09 Jan

Dialog Lintas Agama di Kediri

Kawan!

Petualangan spiritual lagi kita 😀

Ya.. Spiritual memberikan kebahagiaan sejati, karena sejatinya manusia adalah makhluk spiritual, sedangkan kesedihan-kesedihan selalu berasal dari dunia ini. Begitu kata Sang Guru, Sang Abdul-Baha 🙂

Hari ini petualanganku di Kediri, Jawa Timur, kawan. Aku ketemu lagi sama beberapa sahabatku yang sebagian besar sudah kukenal. IMG_20160109_090059-1Kali ini dalam acara Dialog Lintas Agama yang diprakarsai Komunitas Lintas Agama dan Kepercayaan Pantura (Tali Akrap) yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah.

Tali Akrap datang ke Kediri selain untuk bersilaturahmi dengan semangat persahabatan, juga untuk membuka ruang dialog bersama terkait Agama dalam perspektif hukum dan berbagi tentang Agama Baha’i yang dilakukan beberapa umat Baha’i dari Kediri, Tulung Agung, Blitar, Trenggalek dan Surabaya.

Acara dimulai dengan berdoa bersama. Salah satu perwakilan dari setiap umat beragama berdoa sesuai keyakinannya. Sungguh indah! Harmoni dalam doa. 🙂

Suasana akrab penuh cinta. Itu yang menjadi dasar dialog ini. Meski kita saling belajar dan saling terbuka bertukar pikiran, semua didasari karena cinta dan kesatuan 🙂

Aku mau sedikit sharing presentasi dari pak Dr. Moh Rosyid, selaku ketua Tali Akrap dan Dosen Stain Kudus. Berikut ini tentang Agama dalam perspektif hukum di Indonesia, kawan.. IMG_20160109_090049-1Pak Rosyid mensosialisasikan Penetapan Presiden tahun 1965 (PNPS Pasal 1 Ayat 1 Tahun 1965) yang menyatakan bahwa di Indonesia ini bukan hanya ada 6 Agama yang mungkin selama ini diketahui publik maupun aparat pemerintah. IMG_20160109_091722-1IMG_20160109_091823-1Dan tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan, dimana secara jelas disampaikan di UUD 1945 Pasal 29 🙂 IMG_20160109_092458-1Saat kita berbicara tentang hukum, jelas harus ada dasar hukumnya, kan kawan. Aku jadinya malah belajar banyak hal tentang hukum di negeri kita tercinta 🙂

Dan juga, Pak Rosyid berbagi inspirasi dan motivasinya melakukan penelitian tentang Agama Baha’i maupun Agama-agama dan Kepercayaan-kepercayaan lainnya. IMG_20160109_092649-1IMG_20160109_092755-1Meski pembahasannya tentang topik yang serius, tapi suasana tetap menggembirakan. 😀 IMG_20160109_093838-1IMG_20160109_093849-1Tuh kan, terlihat serius, meski gembiranya tak terlihat, karena hati mereka yang gembira, haha! 😀

Akhir acara, ditutup juga dengan doa 🙂 seperti saat pembukaan, doa penutup juga dibacakan oleh perwakilan tiap umat beragama. Ada satu hal yang cukup unik, kawan, karena ada yang melantunkan Kidung Syukur bahasa Jawa Krama. Halus banget, aku saja kurang mengerti. IMG_20160109_093446-1Kidung Syukur dilantunkan Pak Budi Santoso dari Kepercayaan Samin 🙂 Inti dari Kidung itu, yang kutangkap, adalah rasa syukur akan keharmonisan penuh cinta antar umat beragama dan berkeyakinan.

Well.. Dialog penuh cinta dan persahabatan diakhiri dengan ramah tamah makanan khas Jawa yang lezat 😀
IMG_20160109_121041-1Kita semua sedang terus mencari makna dalam hidup ini. Jadi mari sama-sama berharmonisasi untuk lebih memaknai hidup ini, kawan 🙂

Kuharap harimu juga bermakna dan bergembira ya 😀

28 Dec

Masa SMA: Agama untuk Cinta dan Kesatuan

Guys.. cerita lainnya dari masa-masa SMA lagi nih 🙂

Masa SMA banyak sekali aku belajar, yah sepertinya masa SMA itu aku serasa baru, hehehe..

Begini pemikiranku saat SMA…

Saat masa SMA aku punya banyak sekali teman yang berbeda-beda Agama.. Eiittsss, sebelumnya perlu penjelasan ya guys.. Di sini aku bukannya mengangkat isu SARA dengan menyinggung Agama atau Kelompok tertentu..

Yang kita diskusikan di sini secara universal.. 🙂 Read More