu, untuk umum dikenakan biaya administrasi yang sangat murah, Rp. 2 ribu saja! Sangat sangat terjangkau dibandingkan investasi ilmu dari buku-buku di dalamnya πŸ™‚

Eh ternyata perpustakaan masih sepi πŸ˜€ Yah baca-baca sendiri deh.

IMG_20160307_093524

Jadi aku ambil 3 buku ini, kawan!

IMG_20160307_113400

Buku dari Paulo Coelho, buku kumpulan Esai dan Cerpen, juga tips menciptakan Cerpen yang hebat. πŸ˜€

Ya sobat! Dari buku-buku itu memang sudah jelas sangat terkait dengan tujuanku yang sedang mengarang karya-karya fiksi. Yah dari buku-buku itu aku mendapat wawasan yang sangat menarik! πŸ™‚

Berikut ini aku sedikit share apa saja yang aku dapatkan yaa…

  • Aku harus beli buku karya Pramoedya Ananta Toer dan Paulo Coelho! πŸ˜€ dari bacaan itu, aku perlu belajar dari mereka, kawan.. πŸ™‚ aku akan nikmati karya mereka, seperti aku akan nikmati prosesku berkarya..
  • Dari tips yang kudapatkan, ada 3 hal simple tapi powerful! Adalah : write – write some more – keep on writing! Ya.. Inilah berkarya πŸ™‚
  • Aku belajar, kawan.. Bahwa memang sangat perlu ke perpustakaan. Nikmati suasana keheningannya, alami pengalaman berinteraksi dengan buku, dan hanyutlah dalam samudra kata-kata. Aku akan coba secara konsisten untuk ke perpustakaan! πŸ˜‰

Yeah itu sobat!

Dan petualangan belum berakhir hari ini! πŸ˜€

Setelah baca-baca di perpustakaan dan aku belum dapat kesempatan untuk berkenalan dengan mahasiswa di sini, aku putuskan lanjutkan jalan-jalan..

Eh ternyata ada taman kampus πŸ™‚ lumayan asri, tapi agak kurang terawat.. *semoga pihak universitas lebih merawatnya, bahkan menjadikannya lebih indah.. Nih gambar-gambarnya..

_20160307_174238

_20160307_174313

_20160307_174221

Setelah dari UnDip! Sorenya aku menuju ke Universitas Negeri Semarang, sobat!

Di Unnes ini aku sudah punya kawan.. πŸ™‚ sore ini kita lanjutkan diskusi tentang agama Baha’i, pengabdian di masyarakat, dan perspektif Hukum, karena sahabat-sahabatku di sini adalah mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum. πŸ™‚

_20160308_162930

_20160308_163001

Diskusinya menarik sekali, kawan! πŸ˜€ panjang lebar kita berdiskusi, dengan semangat persahabatan tentunya! πŸ™‚

Beberapa hal yang kita diskusikan aku bagikan deh..

Kita saling belajar memahami perspektif masing-masing. Teman-teman yang bidangnya Hukum ini juga sedang mencoba memahami tentang agama Baha’i, karena mereka juga ada yang baru tau tentang Baha’i.. Aku pun belajar perspektif Hukum dari mereka. πŸ™‚ Mereka di bidang Hukum Tata Negara.

Dan, kita saling diskusi tentang kesatuan umat manusia, yang mana memang itu adalah tujuan utama agama Baha’i, juga kaitannya dengan Hukum Tata Negara. Bagaimana penerapan hukum di Indonesia terhadap mukmin Baha’i.

Lalu, kita juga sepakat bahwa diskusi kita adalah bagian dari proses berkelanjutan, proses yang akan bersama-sama meningkatkan kapasitas dan juga menerapkannya dalam pengabdian pada masyarakat kita πŸ™‚

Ya.. Kita akan terus belajar dan berusaha, kawan! πŸ˜€

Wah it’s beautiful day!

31 Dec

Refleksi Akhir Tahun

Hi kawan!

Sudah tanggal 31 Desember ya, akhir tahun! πŸ™‚

Kalau aku sih nggak mau larut dalam perdebatan soal boleh nggak boleh, baik nggak baiknya membuat evaluasi, refleksi dan resolusi hidup, maupun perayaan. πŸ™‚

Well, okey.. Aku memang setuju kalau semua hal-hal itu akan lebih baik kalau tidak kita lakukan secara berlebihan. Cukup sederhana dan bermakna, meskipun juga masih fun πŸ˜€

Okey, di momen pergantian tahun ini aku mau sedikit share tentang beberapa hal yang aku alami dan pelajari selama 2015, kawan!
#2015bestnineoflukmanhanzYaa.. 2015 memang banyak sekali momen bahagia dan bermakna, nggak bisa disebutkan semua πŸ˜€

Ini beberapa cuplikannya.

Momen bersama keluarga. Ya, momen kebersamaan dengan orang tua, bapak dan ibuku, sangat bermakna dan membahagiakan. πŸ™‚ meskipun aku jarang di rumah karena tugasku, sehingga aku selalu bertualang untuk mengabdikan diri, aku selalu berusaha meyempatkan waktu untuk orang tua.

Berbagi keseharian hidup, diskusi dan musyawarah, meskipun dalam interaksi yang sederhana, tapi merasakan suasana penuh cinta.

Kita (bapak, ibu, adikku dan aku) selalu bersama berkumpul dan berdoa, lalu bermusyawarah tentang keluarga kita dan apa yang keluarga kita akan sumbangkan untuk kebaikan masyarakat bersama. Keluarga kita pun sedang terus belajar dan berusaha. πŸ™‚Β Tak hanya percakapan bermakna, sering kali ruangan dipenuhi tawa kita bersama πŸ˜€

Momen pengabdian. Dimana tugasku adalah bersama-sama dengan mitra kerjaku untuk terus belajar dan menerapkan Ajaran Baha’u’llah tentang kesatuan umat manusia, kesatuan di masyarakat, jadinya kita akan terus berusaha menerapkan itu di masyarakat.

Tugasku memang memobilisasi pengalamanan dan pembelajaran sehingga kita dapat berkoordinasi dan menyatukan visi dan tindakan untuk membangun kapasitas bersama πŸ™‚

Itu yang membuatku selalu bertualang, kawan.. Mobile kesana kemari πŸ˜€

Selain itu, kusadari sejak kecil memang jiwa dan hasratku adalah bertualang.

Momen hijrah. Nah, di tahun ini pula, aku berpindah dari Banyuwangi, salah satu kota yang sangat berkesan untukku yang mana sudah 2 tahun aku belajar dan mengabdi bersama masyarakat di sana, pindah ke kota karya Jogjakarta.

Ya, kawan.. Selain memang basis tugasku berpindah, aku juga belajar untuk lebih berkontribusi dan mengabdi di kota karya Jogjakarta. πŸ™‚

Well.. Petualangan hidup terus berlanjut. Berjuang dan terus belajar untuk mengabdi dan berkarya!

Dan sesungguhnya lah, saat mengabdi pada kesatuan dan kesejahteraan masyarakat, baik secara spiritual dan material, kita juga sedang mengabdi dan berjuang untuk kemajuan bangsa, juga menyumbang untuk kemajuan peradaban umat manusia.

Itu yang kurefleksikan di tahun 2015, kawan πŸ˜€

Tantangan selalu ada, perjalanan tidak mudah, tapi petualangan harus terus berlanjut!

Dan aku siap! πŸ™‚

20 Dec

Kembali Pulang untuk Melanjutkan Petualangan

Sobat!

Petualanganku hari ini, pulang! πŸ˜€

Pulang adalah petualangan paling berkesan bagi para petualang, karena dari sana lah petualangan mereka dimulai πŸ™‚

Aku, bertualang pulang ke Surabaya, naik kereta api Sritanjung, dari Lempuyangan – Jogjakarta.
IMG_20151220_100436-1Menariknya, perjalanan pulang selalu diiringi rasa ‘nggak sabar buat segera sampai’ karena kangen keluarga, pengen segera ketemu.

Semua orang pasti mengalami itu πŸ™‚ Ya.. Keluarga begitu spesial, kawan πŸ™‚

Hmm.. Perjalanan kali ini belum ada cerita khusus atau unik. Yah masih perjalanan biasa, di dalam kereta api, ngobrol dan kenalan sama teman baru, asik bareng πŸ™‚

Aku termasuk orang yang suka bersahabat dengan orang yang baru kukenal sekalipun πŸ™‚ So.. Dibuat asik aja..

Tadi aku kenalan sama 3 orang mahasiswa dari Situbondo yang kuliah di salah satu Universitas di Jogja. Mereka naik kereta api sampai tujuannya di Probolinggo.

Yang buatku tertarik, adalah daya tarik Yogyakarta yang menarik begitu banyak pelajar dari berbagai daerah, bahkan hampir seluruh Indonesia, mulai dari Barat hingga Timur Indonesia. Termasuk sobat baruku tadi, dari Situbondo, salah satu kota ujung timur di Jawa Timur πŸ˜€

Well.. Selain ngobrol banyak hal sama sahabat baru, aku juga menikmati berjalan-jalan di dalam kereta api.

Jalan-jalan di dalam kereta api
Jalan-jalan di dalam kereta api

So, bagiku, jalan-jalan nggak hanya di jalanan ataupun di mall atau pertokoan, di dalam kereta api pun jadi πŸ˜€ So, nggak bosen juga, sambil melemaskan badan dan kaki yang kaku kalau duduk berjam-jam.

Nah, karena beberapa hal itu kulakukan selama perjalanan, jadinya ya nggak kerasa juga perjalanannya. Tau-tau udah nyampe aja πŸ˜€

Jadi dari Jogja jam 7 pagi, sampai Surabaya jam 2 siang.
IMG_20151220_141209-1-1Dan aku langsung disambut hangat oleh udara Surabaya yang dikenal panas. Kalau bagiku, hal ini seperti sambutan hangat πŸ™‚ Udara panas ini juga salah satu hal yang buatku kangen dan berkesan dari Kota Pahlawan ini..

Surabaya, aku pulang.
πŸ’•

06 Nov

Saatnya Memutuskan Prioritas

Kawan!

Gimana kabarmu sobat?

Bahagia harimu?

Aku bahagia πŸ™‚

Meski juga lelah.

Haha, lucu juga kalau aku pikirkan.

Aku menjalani hari-hari dengan bahagia, tapi sekarang kok merasa lelah.

Kenapa hanz?

Hmm.. Simple aja sih.

PicsArt_1446882676543

Sepertinya *nggak sepertinya lagi sih, emang faktanya* akhir-akhir ini aku kurang fokus sama passion-ku, “berimaginasi dan bertualang!”

Banyak hal yang aku lakukan. Dan masalahnya aku lakukan itu seorang diri. Capek deehh 😁

Hahaha.. Seperti yang udah kalian tau ya guys, aku lagi jalanin dan merintis usaha Susu Kedelai Sehat.

Nggak ada masalah soal itu. Sumpah aku enjoy banget. Nggak ada alesan sulit lah, nggak laku lah *emang sih agak nggak laku πŸ˜› tapi kan wajar buat produk baru di pasaran.

Tapi karena tujuan awal usaha ini adalah usaha sampingan, yang mana aku kerja sama dengan sobatku yang baru lulus kuliah di Jogja. Tapi karena sobatku ini berubah pikiran, dan dia memutuskan untuk berjuang di Jakarta, apa boleh buat. Aku nggak bisa memaksanya.

Aku sempat bertekad kuteruskan usaha sendiri. Sebenarnya aku sendiri juga bisa jalanin. Toh beberapa hari yang lalu liat sendiri kan aku jualan Susu Kedelai Sehat πŸ˜€

Tapi, balik lagi..

Aku jadi kurang fokus sama passion-ku yaitu berkarya melalui imaginasi dan petualangan.

Hmm.. Bisnis aku memang suka, aku pun suka merintis usaha dari awal.

Tapi saat nggak ada yang fokus, upaya kita akan sia-sia.

Jadi.. Dengan cepat kuputuskan..

Akan aku rintis usaha dan karya “imaginasi dan petualangan” ini.

Fokus, serius, dan bahagia tentunya πŸ˜€

Aku belajar hal menarik hari ini kawan.

Ambil keputusan, sesuai hasrat dalam jiwa!

Segera, aku berkarya!

Melanjutkan berkarya lebih tepatnya.

04 Oct

Ayo Jalan Kaki! Ini Nih Hal-Hal Keren dari Jalan Kaki

Sobat.. aku mau share semangat petualangan dan persahabatan nih πŸ™‚

Ini hal yang simple aja kok..

Hal yang kita temui sehari-hari..

Hal biasa bahkan. Tapi, ada yang keren di balik biasanya hal itu πŸ˜€

Ya.. hal biasa yang ada kerennya yang sering kita temui sehari-hari adalah, Jalan Kaki!

PicsArt_1441689115286

Nih ya..

Jalan kaki itu petualangan sesungguhnya!

Sejarah nenek moyang kita, kalau mau kemana-mana, mau berburu, mau berpindah atau nomaden, naik apa kalo nggak pakai kakinya sendiri? πŸ˜€

Yeah.. manusia, dari sejarah masa lalu sampai saat ini, adalah petualang. Dulu bertualang pakai kaki, sampai sekarang pakai pesawat luar angkasa.

Jadi itu, kawan.. jalan kaki adalah benih hasrat bertualang umat manusia πŸ™‚ keren, kan? πŸ˜€

Salah satu bentuk olahraga.

Jangan anggap remeh jalan kaki lho πŸ˜€ *alah, jalan kaki mah gampang, nggak seru dibanding olahraga lainnya*
Siapa bilang, coba aja jalan kaki, nggak berhenti selama 30 menit. Capek juga kan? πŸ˜€

Ya.. jalan kaki, memang salah satu bentuk olahraga. Olahraga yang memang simple.

Karena ya, nggak butuh banyak persiapan atau latihan khusus. Tinggal pakai sepatu (gak pakai alas kaki lebih berasa sensasinya πŸ˜€ ), jalan deh, ikutin irama kaki, dan enjoy..

Menjaga kesehatan.

Ya jelas sih. Coba aja rutinkan jalan kaki, kawan πŸ™‚

Aku, karena memang sering bepergian, jadi kadang sulit atur dan ribet buat olahraga. Jalan kaki solusinya. Rutin 10-20 menit dalam sehari. Badanku ya berasa lebih fit dan fresh πŸ™‚

Bisa dilakukan semua orang.

Nggak butuh skill khusus. Nah.. keren kan! Semua orang bisa. Yang nggak bisa itu cuman yang nggak punya niat πŸ˜€

Yooo.. let’s go, langkahkan kakimu kawan!

Penghilang stres, jenuh, galau, nah!

Kenapa? Ya jelas dong.. daripada diem di rumah, atau bengong. Mending cari udara segar di luar rumah, lihat-lihat pemandangan, kan seru!

Biasanya sih waktu yang sempurna banget buat jalan kaki itu pagi hari atau sore. Tinggal pilih deh sesuai kondisi kita, sobat πŸ™‚

Kembali ke alam.

Slogan back to nature itu banyak banget penerapannya, mulai dari jadi vegetarian, sampai jadi pelindung hutan πŸ˜€

Dengan mulai berjalan kaki, kita sudah mulai menerapkan prinsip back to nature. Simple, tapi keren πŸ˜‰

Mencari inspirasi.

Ini bagi orang-orang yang kayak kita-kita ini yang pekerjaannya selalu membutuhkan inspirasi πŸ˜€

Jalan kaki bisa jadi opsi keren buat nyari si inspirasi yang nggak ngerti dimana dia sembunyi.

Jalan kaki sendiri, atau rame-rame, sama kerennya.

Jalan kaki sendirian ya.. termasuk ‘me time’ πŸ™‚ nah gak usah bingung mesti kemana kalau lagi boring sendirian.Β Jalan kaki sendirian aja. Cari ketenangan, cari inspirasi πŸ™‚

Kalau jalan kaki rame-rame sama temen, bisa seru-seruan bareng temen. Have fun, and healthy! πŸ™‚

Keren bisa gratis kok

Dan terakhir.. Jalan kaki, bebas biaya! πŸ˜€

Yuk kita buat jadi kebiasaan, hal biasa yang keren untuk sehat, hemat, dan hebat πŸ˜€

“Jalan kaki, hal biasa sehari-hari yang keren! Untuk sehat, hemat, hebat!” lukmanhanz