08 Mar

Kembali ke Jogja dan Persiapan #JogjaMelihatGerhana

Sobat!

Setelah beberapa hari kemarin bertualang dan mengabdi bersama kawan-kawanku di Semarang, kini saatnya kembali, ke Jogja lagi 😀

_20160310_082350

*kembali ke Jogja, kembali berkarya memang selalu berkesan di hatiku 🙂

Bersama motor sederhanaku sebagai sobat petualanganku, aku melanjutkan perjalanan.. Perjalanan yang sangat menyenangkan! Karena panoramanya ‘simply cool!’, kawan..

IMG_20160308_072328

Hmm.. Indahnya 🙂 meskipun sederhana saja.. tapi bisa tenangkan jiwa.. Menambah semangat di hari ini yang mana adalah hari puasa ke #8 🙂

Nah! Aku sempat mampir ke Kampoeng Rawa, kawan.. Di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang.

_20160310_082513

Tujuanku sederhana 🙂 seperti komitmen dan kontribusi sederhanaku, aku berusaha untuk eksplorasi alam. Bentuk cintaku pada alam, dan semoga bisa berkontribusi 🙂

Aku share eksplorasi sederhanaku di sini, sobat! Check it out ya! 😀

Hmm.. Hari ini luar biasa. Sesampainya di Jogja, aku sama kawanku persiapan buat Gerhana Matahari besok tanggal 9 Maret 2016. Makanya lagi hits #JogjaMelihatGerhana 😀

Persiapannya sederhana aja kok.. Membuat Pinhole supaya bisa mengamati gerhana dengan aman 🙂

Pinhole itu seperti apa ya? 😀 Ini nih aku share proses pembuatannya..

Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar :D
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar 😀
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang di samping itu. Simple kan :)
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas putih di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang pengamatan di bawah itu. Simple kan 🙂
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi :D
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi 😀
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.

Gear-nya memang sederhana, kawan! Yang penting bagiku adalah semangat petualangan dan eksplorasinya 😀

What a beautiful day! Have a good day ya sobat!

14 Feb

Melanjutkan Touring Jawa Tengah – Pati ke Solo

Hi sobat!

Touring Jawa Tengah berlanjut hari ini 😀

_20160215_092541

Setelah dari Pati, aku menuju Solo kawan 🙂 Melewati jalur Purwodadi..

Selain minta petunjuk GPS untuk mencari jalan, kita harus teliti dengan papan petunjuk jalan, kawan :D
Selain minta petunjuk GPS untuk mencari jalan, kita harus teliti dengan papan petunjuk jalan, kawan 😀

Perjalanan sekitar 3 jam, sobat.. Itu kata om GPS 😀 Tapi perjalanan tadi aku tempuh selama 4 jam 😀

Yaa aku nggak terlalu ngebut sih, jadi sesekali berhenti untuk istirahat dan sambil menikmati pemandangan selama perjalanan.. 😀

Hamparan sawah luas, wilayah perbukitan, sampai perkebunan kujelajahi.. Bersama motorku-sobat petualang! Aku nikmati perjalanan dengan panorama yang lumayan keren 😀

Nih beberapa yang kuabadikan, kawan 🙂

Jalanan dan persawahan membentang!
Jalanan dan persawahan membentang!
Sapaan perbukitan di kejauhan..
Sapaan perbukitan di kejauhan..
Rindangnya perkebunan sejukkan perjalanan *bikin ngantuk, hehe
Rindangnya perkebunan sejukkan perjalanan *bikin ngantuk, hehe

Yah meskipun fotonya nggak keren-keren amat ya, hehe.. setidaknya selama perjalanan aku cukup terpukau dengan alam Jawa Tengah 🙂 Jadi nggak kerasa capek pas perjalanan, tapi malah ngantuk karena asri dan rindangnya alam 😀

Total perjalanan yang menempuh jarak sekitar 112 km dan menghabiskan waktu selama 4 jam itu nggak sampai menghabiskan bahan bakar premium (yang per liternya sekitar Rp. 7ribuan) Rp. 20ribu, kawan 😀 Irit banget kan motorku-sobat petualanganku..

Sesampainya di Solo aku langsung menuju tempat salah satu sobatku. Yang rumahnya di sekitar Universitas Sebelas Maret Solo (UNS).

Ngga ketemu Gapura Selamat Datang Solo :D Foto Plang Penunjuk Arah aja :D Bukti sudah di Solo, hehe..
Ngga ketemu Gapura Selamat Datang Solo 😀 Foto Plang Penunjuk Arah aja 😀 Bukti sudah di Solo, hehe..

Kita langsung bermusyawarah dan berdiskusi merencanakan upaya pengabdian kita untuk membangun kesatuan di masyarakat, kawan 🙂

Yah, seperti yang sering aku ceritakan, sobat! 🙂 Tetap bertualang, tetap mengabdi pada masyarakat..

Karena serunya diskusi kita, sampai nggak sempat kita foto-foto.. Terkadang nggak semua hal harus difoto ya 😀

Serunya hari ini nggak cuman petualangan perjalanan, kawan.. Tapi juga pengalaman spiritual malam ini 🙂

Setelah aku musyawarah dengan beberapa teman di Solo, kita diundang salah satu kerabat kita di Karang Anyar untuk menghadiri Doa Bersama di rumahnya 🙂

Suasana bersahabat dalam Doa Bersama. Dihadiri umat Islam, Katolik dan Baha'i.

Suasana bersahabat dalam Doa Bersama. Dihadiri umat Islam, Katolik dan Baha’i.

Menarik sekali, bagaimana ruang-ruang untuk membina keharmonisan dan kesatuan mulai dibangun di masyarakat itu.

Karena kekuatan doa juga bisa mengilhami dan memberi Rahmat untuk masyarakat tersebut menjadi lebih bersatu, menjadi lebih rohani dan bisa mengatasi tantangan masyarakat dengan musyawarah bersama.

Ya sobat.. Itulah sebenarnya yang aku pelajari dari petualangan-petualanganku ke beberapa wilayah 🙂 Semangat bertualang dan semangat untuk mengabdi dan membangun kesatuan di masyarakat kita.

Ya, memang inspirasinya bersumber dari Ajaran Baha’u’llah, dan memang untuk kita semua apapun latar belakangnya. Karena kesatuan umat manusia itu keniscayaan, kawan.. 🙂

Well, hari yang indah..

Malam ini saatnya terlelap! 😀