25 Mar

Melangkah Bersama (Bersama dalam Konteks Pasangan Muda) dalam Pengabdian..

Ini tentang petualangan pengabdian, kawan..

IMG_20170326_154250_229

Jadi aku belajar banyak dari proses pengabdian kawan baikku, pasangan muda, yang mengabdi dan berkontribusi pada masyarakat setempat melalui pendidikan untuk para remaja. Remaja di sini maksudnya mereka yang berumur 12-15 tahun, guys..

Pendidikan ini disebut Program Pemberdayaan Rohani Remaja. Tujuannya bagi remaja adalah untuk mengeluarkan potensi kekuatan rohani (bahwa sebenarnya semua manusia mempunyai sifat-sifat rohani seperti cinta, kejujuran, kedermawanan, dan sifat luhur lainnya), dan potensi intelektual (bahwa kita dianugerahi kekuatan pikiran dan kekuatan untuk merealisasikan pikiran itu untuk kebaikan bersama).

Dan karena masa remaja adalah masa setiap orang mempersiapkan masa depannya, proses pendidikan ini menjadi penting bagi mereka untuk mengeluarkan kapasitas-kapasitas pontensialnya.

Itu sekilas tentang pengabdian pada pendidikan untuk para remaja, kawan.. 😊 Tapi ada satu hal menarik yang aku pelajari dari pasangan muda kawan baikku ini.. 😀

Nah, apa hayo.. Kalau sudah bahas soal pasangan muda, pasti jadi topik yang sangat menarik buat dibahas. 😁

Jadi kawanku ini berbagi, bahwa memang saat mereka mengabdi bersama, mereka ikut berkontribusi untuk kemajuan masyarakat setempat, baik secara spiritual dan material.

Tapi, mereka juga share, sebenarnya manfaatnya juga mereka dapatkan untuk mereka sendiri, sebagai pasangan muda, sebagai sepasang suami istri.

Nah! Penting nih.. 😀 Bahwa saat mereka mengabdi bersama, ikatan mereka menjadi lebih kuat, baik ikatan batin dan lahir. Karena secara rohani dan jasmani mereka lalui bersama, melangkah bersama di jalan pengabdian, menghadapi tantangan dan pembelajaran bersama, membuat kehidupan keluarga menjadi bermakna.

Well, guys.. Semua tentu butuh sikap belajar yang rendah hati. Pastinya ada saja yang belum ideal. Tapi aku juga melihat, bagaimana sikap belajar yang rendah hati membuat pasangan muda ini merasakan kebahagiaan dalam keterlibatan aktif mereka untuk masyarakat.

Jelas pembelajaran ini menginspirasiku. Dan pastinya kalian juga kan, kawan.. Yang sedang berproses mencari pasangan.. 😁

27 Nov

Belajar dan Bermusyawarah Bersama tentang Peran Muda-Mudi di Masyarakat, Lawang – Malang

Sobat!

Petualanganku hari ini berkumpul dan belajar bersama beberapa kawan muda-mudi dari beberapa daerah di Jawa Timur 😀

1480262305791

Kita berkumpul bersama di Lawang, Malang.. Sungguh menggembirakan 😀

Kita belajar tentang peran pemuda-pemudi dalam menyumbang pada membangun persatuan di masyarakat, sobat..

Berdiskusi dan belajar bersama dalam kelompok besar

Berdiskusi dan belajar bersama dalam kelompok besar

Karena sebenarnya, kita semua manusia adalah satu keluarga.

Kita belajar memahami arti dari satu itu, kawan..

Kita semua sedang belajar. Diskusi dalam kelompok kecil untuk lebih meningkatkan partisipasi setiap orang dalam mengeksplorasi pemahaman bersama.

Kita semua sedang belajar. Diskusi dalam kelompok kecil untuk lebih meningkatkan partisipasi setiap orang dalam mengeksplorasi pemahaman bersama.

Diskusi kelompok kecil (2)

Diskusi kelompok kecil (2)

Diskusi kelompok kecil (3)

Diskusi kelompok kecil (3)

Dari ajaran Baha’u’llah, kita belajar bahwa sejatinya manusia adalah makhluk rohani, ciptaan yang sebenarnya mencerminkan sifat-sifat rohani seperti cinta, kejujuran, dan kesatuan.

Manusia mempunyai dua kehidupan, kehidupan jasmani dan kehidupan roh.

Bahwa realitanya, secara jasmani manusia itu berbeda-beda baik dalam ras, warna kulit, dan budaya. Baha’u’llah mengajarkan bahwa roh manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaannya.

Dengan bersama-sama kita belajar memahami konsep itu, kawan.. Kita belajar menyumbang pada kebaikan masyarakat bersama.

Kita belajar juga, bahwa sebagaimana kehidupan jasmani membutuhkan makan untuk terus hidup dan berkembang, maka kehidupan rohani juga membutuhkan makan. Makanan roh adalah doa.

Saat kita berdoa, kita sedang memohon dan melakukan percakapan yang penuh cinta dengan Pencipta kita. Itu kenapa, saat berdoa adalah saat paling manis di dalam alam wujud ini, kawan.. 🙂

Dan menariknya, kehidupan roh kita akan merefleksikan kehidupan kita sehari-hari, kehidupan kita dalam mengabdi pada kebaikan bersama.

Pada saat kita berusaha mengembangkan kapasitas rohani melalui doa, sifat-sifat rohani seperti cinta, kesabaran, keramahan, dan kebaikan akan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat..

Dengan begitu, kita akan bersama-sama memahami dan belajar menerapkan persatuan di masyarakat, kawan 🙂

Itu yang kita pelajari bersama, sobat!

Silakan share pemikiran kalian ya…

Akan sangat menarik kalau kita bisa diskusi bersama 😀

28 Sep

Melanjutkan Petualangan, Jakarta..

Hi sobat!

Wah lumayan lama juga aku nggak sharing di blog perjalanan petualanganku ini, kawan! 😀 Sebulan lebih aku nggak updates kisah petualangan seorang lukmanhanz, hehe..

Anyway, alasannya klasik sih: sibuk, dan belum sempat ngurus blog.

Hmmm, selalu saja ya 😀

Tapi, aku akan terus berusaha buat ngeblog secara konsisten, sobat! 😉

Naahh.. alasan sibuknya sih cukup masuk akal…

Dalam sebulan ini, kawan.. aku riweuh banget dengan tempat tinggal dan pekerjaan baru 😀

Di sini nih, di kota yang terkenal sama yang ini nih…

img_20160928_211248

Jelas pada tau semua lah ya! 😀

Yaa.. pekerjaan dan tugasku mengharuskan aku mulai tinggal di Jakarta, sob…

Hmmm… Ninggalin Jogja deh!

Belum sepenuhnya pindah sih, karena masih ada tugas juga di Jogja. Jadi masih bolak-balik Jogja-Jakarta. Nah mulai Desember nanti aku akan sepenuhnya pindah ke Jakarta..

Jadi dalam beberapa bulan sebelum Desember ini aku masih proses belajar dan adaptasi sama tugas baruku, kawan..

Well, aku sedikit share tentang tugasku di Jakarta, ya sobat..

Aku akan belajar untuk terlibat di ranah diskursus sosial di masyarakat, yang mana akan belajar berbagi pandangan dan pemahaman dari ajaran Baha’u’llah tentang kesatuan umat manusia, bahwa manusia adalah makhluk spiritual yang mempunyai potensi-potensi kerohanian sebagai makhluk yang mulia.

Well, sekali lagi, kita juga sedang terus belajar, kawan 🙂

Karena kita yakin, dengan belajar berkontribusi pada ranah sosial akan menciptakan pemikiran, pemahaman, dan tindakan yang berdasarkan bahwa kita semua adalah manusia yang satu, dan sedang terus belajar untuk memajukan masyarakat baik secara spiritual maupun material.. 🙂

Well, selain belajar untuk terus mengabdi, jelas aku akan menjelajahi kota Jakarta 😀

Anyway, karena masih sibuk jadi belum sempat menjelajah, hehe..

(Tau nggak, saking belum sempatnya, itu foto Monas aja aku foto dari pinggir jalan saat pulang dari kantor 😀 *yah gapapa deh)

So, aku akan share kisah petualangan selanjutnya nanti ya, sobat!

Hope you guys have a fruitful day! 🙂

21 Mar

Pulang dari Pati, Kembali ke Jogja Kembali Berkarya

Hari yang sangat indah, sobat! 😀

Setelah kemarin ikut berbahagia merayakan Hari Raya umat Baha’i, Hari Raya Naw-Ruz, di Margoyoso – Pati, juga ikut berdialog tentang agama Baha’i dan Ajaran-ajarannya dengan para mahasiswa STAIN Kudus.. Hari ini saatnya kembali ke Jogja kembali berkarya, sobat! 😀

_20160322_164550

Diawali dengan naik bis mini dari Margoyoso ke Juana. Berangkat jam 10 pagi. Aku sangat menikmati naik bis mini. 🙂 Sensasinya bikin bergejolak saat bis mini lewati jalanan yang bergelombang.

Begini sensasinya..
Begini sensasinya..

Nah kan sampe kayak gitu. 😀

Oya perjalanan ini sementara aku ditemani sahabatku dari Surabaya, pak Hamdi namanya.

IMG_20160321_094405

Sejak aku remaja dulu (ya sekarang masa muda) kita selalu saling belajar tentang hidup penuh pengabdian. Kita berpisahnya di Juana. Pak Hamdi langsung ke Surabaya, aku menuju Jogja.

Nah langsung saja naik bis dari Juana menuju Semarang. Tarif lumayan murah, 16ribu untuk perjalanan sekitar 1,5 – 2 jam. Saat naik bis ini, suasananya ramai semarak, panasnya seolah bisa buat masak 😀

Berpeluh ria
Berpeluh ria

Tapi ini salah satu serunya petualangan 🙂 tantangannya, gimana saat suasana panas, kepala dan hati tetep adem 🙂 jadinya ya biasa aja, tetep kalem. Hehe. Nih buktinya tetep adem..

Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.
Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.

Saat semua dinikmati hanya ada bahagia di hati 🙂

Salah satu caraku sih, menikmati perjalanan dengan membaca, sobat. Kali ini aku bawa buku Tujuh Lembah dari Baha’u’llah.

_20160322_165046

Sungguh, sangat berat memahami dan menerapkan isi dari buku ini, kawan 🙂 Tapi, sekali lagi, tetap semangat belajar!

Buku ini berkisah tentang perjalanan musafir dalam mencari kekasihnya. Perjalanan ini adalah perjalanan rohani, dan kekasih di sini adalah Kekasih Sejati 🙂

Perjalanan selanjutnya.. Dari Semarang, Terminal Terboyo aku langsung naik bus kota menuju Jogja.

_20160322_165122

Ada yang unik dan selalu buatku tertawa sendiri saat mendengar kenek bus kota Semarang-Jogja. Selalu dia bilang, “Yo.. Yo.. Yogja..” Udah kayak Rapper 😀

_20160322_165155

Perjalanan melewati jalanan yang berpanorama lumayan indah, karena melintasi perbukitan daerah Ambarawa dan Magelang. Oya, tarif bus kota Semarang-Jogja sekitar 25-30ribu (nggak tentu, ya sekitar itu lah), dan perjalanan bisa selama 4-5 jam. Fiuh! Padahal naik motor cuma sekitar 3 jam. (Ya beda lah motor sama bus umum 😀 ).

Akhirnya, sampai juga!

Flash motor. Yogyakarta.
Flash motor. Yogyakarta.

Jogja berkarya! 😀 *ini versiku ya sobat, hehe.. Kalau versi Slogan Daerahnya sih, Jogja Istimewa.

Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. :D
Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. 😀

Langsung balik ke kosan. Langsung persiapan. Karena malam ini aku diajak sobatku, Reza dari UGM untuk berdiskusi dengan beberapa rekan dan keluarganya. What a nice moment 🙂

Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.
Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.

Kita berdiskusi tentang kehidupan, pengabdian, kerohanian masyarakat, dan kontribusi pada kebaikan masyarakat, seperti pendidikan yang berbasis pada kemajuan baik aspek spiritual dan material masyarakat. 🙂

What a day! I enjoy this day! 😀

Hope you guys have a great day ya!!!

08 Mar

Kembali ke Jogja dan Persiapan #JogjaMelihatGerhana

Sobat!

Setelah beberapa hari kemarin bertualang dan mengabdi bersama kawan-kawanku di Semarang, kini saatnya kembali, ke Jogja lagi 😀

_20160310_082350

*kembali ke Jogja, kembali berkarya memang selalu berkesan di hatiku 🙂

Bersama motor sederhanaku sebagai sobat petualanganku, aku melanjutkan perjalanan.. Perjalanan yang sangat menyenangkan! Karena panoramanya ‘simply cool!’, kawan..

IMG_20160308_072328

Hmm.. Indahnya 🙂 meskipun sederhana saja.. tapi bisa tenangkan jiwa.. Menambah semangat di hari ini yang mana adalah hari puasa ke #8 🙂

Nah! Aku sempat mampir ke Kampoeng Rawa, kawan.. Di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang.

_20160310_082513

Tujuanku sederhana 🙂 seperti komitmen dan kontribusi sederhanaku, aku berusaha untuk eksplorasi alam. Bentuk cintaku pada alam, dan semoga bisa berkontribusi 🙂

Aku share eksplorasi sederhanaku di sini, sobat! Check it out ya! 😀

Hmm.. Hari ini luar biasa. Sesampainya di Jogja, aku sama kawanku persiapan buat Gerhana Matahari besok tanggal 9 Maret 2016. Makanya lagi hits #JogjaMelihatGerhana 😀

Persiapannya sederhana aja kok.. Membuat Pinhole supaya bisa mengamati gerhana dengan aman 🙂

Pinhole itu seperti apa ya? 😀 Ini nih aku share proses pembuatannya..

Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar :D
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar 😀
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang di samping itu. Simple kan :)
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas putih di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang pengamatan di bawah itu. Simple kan 🙂
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi :D
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi 😀
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.

Gear-nya memang sederhana, kawan! Yang penting bagiku adalah semangat petualangan dan eksplorasinya 😀

What a beautiful day! Have a good day ya sobat!