21 Mar

Pulang dari Pati, Kembali ke Jogja Kembali Berkarya

Hari yang sangat indah, sobat! πŸ˜€

Setelah kemarin ikut berbahagia merayakan Hari Raya umat Baha’i, Hari Raya Naw-Ruz, di Margoyoso – Pati, juga ikut berdialog tentang agama Baha’i dan Ajaran-ajarannya dengan para mahasiswa STAIN Kudus.. Hari ini saatnya kembali ke Jogja kembali berkarya, sobat! πŸ˜€

_20160322_164550

Diawali dengan naik bis mini dari Margoyoso ke Juana. Berangkat jam 10 pagi. Aku sangat menikmati naik bis mini. πŸ™‚ Sensasinya bikin bergejolak saat bis mini lewati jalanan yang bergelombang.

Begini sensasinya..
Begini sensasinya..

Nah kan sampe kayak gitu. πŸ˜€

Oya perjalanan ini sementara aku ditemani sahabatku dari Surabaya, pak Hamdi namanya.

IMG_20160321_094405

Sejak aku remaja dulu (ya sekarang masa muda) kita selalu saling belajar tentang hidup penuh pengabdian. Kita berpisahnya di Juana. Pak Hamdi langsung ke Surabaya, aku menuju Jogja.

Nah langsung saja naik bis dari Juana menuju Semarang. Tarif lumayan murah, 16ribu untuk perjalanan sekitar 1,5 – 2 jam. Saat naik bis ini, suasananya ramai semarak, panasnya seolah bisa buat masak πŸ˜€

Berpeluh ria
Berpeluh ria

Tapi ini salah satu serunya petualangan πŸ™‚ tantangannya, gimana saat suasana panas, kepala dan hati tetep adem πŸ™‚ jadinya ya biasa aja, tetep kalem. Hehe. Nih buktinya tetep adem..

Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.
Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.

Saat semua dinikmati hanya ada bahagia di hati πŸ™‚

Salah satu caraku sih, menikmati perjalanan dengan membaca, sobat. Kali ini aku bawa buku Tujuh Lembah dari Baha’u’llah.

_20160322_165046

Sungguh, sangat berat memahami dan menerapkan isi dari buku ini, kawan πŸ™‚ Tapi, sekali lagi, tetap semangat belajar!

Buku ini berkisah tentang perjalanan musafir dalam mencari kekasihnya. Perjalanan ini adalah perjalanan rohani, dan kekasih di sini adalah Kekasih Sejati πŸ™‚

Perjalanan selanjutnya.. Dari Semarang, Terminal Terboyo aku langsung naik bus kota menuju Jogja.

_20160322_165122

Ada yang unik dan selalu buatku tertawa sendiri saat mendengar kenek bus kota Semarang-Jogja. Selalu dia bilang, “Yo.. Yo.. Yogja..” Udah kayak Rapper πŸ˜€

_20160322_165155

Perjalanan melewati jalanan yang berpanorama lumayan indah, karena melintasi perbukitan daerah Ambarawa dan Magelang. Oya, tarif bus kota Semarang-Jogja sekitar 25-30ribu (nggak tentu, ya sekitar itu lah), dan perjalanan bisa selama 4-5 jam. Fiuh! Padahal naik motor cuma sekitar 3 jam. (Ya beda lah motor sama bus umum πŸ˜€ ).

Akhirnya, sampai juga!

Flash motor. Yogyakarta.
Flash motor. Yogyakarta.

Jogja berkarya! πŸ˜€ *ini versiku ya sobat, hehe.. Kalau versi Slogan Daerahnya sih, Jogja Istimewa.

Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. :D
Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. πŸ˜€

Langsung balik ke kosan. Langsung persiapan. Karena malam ini aku diajak sobatku, Reza dari UGM untuk berdiskusi dengan beberapa rekan dan keluarganya. What a nice moment πŸ™‚

Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.
Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.

Kita berdiskusi tentang kehidupan, pengabdian, kerohanian masyarakat, dan kontribusi pada kebaikan masyarakat, seperti pendidikan yang berbasis pada kemajuan baik aspek spiritual dan material masyarakat. πŸ™‚

What a day! I enjoy this day! πŸ˜€

Hope you guys have a great day ya!!!

19 Mar

Lanjutkan Perjalanan, Hari Raya Naw-Ruz di Pati

Kawan.. Hari ini lanjutkan perjalanan..

ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.
ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.

πŸ™ Agak sedih sih, saat rencananya akan rayakan Hari Raya Naw-Ruz tanggal 20 Maret besok bareng sahabat-sahabat di Jogja, aku perlu berangkat ke Pati karena diundang sahabatku yang dari Pati. Di sana juga merayakan Naw-Ruz dan akan ada dialog dengan para mahasiswa STAIN Kudus.

Tapi it’s okey, toh juga pasti akan menggembirakan. πŸ˜€ Kan dimana pun bergembira πŸ™‚ apalagi Hari Raya Naw-Ruz, musim semi Ilahi.

Nuansa bus Jogja-Semarang
Nuansa bus Jogja-Semarang

Perjalanan dimulai dengan naik bus antar kota dari Jogja ke Semarang.

_20160401_122142

Tarifnya cukup murah lah, 25 ribu untuk perjalanan yang berdurasi sekitar 3-4 jam untuk sampai ke tujuan, Terminal Terboyo Semarang.

Sepanjang perjalanan, kunikmati saja suasananya sambil dengerin musik dan berimaginasi..

Keren nama busnya, Indonesia :D Rute Semarang-Surabaya
Keren nama busnya, Indonesia πŸ˜€ Rute Semarang-Surabaya

Sesampainya di Terminal Terboyo, aku lanjutkan perjalanan menuju Pati dengan naik bus jurusan Surabaya (kok begitu?), ya karena bus besar, jadinya lebih cepat, nggak ngetem (berhenti nunggu penumpang) melulu. Untuk tarif, cukup murah juga sih, Semarang-Pati cuma 15 ribuan.

Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..
Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..

Trus turunnya di dekat Terminal Pati. Melanjutkan naik bus mini. πŸ˜€

Bus mini yang berkesan di hati.
Bus mini yang berkesan di hati.

Aku sangat menikmati naik bus mini, hehe.. Tarif 7 ribu saja dari Pati wilayah kota menuju kecamatan Margoyoso.

Eh ternyata di tengah perjalanan ini aku ketemu dengan salah satu sobat baikku. Hujjat namanya πŸ™‚

Kita menuju tujuan yang sama, Margoyoso Pati, untuk merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama keluarga..

Sore harinya, untuk sampai ke tujuan, kita berdua naik becak πŸ˜€

Naik becak bareng Hujjat..
Naik becak bareng Hujjat..

Seru dan sejuk banget sore-sore naik becak.. Aku sih nggak sering-sering amat naik becak, tapi sekalinya naik ya enjoy banget sih πŸ˜€

_20160401_135159

Perjalanan berakhir di sore yang indah..

Dan malam harinya.. Kita sudah merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama-sama πŸ˜€ Ya, sobat.. Karena dalam kalender Agama Baha’i, hari baru dimulai tepat setelah matahari terbenam. Jadi jam 6 malam hari ini sudah memasuki tanggal 20 Maret 2016, yang berarti Hari Raya Naw-Ruz telah tiba. πŸ™‚

_20160401_135306

Perayaan sederhana untuk malam ini, yaitu bersama-sama keluarga. Kita membacakan doa-doa untuk Hari Raya, dan juga doa-doa untuk kesatuan umat manusia.

_20160401_135242

Lalu, kita bersalam-salaman saling mengucapkan selamat tahun baru dan saling berharap ke depannya kehidupan jasmani maupun rohani menjadi lebih baik πŸ™‚ Suasananya sungguh menggembirakan dan penuh nuansa kekeluargaan..

_20160401_135225

Dan tak lupa kita lanjutkan bermusyawarah untuk persiapan Hari Raya besoknya, karena kita akan mengundang banyak tamu, yang mana acaranya akan dimulai jam 3 sore.

_20160320_115408

Hari yang membahagiakan πŸ˜€ Meskipun aku nggak ikut berbahagia dengan sahabat-sahabat di Jogja, aku ikut berbahagia dengan sahabat dan keluargaku di Pati πŸ™‚

05 Mar

Menuju Semarang Melanjutkan Pengabdian

Hi kawan!

Petualangan hari ini berlanjut dalam perjalanan! Perjalanan menuju Semarang, sobat! πŸ™‚

Yah, masih dalam hari puasa ke #5, melanjutkan perjalanan, melanjutkan pengabdian πŸ™‚

Aku berangkat dari Jogja setelah makan pagi sobat! (Lho kok makan pagi? Hehe.. Iya jadi memang Hukum Puasa Baha’i rentang waktunya untuk berpuasa adalah sejak matahari terbit sampai matahari terbenam. Matahari terbit di Jogja kan sekitar jam 5.43 pagi. Jam segitu bisa disebut makan pagi lah πŸ˜€ -> agak panjang ya penjelasannya, hehe..)

Jam 6.30 an berangkat.. Bersama motor sobat petualangku!

Langsung disapa pemandangan keren di pagi hari!

_20160306_173114

_20160306_173843

Ya, kawan.. Jalur Jogja-Semarang selain melewati perkotaan, juga melewati wilayah pedesaan yang hijau, dan juga perbukitan. Makanya pemandangannya keren πŸ™‚ Apalagi masih fresh di pagi hari. Sedep!

Karena sudah beberapa kali melintasi jalur ini, aku sudah mulai agak hafal πŸ˜€

_20160305_175431

Tapi masih tetap hati-hati dan waspada, kawan.. Daripada nyasar πŸ˜€ jadi masih terus mengamati papan plang petunjuk jalan πŸ™‚ *minggir dulu, trus difoto deh*

Nah setelah sampai di Semarang, aku langsung menuju sobatku sepengabdian, Adit dan Hujjat namanya.. πŸ™‚

Hari ini kita ketemu sama salah satu sahabat kita, namanya Mas Laga. Beliau dosen muda di Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Menarik, kawan! πŸ™‚ Kita ketemuan di salah satu Gazebo di dekat Fakultas Teknik Unnes.. Mulai diskusi beberapa hal terkait hukum, masyarakat, pengabdian, serunya masa muda dan juga masa depan (apalagi kalau bukan soal nikah) πŸ˜€

Saking serunya diskusi, aku sampe lupa nggak ambil foto kebersamaan kita. Yah daripada nggak ada sama sekali :D ini saat berjalan kaki di jalan Unnes..
Saking serunya diskusi, aku sampe lupa nggak ambil foto kebersamaan kita. Yah daripada nggak ada sama sekali πŸ˜€ ini saat berjalan kaki di jalanan Unnes..

Buat aku, juga Adit dan Hujjat belajar lebih lagi tentang Hukum Tata Negara, karena Mas Laga adalah Dosen Hukum Tata Negara πŸ™‚ Tentang bagaimana realitas dan penerapan hukum di masyarakat kita.

Dari diskusi itu, kita mendiskusikan tentang banyaknya tantangan dalam penerapan hukum, misalnya lemahnya penerapan hukum, yang mana memang sudah realita dimana-mana..

Dari situ kita juga berbagi perspektif kita dalam Ajaran Agama Baha’i, bahwa memang ini adalah proses manusia menjadi dewasa, yaitu memahami hakikat bahwa manusia adalah makhluk mulia.

Menuju pemahaman akan kemajuan spiritual dan material. Masyarakat saat ini lebih menekankan aspek meterialnya, dan menjadi lemah dalam ajaran spiritual.

Konkretnya, nilai spiritual seperti kejujuran, kemurnian, kerendahan hati, ketaatan, menjadi lemah penerapannya dalam masyarakat. Ya, kita memang sedang sama-sama terus berusaha πŸ™‚ makanya kita saling mengabdi untuk kebaikan masyarakat.

Diskusi yang sangat menarik, kita juga akan berencana untuk melanjutkan diskusi dan kita coba buat program bersama, yang mana bisa berkelanjutan sebagai upaya konkret kita untuk mengabdi di masyarakat.

Ya, kita akan terus saling belajar dan berbagi..

So, enjoy the day ya fellas!

14 Feb

Melanjutkan Touring Jawa Tengah – Pati ke Solo

Hi sobat!

Touring Jawa Tengah berlanjut hari ini πŸ˜€

_20160215_092541

Setelah dari Pati, aku menuju Solo kawan πŸ™‚ Melewati jalur Purwodadi..

Selain minta petunjuk GPS untuk mencari jalan, kita harus teliti dengan papan petunjuk jalan, kawan :D
Selain minta petunjuk GPS untuk mencari jalan, kita harus teliti dengan papan petunjuk jalan, kawan πŸ˜€

Perjalanan sekitar 3 jam, sobat.. Itu kata om GPS πŸ˜€ Tapi perjalanan tadi aku tempuh selama 4 jam πŸ˜€

Yaa aku nggak terlalu ngebut sih, jadi sesekali berhenti untuk istirahat dan sambil menikmati pemandangan selama perjalanan.. πŸ˜€

Hamparan sawah luas, wilayah perbukitan, sampai perkebunan kujelajahi.. Bersama motorku-sobat petualang! Aku nikmati perjalanan dengan panorama yang lumayan keren πŸ˜€

Nih beberapa yang kuabadikan, kawan πŸ™‚

Jalanan dan persawahan membentang!
Jalanan dan persawahan membentang!
Sapaan perbukitan di kejauhan..
Sapaan perbukitan di kejauhan..
Rindangnya perkebunan sejukkan perjalanan *bikin ngantuk, hehe
Rindangnya perkebunan sejukkan perjalanan *bikin ngantuk, hehe

Yah meskipun fotonya nggak keren-keren amat ya, hehe.. setidaknya selama perjalanan aku cukup terpukau dengan alam Jawa Tengah πŸ™‚ Jadi nggak kerasa capek pas perjalanan, tapi malah ngantuk karena asri dan rindangnya alam πŸ˜€

Total perjalanan yang menempuh jarak sekitar 112 km dan menghabiskan waktu selama 4 jam itu nggak sampai menghabiskan bahan bakar premium (yang per liternya sekitar Rp. 7ribuan) Rp. 20ribu, kawan πŸ˜€ Irit banget kan motorku-sobat petualanganku..

Sesampainya di Solo aku langsung menuju tempat salah satu sobatku. Yang rumahnya di sekitar Universitas Sebelas Maret Solo (UNS).

Ngga ketemu Gapura Selamat Datang Solo :D Foto Plang Penunjuk Arah aja :D Bukti sudah di Solo, hehe..
Ngga ketemu Gapura Selamat Datang Solo πŸ˜€ Foto Plang Penunjuk Arah aja πŸ˜€ Bukti sudah di Solo, hehe..

Kita langsung bermusyawarah dan berdiskusi merencanakan upaya pengabdian kita untuk membangun kesatuan di masyarakat, kawan πŸ™‚

Yah, seperti yang sering aku ceritakan, sobat! πŸ™‚ Tetap bertualang, tetap mengabdi pada masyarakat..

Karena serunya diskusi kita, sampai nggak sempat kita foto-foto.. Terkadang nggak semua hal harus difoto ya πŸ˜€

Serunya hari ini nggak cuman petualangan perjalanan, kawan.. Tapi juga pengalaman spiritual malam ini πŸ™‚

Setelah aku musyawarah dengan beberapa teman di Solo, kita diundang salah satu kerabat kita di Karang Anyar untuk menghadiri Doa Bersama di rumahnya πŸ™‚

Suasana bersahabat dalam Doa Bersama. Dihadiri umat Islam, Katolik dan Baha'i.

Suasana bersahabat dalam Doa Bersama. Dihadiri umat Islam, Katolik dan Baha’i.

Menarik sekali, bagaimana ruang-ruang untuk membina keharmonisan dan kesatuan mulai dibangun di masyarakat itu.

Karena kekuatan doa juga bisa mengilhami dan memberi Rahmat untuk masyarakat tersebut menjadi lebih bersatu, menjadi lebih rohani dan bisa mengatasi tantangan masyarakat dengan musyawarah bersama.

Ya sobat.. Itulah sebenarnya yang aku pelajari dari petualangan-petualanganku ke beberapa wilayah πŸ™‚ Semangat bertualang dan semangat untuk mengabdi dan membangun kesatuan di masyarakat kita.

Ya, memang inspirasinya bersumber dari Ajaran Baha’u’llah, dan memang untuk kita semua apapun latar belakangnya. Karena kesatuan umat manusia itu keniscayaan, kawan.. πŸ™‚

Well, hari yang indah..

Malam ini saatnya terlelap! πŸ˜€

08 Feb

Kembali Berkarya ke Kota Karya Yogyakarta

Hi kawan!

Hari ini melanjutkan perjalanan lagi, perjalanan kembali ke Kota Karya Yogyakarta πŸ™‚

Kota Karya Yogyakarta

Perjalanan kali ini.. Happy sih. Yah walaupun ada sedikit rasa yang membuat hatiku pilu. Nggak tau kenapa aku jadi melow begini, haha. Yah, sekilas aku sesali masa laluku, kawan.

Intinya, aku sedikit terlena dan melepaskan kesempatan berharga saat beberapa waktu lalu. Tentang hal apa ini, biarlah menjadi rahasia hatiku dan Tuhan yang tau. πŸ™‚ Intinya, ayo lanjutkan perjuangan hanz! Perjuangan berlanjut!

Menuju Yogyakarta selalu membuatku berkesan. Mungkin aku sudah merasakan aura magis kota ini yang menginspirasiku terus berkarya. Yaa meskipun aku berprinsip sebagai petualang, dimanapun harus berkarya, tapi ada aura berbeda saat aku berkarya di Yogyakarta πŸ™‚

Well.. Perjalanan kali ini belum kutemukan sesuatu yang spesial sih kawan.. Biasa-biasa aja nikmati perjalanan. Oya.. Anyway aku udah pake kamera HP baru lho πŸ˜€ Gantinya HP Vivo yang hilang. Syukurlah ada sedikit rezeki jadi aku bisa beli HP baru πŸ™‚ Jadi memang harus lanjutkan bertualangnya dan berkaryanya πŸ˜€

Nih foto dari HP baru, hehe.. Belum terlalu bagus ya, belum terbiasa..
Nih foto dari HP baru, hehe.. Belum terlalu bagus ya, belum terbiasa..

Selain berkarya, aku akan melanjutkan proses pengabdianku pada masyarakat di Yogyakarta dan Jawa Tengah, sebagaimana aku berusaha terlibat dalam pengabdian untuk menciptakan kesatuan dan keharmonisan di masyarakat, kawan πŸ™‚

Perjalanan kali ini tak terasa terlalu lama.. Sudah langsung berlalu saja perjalanan dari Surabaya menuju Jogja. Akhirnya sampai di Sore hari pukul 6.

Dan langsung saja, beberapa sobatku sepengabdian dan sama-sama senasip seperantauan πŸ˜€ kumpul untuk ketemuan. Udah kangen kata mereka yang kutinggal beberapa hari saja πŸ˜€

Belum komplit. Masih beberapa saja di antara kita.
Belum komplit. Masih beberapa saja di antara kita.

Well.. Very nice spirit today! Although I feel guilty before, but life must go on! πŸ™‚

Hope you feel the same spirit guys! πŸ˜€