31 Mar

Tantangan Imaginasi dan Tantangan Plank!

Sobat!

Petualangan hari ini di Jogja saja! 😀

Aku melanjutkan berkarya, kawan.. Mengarang Fiksi Fantasi. Dan sedang terus berproses, proses perjuangan, dan hidup adalah perjuangan, jadi mari sama-sama hidup terus berjuang!

IMG_20160331_132454

Tantangan kali ini tentang daya imaginasiku dan bagaimana menerapkannya ke dalam karya yang konsisten, tekun, dan sistematis. 😀 Yah ini sih inti utama permasalahan, hehe..

Iya sobat! Aku sedang terus berusaha menerapkan hal itu.

Terlebih lagi, fokus pada berimaginasi dan berkarya juga tak kalah pentingnya. Tantanganku saat ini adalah bagaimana lebih fokus, lebih bekerja keras dan bekerja cerdas.

Okey, siap lanjutkan!

Dan semangat berusaha ini kucerminkan juga dengan terus lanjut olahraga. Push up dan plank yang terus kulatih. Dan mulai rutin juga buat jogging. 😀 pokoknya dibuat semangat terus!

Tapi plank pun aku juga mengalami tantangan. 😀

PicsArt_03-22-08.42.03

Yang mana programnya adalah seperti ini, progresif tiap harinya, peningkatan tiap hari diikuti peningkatan lamanya waktu (dalam detik) saat plank!

Tapi aku sadar nggak cukup hanya plank saja. Dibutuhkan faktor lain, seperti olahraga teratur, makan sehat dan teratur, juga istirahat atau tidur yang berkualitas.

Dan tantanganku saat ini, aku belum ideal melakukan hal-hal itu, sobat! 😀

Itu sebabnya progres plank yang jadi programku juga belum maksimal.

_20160330_114334

Untuk saat ini, aku jaga stabilitas dan konsistensinya dulu saja. 60 detik plank konsisten tiap hari!

Dan seiring peningkatan kualitas olahraga, makan, dan istirahat.. Aku yakin program plank juga akan progresif!

Jadi ini tantangannya.. Imaginasi maupun olahraga. Jadi terus lanjutkan saja! Dan terus menikmatinya 😀

11 Mar

Puisi ‘ku’ dan Mulai #PlankChallange!

Hati serasa sedih hari ini, kawan. Tantangan hari ini. Ya, seperti petualangan hari ini. Tantangan pun datang hari demi hari.

Tapi bagaimanapun, aku berusaha untuk hadapinya dengan senyuman 🙂

Kesenduan hari ini, kucoba ekspresikan dalam karya. Berpuisi. Kuberi judul ‘ku’.

_20160324_154851

..Kekasihku

masih pantaskah.

hingga ku tak mampu tau.

cinta sejati cinta semu.

hasratku kemarin.

mengundang kelemahanku. kebodohanku.

kuatnya juangku.

tak berdaya juga olehku.

saat ingin kubuang jauh-jauh aku.

kupungut lagi kehinaanku.

muncul jaya sombongku.

ternistakan lah aku.

bagaimana kah ini.

selalu.

bayanganku.

menghasutku. menjauhi..

kusadar. tak ada jalan lain.

teruslah ku berjalan.

lebih lurus. lebih jauh.

hingga ku mencapai..

Itu kawan.. Karya sederhana yang iringi kesedihanku 🙂

Tapi tak harus berhenti di sini hari ini. Cukup sedihnya. 😀

Aku temukan cara untuk segera merubah moody-ku hari ini. Olahraga!

Yeah! Aku akan coba ini, kawan..

30 Days #PlankChallange

Tantangan Plank selama 30 hari. 😀

Ya.. Untuk hari ini, dimulai dengan beberapa kali push-up dan 20 detik Plank dulu. Aku akan berusaha komitmen dan konsisten jalani #PlankChallange ini! 🙂

Aku pilih ini karena olahraganya simple, dan bisa dilakukan kapanpun dimanapun. Cocok banget buatku yang sering kali mobile dan melakukan perjalanan untuk tugas pengabdian di masyarakat.

Plank ini akan membentuk otot bahu, tangan, dan perut. Cocok untuk kondisiku yang perlu melatih otot tubuh. Memulai dari yang simple dulu.

Anyway, olahraga sangat efektif buat moodbooster hari ini. Setelah agak melow karena tantangan hidup 😀

So guys! Kesedihan memang akan selalu jadi tantangan hidup. Tapi bangkit untuk berbahagia dan ceria lagi adalah keharusan untuk hadapi tantangan itu! 😉

07 Feb

Cobaan-Cobaan

Guys..

Cobaan, ujian, kesulitan selalu muncul dalam kehidupan kita ya.. 🙂

Aku dapat imaginasi tentang hal itu kawan..

Yuk kita diskusi gimana caranya belajar menanggapi cobaan, ujian, ataupun kesulitan hidup..

Apapun kondisi kita, siapapun kita.. cobaan-cobaan hidup gak pilih-pilih orangnya. Kaya miskin, tua muda, tinggi rendah, siapapun orangnya.. kita semua pasti mengalami cobaan, diuji!

Menurutku, itu memang hukum kehidupan, Sang Pencipta yang mengatur semua itu untuk ciptaannya, supaya ciptaannya belajar makna kehidupan..

Kenapa hukum kehidupan? Ada analogi menarik guys.. Biji, untuk bisa tumbuh dan berkembang harus berkorban melukai dirinya sendiri kan? Ya dilihat saat biji itu membelah dirinya terasa menyakitkan. Tapi hikmah selanjutnya, biji itu bisa berkembang menjadi tunas, lalu pohon muda, sampai menjadi pohon yang berbuah..

Sepertinya memang begini proses alami kehidupan, ada cobaan ada juga hikmah dan pelajaran di balik cobaan.. Ada masa krisis dan ujian ada juga masa-masa kemenangan 🙂

So.. Apa yang bisa kita lakukan di saat-saat cobaan?

Belajar dari kebijaksanaan hidup, ayo kita belajar menanggapi ujian dengan mencari hikmah dan pelajaran dari ujian itu, juga dengan rendah hati berdoa pada Sang Pencipta.. Itu yang menunjukkan kita ini memang ciptaan-Nya yang lemah..

Misalnya saat kita sakit.. lebih baik memaknai secara positif dengan berpikir ‘seharusnya aku belajar hidup sehat’, daripada meratapi kesakitan itu.. Sambil juga berdoa memohon penyembuhan dari Sang Pemberi Kesembuhan. Dengan begitu, ada secercah harapan kesembuhan 🙂

Hmmm.. berat ya kawan? hehehe.. Ya inilah hidup, hidup adalah perjuangan.. perjuangan untuk terus belajar!

Ada pendapat untuk didiskusikan, kawan? Ayo diskusi 😀

“Belajar hadapi cobaan dengan memaknainya dan rendah hati berdoa pada-Nya” lukmanhanz

22 May

Pelajaran dari Mendaki Gunung

Mendaki GunungHallo kawan!!!

Para petualang, para pendaki gunung.. gimana kabarnya? 🙂

Habis mendaki gunung mana nih? Atau ada rencana mendaki gunung dalam waktu dekat ini?

Ya kawan.. dalam hal mendaki gunung, aku yakin kalian semua sudah hebat-hebat, bahkan masternya mendaki gunung.. 🙂

Kalau aku bisa dikatakan pemula, hehe.. ya karena belum terlalu banyak pengalaman maupun gunung yang kudaki.

Tapi, aku sangat menikmati belajar dan mengambil pelajaran maupun pengalaman dari para pendaki senior.

Dari mereka aku banyak belajar tentang petualangan, ilmu, persiapan, maupun trik-trik dalam mendaki gunung.

Dua pelajaran berharga yang kudapatkan dari mereka, kawan..

Pertama, tentang gunung itu sendiri.

Tentang kondisi gunung, jalur pendakian gunung, maupun seluk beluk yang terdapat di jalur pendakian gunung.

Kita bisa belajar tentang kehidupan, bahwa hidup ini seperti kita mendaki gunung. Perjalanan kita masih sangat panjang.. masih sangat tinggi.. dan banyak tantangan dan rintangan yang siap menghadang di depan.

Gunung bisa sangat bersahabat bagi kita, bisa juga teramat sangat membahayakan jiwa kita. Hal itu berkaitan dengan resiko. Hidup kita pun demikian. Pasti banyak resiko yang akan kita hadapi dalam menjalani kehidupan. Dan kita harus memilih!

Proses panjang mendaki gunung juga nggak akan lancar-lancar saja. Pasti ada jatuh bangunnya. Jatuh berkali-kali, juga harus bangkit melebihi berkali-kali kita jatuh, untuk sampai ke puncak. Nah, dalam hidup pun juga seperti itu, tak perlu kugambarkan karena kuyakin kita semua mengerti 🙂

Itu kawan! Tentang gunung ibarat dunia ini, kehidupan kita. Kita sedang berjuang mengarungi pendakian panjang menuju puncak kehidupan kita.

Lantas, yang kedua adalah tentang pendakinya..

Pelajaran apa yang bisa diambil dari pendakinya?

Mendaki gunung, seperti yang disebutkan sebelumnya, butuh proses panjang, penuh tantangan dan perjuangan, dan hasilnya adalah puncak kejayaan.

Itu semua menguji para pendaki gunung untuk benar-benar membuktikan mereka pantas sampai di puncak!

Banyak orang berkata, proses lebih penting dari hasil. Ya, saat kita mencintai dan menjalani proses, hasilnya nanti akan mengikuti. Aku yakin itu.

Dan mendaki gunung, adalah tentang proses. Proses perjuangan, kesabaran, keteguhan, semangat, kesetiakawanan, dan juga menjaga dan melestarikan alam, diuji untuk menuju puncak.

Mendaki gunung, mengarungi alam, bukan soal hebat-hebatan, jago-jagoan, kuat-kuatan, cepat-cepatan..

Mendaki gunung adalah proses menguji kesabaran kita, menjaga emosi kita untuk tetap tenang, dan tanpa ambisi, mengembangkan rasa kesetiakawanan kita baik pada sesama pendaki maupun kesetiakawanan pada alam dengan melestarikannya, juga meningkatkan semangat kita untuk terus berjuang. Dan hal itu sama seperti yang kita lakukan di kehidupan.

Itu kawan! Para pendaki gunung ibarat kita semua yang sedang mengarungi kehidupan di dunia ini. 🙂

Sekali lagi, aku masih menikmati proses belajar dan terus belajar..

Itu pelajaran yang kudapat dari para pendaki hebat. Terima kasih kawan atas ilmu dan pengalamanmu.

Mungkin sobat ada pelajaran berharga yang bisa dibagikan?

Ayo kita diskusi dan saling belajar kawan 🙂

“Pelajaran dari mendaki gunung adalah tentang gunung sebagai dunia ini, dan para pendaki sebagai kita yang sedang mengarungi hidup di dunia ini” lukmanhanz