07 Apr

Belajar Jadi Translator

Guys.. Sedikit share nih.. Pengalaman menarik saat kita sebagai tim yang berkolaborasi untuk mereview materi berbahasa Inggris yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia..

IMG_20170407_183152_052

Ya, kawan.. Petualangan sebagai translator ini ceritanya 😀

Bagiku, ini pengalaman pertama melakukan review yang berkolaborasi dengan mitra kerja lainnya.

Seru! Bagaimana menerapkan berbagai konteks kata, kalimat, dan paragraf dari materi berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, sehingga tidak kehilangan makna aslinya. Dan itu semua perlu dilakukan dalam upaya yang jelimet (nah ini bahasa Inggrisnya: rigorous, yang belum kita temukan konteks bahasa Indonesia yang sesuai dengan makna di dalam materi, jadinya kita tetap pakai kata ‘jelimet’ yang artinya seperti: upaya yang dilakukan dengan sangat detail dan teliti hingga hal-hal terkecil. Panjang ya makna dari kata ‘jelimet’ atau ‘rigorous’) 😀

Anyway, proses pembelajaran yang menarik ini menjadi kesempatan untuk terus belajar mengembangkan kapasitas. Apalagi terkait bahasa, bidang yang sedang terus kugali potensinya.. 😊

So, itu sekilas petualanganku hari ini, kawan.. Gimana petualanganmu?

03 Apr

Daftar Magister Sastra Indonesia, FIB – UI

Kawan.. Ini lanjutan dari kisah petualangan di Universitas Indonesia.

Jadi, ada kesempatan juga untukku lanjut sekolah. 😀 Nah untuk program magister saat ini, aku memutuskan untuk mengambil Magister Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

IMG_20170403_185849_367

Woah! Aku jadi teringat, betapa beragam bidang ilmu yang kupelajari dalam masa studiku; ilmu alam saat SMA, ilmu ekonomi dan bisnis saat kuliah S1, dan ini berencana ambil S2 ilmu sastra.. 😀

Mungkin seperti nggak konsisten ya, hehe.. Tapi, bagiku itu juga proses menemukan jati diri untuk bisa menyumbang pada sesama. Dan juga, sebenarnya kita semua tau, kalau semua bidang ilmu itu saling terkait. Nah aku juga menemukan keterkaitan antar bidang ilmu yang sejak dulu kupelajari, ilmu alam-sosial-sastra, yang bisa menginspirasiku dalam proses berkarya.

Anyway, pada dasarnya, ini adalah upaya menerapkan tujuan ganda dalam hidup: sebagai individu yang terus berupaya mengembangkan kapasitas diri, serta secara aktif dan bahagia menyumbang pada kebaikan dan kemajuan masyarakat.

So, guys.. Tes masuk UI sudah kulalui. Tinggal menunggu saja hasilnya. 😊

_20170323_160757

Upaya sudah dilakukan, apapun hasilnya nanti, diterima ya puji syukur untuk berkah kembali bersekolah, belum diterima ya akan selalu ada pintu-pintu lainnya yang akan terbuka.

Ini sekilas lanjutan petualangan di dunia perkuliahan. 😀

Sebagai tambahan, apa yang sangat kusukai saat bertualang di luasnya kampus UI adalah, aku jadi sering berjalan kaki.. 👟

27 Mar

Bertualang ke Universitas Indonesia

Hari ini bertualang ke Universitas Indonesia.

IMG_20170327_141638_158

Kawan, sejak dulu aku memang sangat menikmati saat-saat menjelajahi dunia universitas. Saat aku di Surabaya, Banyuwangi, Jogja, dan sekarang aku di Jakarta pun, menjelajah ke dunia kampus masih sering kulakukan.

Aku menikmati suasana kampus yang memadukan bangunan futuristik maupun kultural yang harmonis berdampingan dengan keasrian alam. Selain itu, aku juga sangat menikmati saat merasakan semangat belajar para mahasiswa dalam kesempatan mereka di dunia perkuliahan. Ya secara aku juga pernah merasakannya dulu saat menjadi mahasiswa. 😀

Anyway, masa-masa kuliah memang istimewa. Belajar, memperluas pemahaman dan pandangan, memperluas persahabatan, produktif untuk sesuatu yang bermakna dan berguna.. Itu kenapa, aku pribadi juga ikut mendukung supaya kawan-kawan semua mengambil kesempatan untuk meraih pendidikan sesuai minatnya, untuk bisa berkontribusi pada sesama. Sebagaimana aku juga sedang berproses untuk melanjutkan lagi studiku. 😀

Studi bidang apa dan di mana? To be continued.. Hehe.. Akan share di cerita petualangan selanjutnya..

25 Mar

Melangkah Bersama (Bersama dalam Konteks Pasangan Muda) dalam Pengabdian..

Ini tentang petualangan pengabdian, kawan..

IMG_20170326_154250_229

Jadi aku belajar banyak dari proses pengabdian kawan baikku, pasangan muda, yang mengabdi dan berkontribusi pada masyarakat setempat melalui pendidikan untuk para remaja. Remaja di sini maksudnya mereka yang berumur 12-15 tahun, guys..

Pendidikan ini disebut Program Pemberdayaan Rohani Remaja. Tujuannya bagi remaja adalah untuk mengeluarkan potensi kekuatan rohani (bahwa sebenarnya semua manusia mempunyai sifat-sifat rohani seperti cinta, kejujuran, kedermawanan, dan sifat luhur lainnya), dan potensi intelektual (bahwa kita dianugerahi kekuatan pikiran dan kekuatan untuk merealisasikan pikiran itu untuk kebaikan bersama).

Dan karena masa remaja adalah masa setiap orang mempersiapkan masa depannya, proses pendidikan ini menjadi penting bagi mereka untuk mengeluarkan kapasitas-kapasitas pontensialnya.

Itu sekilas tentang pengabdian pada pendidikan untuk para remaja, kawan.. 😊 Tapi ada satu hal menarik yang aku pelajari dari pasangan muda kawan baikku ini.. 😀

Nah, apa hayo.. Kalau sudah bahas soal pasangan muda, pasti jadi topik yang sangat menarik buat dibahas. 😁

Jadi kawanku ini berbagi, bahwa memang saat mereka mengabdi bersama, mereka ikut berkontribusi untuk kemajuan masyarakat setempat, baik secara spiritual dan material.

Tapi, mereka juga share, sebenarnya manfaatnya juga mereka dapatkan untuk mereka sendiri, sebagai pasangan muda, sebagai sepasang suami istri.

Nah! Penting nih.. 😀 Bahwa saat mereka mengabdi bersama, ikatan mereka menjadi lebih kuat, baik ikatan batin dan lahir. Karena secara rohani dan jasmani mereka lalui bersama, melangkah bersama di jalan pengabdian, menghadapi tantangan dan pembelajaran bersama, membuat kehidupan keluarga menjadi bermakna.

Well, guys.. Semua tentu butuh sikap belajar yang rendah hati. Pastinya ada saja yang belum ideal. Tapi aku juga melihat, bagaimana sikap belajar yang rendah hati membuat pasangan muda ini merasakan kebahagiaan dalam keterlibatan aktif mereka untuk masyarakat.

Jelas pembelajaran ini menginspirasiku. Dan pastinya kalian juga kan, kawan.. Yang sedang berproses mencari pasangan.. 😁

18 Mar

Ceritanya Flash Back ke Masa Kecil

Kakak Tama, ponakan pertamaku ini, ingatkanku pada masa kecilku.

IMG_20170318_063309_325

Beberapa sifat dia yang mirip aku banget seperti kreatif, usil, rame dan bersahabat, peka (kalau tersentuh dia bisa nangis lho, so cute ya 😁), dan ekspresif, seakan membuatku flash back ke masa lalu.

Pasti kalian juga setuju guys, masa kecil kita mempunyai banyak sekali memori indah yang tak akan terlupakan (ya meskipun kadang juga lupa sih apa aja dulu yang terjadi 😂), momen yang membahagiakan (katanya lo ya, masa kecil nggak pernah pusingin apa yang membuat hidup ini pusing, hehe..), dan sebenarnya masa kecil kita tunjukkan siapa kita sebenarnya, sifat dan karakter kita. Tapi ya jelas, waktu dan lingkungan di mana kita tumbuh akan sangat mempengaruhi gimana karakter kita.

Guys, aku jadi teringat juga, gimana ekspresifnya anak kecil saat berimajinasi dan berkarya. Mereka tak takut salah, nggak kenal apa itu gagal.

Ya kita sering kali melihat sepele apa yang dilakukan anak-anak kecil, toh dunia mereka hanya main-main dan bersenang-senang. Okey jelas, dunia anak dan orang dewasa udah beda, okey nggak perlu diperjelas lagi ya.😁

Tapi coba, kita bisa lihat sesuatu yang menarik, dan itu bisa kita contoh saat kita melihat anak-anak. Yaaa : berimajinasi dan berkarya tanpa beban, melakukan itu dengan bersenang-senang dan hati riang.

Gimana guys? Bukankah itu rasa sedapnya dari berimajinasi dan berkarya?

Nah, saat semangat berkarya sudah begitu, tinggal kita padukan dengan pandangan yang dewasa, bagaimana karya-karya kita bisa menjadi berguna untuk banyak orang 😊

Yuk, main-main, bersenang-senang seperti masa kecil dulu lagi.. Tapi kali ini bersenang-senangnya sesuai hati untuk berguna dan berkontribusi..

Enjoy weekend ya, nah weekend biasanya jadi momen yang seru untuk balik lagi jadi anak-anak 😀