22 Jan

Pulang ke Surabaya. Melanjutkan Berkarya.

Petualangan hari ini.. Pulang!

Pulang ke Surabaya, menemui keluarga, orang tua, sanak saudara, tetangga, kerabat dan sahabat, dan tak lupa.. masih melanjutkan berkarya! 😀 *Kisah yang mau aku bukukan masih berproses, kawan. Nggak mudah ternyata membukukan suatu kisah 🙂 Tetap berusaha.

Yah! Setelah dari Banyuwangi, mengabdi dan belajar bersama sahabat-sahabat dan para keluargaku di sini, aku menuju kembali ke Surabaya.

Sepertinya aku akan menghabiskan beberapa hari yang cukup lama di Surabaya, mengingat masih ada beberapa tugas dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Yah, bagian dari pengabdian dan juga pekerjaanku, kawan 🙂 Dan juga, tetap berkarya!

Oya, hari ini aku naik kereta api Sritanjung dari Sumber Wadung, Banyuwangi.. menuju Gubeng, Surabaya 🙂 Tarifnya jauh-dekat sama euy, kayak angkot, hehe.. 100 ribu, sama saja kayak Jogja-Banyuwangi. Yah, kangen tarif kereta Sritanjung yang dulu, Jogja-Banyuwangi cuman 50 ribu 😀

Well, seperti biasa sih, perjalanan hari ini dimulai pagi hari. Kereta berangkat jam 8 pagi. Di dalam kereta, kali ini aku tidak terlalu banyak berinteraksi. Karena selain orang yang di sebelahku memang sedang asik sendiri dan nampaknya nggak mau diganggu, aku juga sedikit disibukkan dengan proyek karyaku.

Aku masih merevisi kerangka karyaku. Jadi di perjalanan pun juga masih bisa berkarya, sobat! 😀 kalau di kereta sih masih enak, karena lebih stabil dan tak terlalu terguncang. Tapi kalau naik bis, beuh! Goyang terus.. Goncangan badai 😀 Tapi ya seru juga, haha! Malahan aku sering mendapat ide saat naik bus. Intinya, di mana pun, aku berusaha berkarya 🙂

Yeah.. petualangan hari ini cukup sekian, kawan. Sekarang aku sudah di rumah. Berbagi kisah dan kasih dengan keluarga.

22 Oct

Mengabdi pada Umat Manusia. Manusia Siapa Saja?

Kawanku, sesama umat manusia.. apa kabar? 🙂

Semoga hari yang sehat dan ceria selalu menaungi kita kawan! 🙂

Hari ini aku mau berbagi gagasan yang menurutku menarik 🙂 Tapi semoga buat kalian juga menarik ya kawan 😀 Kalo nggak menarik sih nggak apa kok, nggak aku paksa biar tertarik 😀

Well.. aku mau share tentang petualangan dalam pengabdian 🙂 pengabdian pada umat manusia 🙂

Mewakili Umat Manusia :D
Mewakili Umat Manusia 😀

Di blog ini aku banyak berbagi tentang pengabdian. Mungkin kawan semua setidaknya udah pernah baca. Atau kalau belum baca, monggo silahkan baca-baca posting lainnya 😉

Iya kawan.. mengabdi, pengabdian.. suatu tindakan yang menunjukkan dedikasi. Menurutku, pengabdian itu adalah upaya atau tindakan yang berdedikasi untuk kebaikan 🙂

Nah itu sebagai pengantar. Kata, makna, dan penerapan sederhana dari pengabdian.

Sesuai judul nih ya, aku mau share tentang pengabdian pada umat manusia.

Kalau kita coba telisik lebih lanjut, umat manusia itu manusia yang mana? Siapa? Ini akan jadi ulasan yang menarik 🙂

Aku akan berbagi sesuai apa yang aku pelajari, alami, terapkan, dan yakini ya kawan. Dan silahkan kalau kalian ada pemikiran lainnya, ayo kita diskusi 😀

Mengabdi pada umat manusia. Umat manusia itu universal, beraneka ragam, luas.

Saat kita mengabdi pada umat manusia yang universal, beraneka ragam, dan sangat luas itu.. Sesungguhnya kita mengabdi pada..

Manusia di sekitar kita

Pemuda yang peduli pada pendidikan di lingkungan sekitarnya.
Pemuda yang peduli pada pendidikan di lingkungan sekitarnya.

Manusia di sekitar kita juga anggota umat manusia kawan 😀 well, umat manusia itu sangat luas. Tapi nggak harus jauh-jauh kalau mau memandang umat manusia, apalagi mau mengabdi atau berbuat kebaikan pada umat manusia.

Lakukan pada manusia di sekitar kita kawan 🙂 karena saat kita mengabdi pada mereka sesungguhnya lah kita juga mengabdi pada umat manusia 🙂

Manusia sahabat kita

Persahabatan Anak-Anak Manusia :D
Persahabatan Anak-Anak Manusia 😀

Sahabat, sobat, bestfriend, juga adalah anggota umat manusia 🙂

Saatnya kita berusaha bersahabat dengan niat tulus, selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk sahabat kita, ikut bahagia dalam kebahagiaannya, larut sebagai sahabat dalam dukanya, dan bersama-sama, berusaha mengabdi dan melakukan yang terbaik ke manusia lainnya.

Dan itu persahabatan yang istimewa kawan! 🙂 Susah ya? 😀 Ayo berusaha! 🙂

Manusia yang belum kita kenal

Baru mengenal keluarga Bpk Budi. Mencoba membuat mereka bahagia, dan ikut merasakan kebahagiaan mereka :)
Baru mengenal keluarga Bpk Budi. Mencoba membuat mereka bahagia, dan ikut merasakan kebahagiaan mereka 🙂

Manusia yang belum kita kenal? Banyak, milyaran! 😀

Wah trus gimana kawan kita melakukan yang terbaik dan mengabdikan diri pada orang yang belum kita kenal?

Pengabdian paling sederhana tapi sangat bermakna adalah senyuman kawan 🙂

Ayo kita berusaha menjadi ramah dan terbuka, ya dengan senyuman tulus dan sepantasnya 🙂

Dengan begitu kawan, pintu-pintu persahabatan dan kebaikan akan terbuka.

Manusia keluarga kita

Berusaha berbagi cinta dan kebahagiaan untuk kebaikan keluarga
Berusaha berbagi cinta dan kebahagiaan untuk kebaikan keluarga

Saat kita berusaha melakukan kebaikan dan mengabdi pada banyak orang, bahkan setiap manusia, jelas kita tak akan pernah melupakan keluarga kita, dan akan berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan keluarga 🙂

Dari yang aku berbagi sebelumnya kawan, tentang pengabdian pada manusia di sekitar kita, sahabat kita, dan orang-orang yang baru kita kenal, saat kita berusaha melakukan dan memberi yang terbaik pada mereka, sebenarnya -menurut yang aku rasakan ya- bahkan semakin memperbesar rasa cinta dan pengabdian pada keluarga.

Meski aku pribadi juga sedang terus berusaha kawan 😀

Manusia diri kita sendiri

Berusaha mengabdi pada banyak manusia, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk diri sendiri :)
Berusaha mengabdi pada banyak manusia, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk diri sendiri 🙂

Daann.. pada saat pikiran dan tindakan kita tertuju pada kebaikan banyak manusia, akan kah kita lupa pada diri kita sendiri? 😀

Ini yang menarik kawan.. Ini adalah tantangan dalam hidup, hidup dalam pengabdian.

Ya.. saat kita berusaha melakukan yang terbaik, pada banyak manusia, sesungguhnya kita akan terus berupaya meningkatkan kapasitas diri kita sendiri, menjadi lebih baik dan lebih baik lagi 🙂

Gimana sobat? Ada tanggapan atau pemikiran lain? 😀

Ayo kita sama-sama berbagi, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan mengabdi pada kebaikan 🙂

“Mengabdi pada umat manusia, adalah berusaha mengabdi dan melakukan yang terbaik untuk anggota-anggota umat manusia; sahabat dekat, kerabat, orang asing, keluarga, dan diri sendiri.” lukmanhanz

05 Aug

Home Sweet Home

Adventure today!

Sobat aku mau cerita petualanganku hari ini 😀

Naahh.. hari ini, seharian aku di…

IMG_20150804_102629

RUMAH!

Yeah.. pulang dulu..

Sebagai petualang yang jarang pulang, akhirnya pulang itu ya berasa bertualang..

Karena setiap hari adalah petualangan, kawan.. yeah! 😀

Sementara beberapa hari dari kemarin ada di rumah. Mempersiapkan yang perlu dipersiapkan, istirahat sejenak, dan menikmati momen kebersamaan bareng keluarga! 🙂

Well..

Dari kemarin, imaginasiku yang bertualang..

Ini tadi aku bertualang ke dunia imaginasiku, kawan..

Karya hari ini :D

Karya hari ini 😀

Ya.. NEZANTARA kawan! Dunia imaginasiku 😀

Whoooaaa.. capek seharian bertualang imaginasi.. saatnya tidur!

Sekalian menjaga kondisi tubuh biar tetep fit! Karena besok aku musti lanjutkan perjalananku kawan, ke Pati, Jawa Tengah! 🙂

Okey besok aku akan cerita..

Malam sobat!

01 Dec

Teman – Sahabat – Saudara

Bagi banyak orang, teman-sahabat-saudara jelas punya tingkatan yang berbeda-beda.

Teman.. Ya orang biasa yang hanya dikenal, kenal buat say hello atau cuman ngobrol basa-basi dari pada bengong sendirian. Lebih parah lagi, dianggap teman kalau lagi ada butuhnya.. Nah kalau gak butuh, “siapa lo? gak kenal tuh” hehehe..

Sahabat.. Lebih tinggi lagi tingkatannya. Bisa disebut teman spesial, best friend, konco plek, partner in crime.. Apa lagi? mungkin ada istilah lain dari kalian menyebut genk kalian.. Intinya sih teman yang asik, saling mengerti, dan bisa diajak seru-seruan ataupun susah-susahan. Nah!

Kalau saudara.. Tentunya punya tingkatan paling tinggi di antara teman atau sahabat. Bisa dibilang saudara karena memang saudara kandung atau pun bukan. Eits, bukan saudara tapi karena sudah sangat-sangat-sangat akrab, teman atau sahabat pun bisa jadi (dianggap) saudara. hehehe.. Demi saudara, orang bahkan rela melakukan segalanya..

Hmmm.. Yang aku bagikan beberapa hal tentang teman-sahabat-saudara barusan ini adalah opiniku dari melihat realitas yang ada secara umum saat ini. Yah, paling tidak itu analisaku, tapi kalau ada sobat yang kurang sependapat, silahkan sharing 🙂

Kalau pendapat dan pemahamanku tentang ketiga hal itu;

Aku belajar untuk tidak membuat tingkatan-tingkatan, sekat-sekat ataupun perbandingan dari yang namanya teman-sahabat-saudara.. Aku belajar untuk tidak melihat perbedaan, kesenjangan, ataupun status. Sekali lagi, aku masih proses belajar 🙂

Bagiku.. Kamu, dia, kalian, atau siapapun adalah temanku, sahabatku, dan juga saudaraku..

Mungkin seperti membingungkan.. Tapi sebenarnya ini konsep yang sederhana. Ini menunjukkan kalau kita ini manusia yang sama, manusia yang satu!

“Manusia adalah satu keluarga”

Begini..

with friendsMereka adalah teman-temanku..

Meskipun kita baru kenal, tapi kita sudah jadi sahabat dan saudara..

Jadi, kita adalah teman, sahabat dan saudara dalam bertualang.

 

with friend

Ini sahabat-sahabatku..

Saat kita bersama, kita merasa lebih banyak sukanya daripada dukanya, hehehe..

Mereka temanku belajar banyak hal. Juga jadi saudaraku yang peduli.

 

with familyYang ini keluargaku..

Saudara sedarah dan serumah..

Selain itu, teman untuk curhat dan seru-seruan, sahabat yang menyenangkan tapi kadang menjengkelkan, hehehe..

 

“Teman-sahabat-saudara.. Kita semua sama.. Sama-sama keluarga, keluarga manusia!” hanz