25 Feb

Kesempitan dalam Perjalanan

Kesempitan dalam Perjalanan

Hi kawan! Kali ini aku gak hanya berbagi tentang kesempatan-kesempatan yang didapatkan selama perjalanan. Tapi ini ada cerita unik, tentang kesempitan dalam perjalanan!

Oya, apa kabar sobat? 😀

Semoga kita semua selalu dalam lindungan dan berkah dari Sang Pencipta 🙂

Kesempitan dalam Perjalanan

Yeah, ceritanya tentang kesempitan dalam perjalanan itu begini..

Sebagai lover of adventurez pastinya suka menjelajah, naik apapun nggak masalah, posisi apapun oke aja.

Saat itu, rombongan kita jumlahnya banyak, belum lagi barang bawaannya yang besar-besar, koper, bahan makanan, bibit tanaman, dan bawaan lainnya yang ada di dalam tas kresek. Aku gak tau isinya apa aja kok bisa sebanyak itu 😀

Kalau aku kan traveller yang berpedoman kepraktisan, jadi cukup satu ransel, beres!

Nah, semua barang-barang ditaruh di bagasi mobil. Daaan, karena jumlah rombongan yang banyak, akhirnya harus ada yang duduk kesempitan dalam perjalanan.

Aku siap dengan suka rela 😀

Asik juga kok bisa menikmati pemandangan sambil kesempitan dalam perjalanan, hehehe.. overall is fine!

Aku belajar, dalam kondisi apapun kita sebagai petualang harus siap. Entah kondisi nyaman atau gak nyaman, semua mesti dinikmati. Setuju, para petualang?

Ya! perjalanan, kondisi apapun, itulah petualangan!

Dan, masalah mulai muncul..

Setelah lebih dari setengah jam merasakan kesempitan dalam perjalanan, aku mulai merasa aneh.

Wah, perasaan apa ini? Mual! 😀

Jelas dong, dalam waktu yang cukup lama merasakan kesempitan, jadinya kepala pusing, nafas juga sesak, dan perut sudah mau berontak, hahaha..

Aku segera minta minyak angin masa kini, itu tuh yang roll on kayak deodoran, *tanpa sebut merk, hehe.. yang berbau wangi, gak kayak minyak kayu putih, yang sakit enakan, eh orang-orang sekitar yang hirup aromanya jadi mual-mual, hahaha!

Sudah hirup aroma minyak angin masa kini, eh masih saja terasa mual, karena memang masih berada dalam zona bahaya, hehehe..

Akhirnya, untung salah satu temanku yang ada di dalam mobil sampai di tujuannya. Jadinya aku pindah posisi ke depan.

Karena keberuntungan lah, kesempitan dalam perjalanan yang meskipun menyenangkan tapi agak menyebalkan karena mual-mual, sudah teratasi.

Itulah lika-liku perjalanan, kawan! 😀

Kalian ada cerita unik dalam perjalanan kalian?

Ayo kita saling cerita ya!

“Menikmati kesempitan dalam perjalanan, rasanya mual-mual 😀 ” hanz