17 Nov

Rangkaian Kata Sederhana untuk Jogja

Sobat!

Aku sekedar mau mengungkapkan ekspresiku teruntuk kota yang berkesan sekali bagiku dalam setahun terakhir ini, di mana aku tinggal untuk belajar mengabdi dan belajar berkarya..

img_20160815_175623

Ya.. Jogja..

Sejak masa kuliah aku memang sudah mulai sering sowan ke Jogja..

Menemui para sahabat, kerabat, dan mereka yang sudah menjadi seperti keluargaku..

Baru sejak setahun yang lalu, aku tinggal di Jogja.

Apa yang kita lakukan adalah, saling memupuk persahabatan dan kekeluargaan.. sikap saling belajar untuk bersama mengabdi, menerapkan nilai, bahwa kita semua sebenarnya bersaudara, satu keluarga..

Kita semua, baik orang terdekat maupun orang yang belum dikenal, saudara maupun orang asing, kita semua sedang belajar menerapkan nilai itu, nilai persaudaraan..

Nilai persaudaraan mempunyai makna yang sakral, sebagaimana kita semua sebagai manusia adalah makhluk yang sejatinya mulia, makhluk rohani, sehingga persaudaraan ini bermakna spiritual.. meskipun jelas kita semua tak bisa terpisah dari kehidupan material di dunia ini.

Ya, kita semua, bersaudara di Jogja, belajar menerapkan itu.. saling belajar bersama..

Masa yang singkat..

Bahkan masih banyak tempat penuh petualangan yang belum terjelajahi.

Tak apa.. Itu pertanda kalau suatu saat memang harus kembali lagi ke Jogja, berjumpa para saudara dan melanjutkan petualangan yang tertunda.

Di Jogja, yang selalu kusebut kota karya, aku benar-benar belajar memahami makna dari berkarya.

Setiap sisi Jogja menggambarkan karya, karya yang memukau tetapi dibalut dalam kesederhanaan.. Begitu kata hatiku.

Mungkin karena aku sangat menyukai kesederhanaan, itu kenapa Jogja sangat berkesan bagiku.

Barisan rumah-rumah kuno mengingatkanku pada masa lalu yang jelas saja tak kualami. Sayangnya, aku tak setua itu, sobat! 😀

Imajinasiku saja pergi ke masa lalu..

Jalanan di Jogja memunculkan karakter. Karakter yang bagiku adalah ketenangan dan ketulusan. Itu kurasakan selama kakiku melangkah dan roda motorku menjelajahi Jogja.

Untuk urusan makan dan tongkrongan, Jogja teristimewa..

Suasana bersahabatnya, ramah dan murahnya, selalu menghadirkan gelak tawa bagi siapa saja yang berkumpul bersama, maupun refleksi penuh perenungan bagi siapa saja yang menikmati kesendiriannya..

Nuansa yang seperti itu, Jogja menurut kata hatiku, mengiringiku yang baru saja menyadari semangat berkarya, untuk terus mengembangkan jiwa dalam berkarya.

Perjalanan masih panjang, dan akan berlanjut untuk terus belajar..

Perjalanan hidupku berlanjut dalam semangat mengabdi dan berkarya di ibu kota.

Ya.. Begitu lah kawan..

Masa singkatku berada di kota karya Jogjakarta, menjadi bagian kecil yang istimewa dalam perjalanan hidup untuk berusaha berteguh dalam semangat pengabdian dan semangat berkarya..

Jogja. Lempuyangan. 17 November 2016.

13 Aug

Berpetualang ke Wonosobo!

Petualangan hari ini berlanjut, kawan.. Dan seru abis! 😀

Aku dan kedua sobatku, Fargha dan Dedi ke Wonosobo! Kita main dan sowan ke rumah Dedi di desa Panerusan kecamatan Wadaslintang. Yaa, sekalian berkunjung ke rumah dan keluarganya Dedi, kita juga bakal jadi supporter bola di pertandingannya Dedi 😀

Perjalanan dari Jogja dimulai jam 10 pagi! Perjalanan aman dan lancar, tanpa macet.. Melewati Wates, Kulon Progo, Purworejo, sampai ke Wonosobo..

Kita lewat jalan tembusan yang masuk pedesaan gitu, jelas aku gak paham jalan mana ini 😀 . Dan pemandangannya adem ayem bener…

_20160813_204628

Nah kan adem ayem, ijo royo-royo 😀

Saat kita melintasi Purworejo, kalian tau apa yang khas di Purworejo, guys? Yes, Dawet Ireng atau Dawet Hitam!

Ya jelas kita minggir dan nyoba lah! 😀

_20160813_205043

IMG_20160813_133939

Suasananya santai dan seger yaa.. Seseger es dawet ini nih!

_20160813_204658

😀 mantab kan! Selain rasanya mantab, harganya murah buanget! 4ribu doank (pake k). Kata temenku nih, dawet ini ‘bikinnya susah, harganya murah’, hehe. Kiasan yang agak menggelitik ya..

Sepanjang perjalanan, langit mendung..

_20160813_205104

Berkali-kali hujan-gerimis-panas gitu aja siklusnya. Ah daripada ribet, kita sepanjang perjalanan pakai jas ujan 😀 ya meskipun pas panas juga, hehe..

Dan, akhirnya.. Perjalanan santai 3 jam terlalui gak kerasa, cuman bokongnya aja yang sedikit kerasa panasnya, haha..

Nah, sampai juga di rumah tercinta Dedi dan keluarga..

_20160814_143813

Adem yaa.. 🙂 Sesejuk sambutan keluarganya Dedi 🙂

_20160814_143836

Kita disambut dengan penuh keramahan dan kesantunan oleh bapak dan ibu Paiman, dan Yohan adiknya Dedi yang masih kelas 3 SMP. Keluarga yang bersahaja dan bahagia 🙂

Dan sorenya, jam 3 kita sudah persiapan ke lapangan pertandingan sepak bola. Pertandingan ini tim-tim antar desa, dan turnamen saat ini ada 12 tim dibagi ke dalam 4 grup. Jadi tiap grup ada 3 tim.

Sobatku, Dedi, bermain buat tim desa Panerusan!

Sore ini, Panerusan FC berhadapan dengan Ero Rejo FC. Selamat menyaksikan pertandingan, pemirsa!

_20160813_204745

Dan kick off dimulai! Seru juga nonton langsung pertandingan bola di sore yang cerah ini! Pemandangan tetap ijo royo-royo! 😀 (Panerusan kostum putih).

Nih aku kasih liat suasana lapangan yang meriah tontonan penduduk desa 😀

Selfie dulu dong! Laporan langsung dari arena olahraga! :D

Selfie dulu dong! Laporan langsung dari arena olahraga! 😀

Noh kan rame kan penontonnya

Noh kan rame kan penontonnya

Ada komentator yang bikin rame :D nangkring di gubug itu..

Ada komentator yang bikin rame 😀 nangkring di gubug itu..

Seru kan! Pertandingan juga berlangsung seru! Ada 4 goal tercipta!

Full-Time.. Panerusan menang dengan skor 3-1!!!

Tim selebrasi kemenangan!

Tim selebrasi kemenangan!

Permainan Panerusan memang solid, pertahanan bagus, dan serangannya cukup rapi dan tajam. Keren pokoknya!

Dan yang keren lagi, ketiga gol Panerusan diborong my bro Dedy Hermawan! 😀 Golnya ya keren-keren! Mantab bro!

Foto bareng man of the match, Dedy no.7 yang mainnya udah kayak Griezman

Foto bareng man of the match, Dedy no.7 yang mainnya udah kayak Griezman

Malamnya kita diajak ke pemandian air panas! Wah mantab nih, bikin rileks nih..

Murah meriah! :D

Murah meriah! 😀

Yang unik, pemandian air panasnya ini emang kayak kamar mandi 😀

Nah kan kamar mandi beneran kan.. Itu air panas yang mancur kagak berhenti-berhenti..

Nah kan kamar mandi beneran kan.. Itu air panas yang mancur kagak berhenti-berhenti.. Dari perut bumi katanya 😀

Ini kamarnya. Ada 5 level. 1 paling panas, 5 yang paling nggak. Kita pilih aman aja lah, tengah-tengahnya..

Ini kamarnya. Ada 5 level. 1 paling panas, 5 yang paling nggak. Kita pilih aman aja lah, tengah-tengahnya..

Haha.. Gokil juga rasanya.. Nyeesss, panasss! Tapi memang harus adaptasi dulu, dibasuh ke badan pelan-pelan.. Trus diguyur pelan-pelan.. Dinikmati aja kehangatannya..

Ini udah bisa adaptasi sama panasnya.. Sumpah rileks banget!

Ini udah bisa adaptasi sama panasnya.. Sumpah rileks banget!

Seru abis lah! Semua senang buat petualangan hari ini.. Menyenangkan, dan lelah terasa makin nikmat setelah berendam air hangat..

Tidur pun bakalan pulas banget..

Ini petualangan hari ini sobat!

Happy day ya! Have a good day!

21 Mar

Pulang dari Pati, Kembali ke Jogja Kembali Berkarya

Hari yang sangat indah, sobat! 😀

Setelah kemarin ikut berbahagia merayakan Hari Raya umat Baha’i, Hari Raya Naw-Ruz, di Margoyoso – Pati, juga ikut berdialog tentang agama Baha’i dan Ajaran-ajarannya dengan para mahasiswa STAIN Kudus.. Hari ini saatnya kembali ke Jogja kembali berkarya, sobat! 😀

_20160322_164550

Diawali dengan naik bis mini dari Margoyoso ke Juana. Berangkat jam 10 pagi. Aku sangat menikmati naik bis mini. 🙂 Sensasinya bikin bergejolak saat bis mini lewati jalanan yang bergelombang.

Begini sensasinya..
Begini sensasinya..

Nah kan sampe kayak gitu. 😀

Oya perjalanan ini sementara aku ditemani sahabatku dari Surabaya, pak Hamdi namanya.

IMG_20160321_094405

Sejak aku remaja dulu (ya sekarang masa muda) kita selalu saling belajar tentang hidup penuh pengabdian. Kita berpisahnya di Juana. Pak Hamdi langsung ke Surabaya, aku menuju Jogja.

Nah langsung saja naik bis dari Juana menuju Semarang. Tarif lumayan murah, 16ribu untuk perjalanan sekitar 1,5 – 2 jam. Saat naik bis ini, suasananya ramai semarak, panasnya seolah bisa buat masak 😀

Berpeluh ria
Berpeluh ria

Tapi ini salah satu serunya petualangan 🙂 tantangannya, gimana saat suasana panas, kepala dan hati tetep adem 🙂 jadinya ya biasa aja, tetep kalem. Hehe. Nih buktinya tetep adem..

Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.
Selfie satu mata. Eh ada satu mata lagi yang pengen ngikut selfie.

Saat semua dinikmati hanya ada bahagia di hati 🙂

Salah satu caraku sih, menikmati perjalanan dengan membaca, sobat. Kali ini aku bawa buku Tujuh Lembah dari Baha’u’llah.

_20160322_165046

Sungguh, sangat berat memahami dan menerapkan isi dari buku ini, kawan 🙂 Tapi, sekali lagi, tetap semangat belajar!

Buku ini berkisah tentang perjalanan musafir dalam mencari kekasihnya. Perjalanan ini adalah perjalanan rohani, dan kekasih di sini adalah Kekasih Sejati 🙂

Perjalanan selanjutnya.. Dari Semarang, Terminal Terboyo aku langsung naik bus kota menuju Jogja.

_20160322_165122

Ada yang unik dan selalu buatku tertawa sendiri saat mendengar kenek bus kota Semarang-Jogja. Selalu dia bilang, “Yo.. Yo.. Yogja..” Udah kayak Rapper 😀

_20160322_165155

Perjalanan melewati jalanan yang berpanorama lumayan indah, karena melintasi perbukitan daerah Ambarawa dan Magelang. Oya, tarif bus kota Semarang-Jogja sekitar 25-30ribu (nggak tentu, ya sekitar itu lah), dan perjalanan bisa selama 4-5 jam. Fiuh! Padahal naik motor cuma sekitar 3 jam. (Ya beda lah motor sama bus umum 😀 ).

Akhirnya, sampai juga!

Flash motor. Yogyakarta.
Flash motor. Yogyakarta.

Jogja berkarya! 😀 *ini versiku ya sobat, hehe.. Kalau versi Slogan Daerahnya sih, Jogja Istimewa.

Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. :D
Balik ke kosan Lempuyangan. Disambut sobat-sobat kecilku. 😀

Langsung balik ke kosan. Langsung persiapan. Karena malam ini aku diajak sobatku, Reza dari UGM untuk berdiskusi dengan beberapa rekan dan keluarganya. What a nice moment 🙂

Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.
Bu Sheila, Mbak Nurish, Pak Mark, Pak George, Reza, dan saya. Enjoy the moment. Enjoy discussion.

Kita berdiskusi tentang kehidupan, pengabdian, kerohanian masyarakat, dan kontribusi pada kebaikan masyarakat, seperti pendidikan yang berbasis pada kemajuan baik aspek spiritual dan material masyarakat. 🙂

What a day! I enjoy this day! 😀

Hope you guys have a great day ya!!!

19 Mar

Lanjutkan Perjalanan, Hari Raya Naw-Ruz di Pati

Kawan.. Hari ini lanjutkan perjalanan..

ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.
ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.

🙁 Agak sedih sih, saat rencananya akan rayakan Hari Raya Naw-Ruz tanggal 20 Maret besok bareng sahabat-sahabat di Jogja, aku perlu berangkat ke Pati karena diundang sahabatku yang dari Pati. Di sana juga merayakan Naw-Ruz dan akan ada dialog dengan para mahasiswa STAIN Kudus.

Tapi it’s okey, toh juga pasti akan menggembirakan. 😀 Kan dimana pun bergembira 🙂 apalagi Hari Raya Naw-Ruz, musim semi Ilahi.

Nuansa bus Jogja-Semarang
Nuansa bus Jogja-Semarang

Perjalanan dimulai dengan naik bus antar kota dari Jogja ke Semarang.

_20160401_122142

Tarifnya cukup murah lah, 25 ribu untuk perjalanan yang berdurasi sekitar 3-4 jam untuk sampai ke tujuan, Terminal Terboyo Semarang.

Sepanjang perjalanan, kunikmati saja suasananya sambil dengerin musik dan berimaginasi..

Keren nama busnya, Indonesia :D Rute Semarang-Surabaya
Keren nama busnya, Indonesia 😀 Rute Semarang-Surabaya

Sesampainya di Terminal Terboyo, aku lanjutkan perjalanan menuju Pati dengan naik bus jurusan Surabaya (kok begitu?), ya karena bus besar, jadinya lebih cepat, nggak ngetem (berhenti nunggu penumpang) melulu. Untuk tarif, cukup murah juga sih, Semarang-Pati cuma 15 ribuan.

Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..
Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..

Trus turunnya di dekat Terminal Pati. Melanjutkan naik bus mini. 😀

Bus mini yang berkesan di hati.
Bus mini yang berkesan di hati.

Aku sangat menikmati naik bus mini, hehe.. Tarif 7 ribu saja dari Pati wilayah kota menuju kecamatan Margoyoso.

Eh ternyata di tengah perjalanan ini aku ketemu dengan salah satu sobat baikku. Hujjat namanya 🙂

Kita menuju tujuan yang sama, Margoyoso Pati, untuk merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama keluarga..

Sore harinya, untuk sampai ke tujuan, kita berdua naik becak 😀

Naik becak bareng Hujjat..
Naik becak bareng Hujjat..

Seru dan sejuk banget sore-sore naik becak.. Aku sih nggak sering-sering amat naik becak, tapi sekalinya naik ya enjoy banget sih 😀

_20160401_135159

Perjalanan berakhir di sore yang indah..

Dan malam harinya.. Kita sudah merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama-sama 😀 Ya, sobat.. Karena dalam kalender Agama Baha’i, hari baru dimulai tepat setelah matahari terbenam. Jadi jam 6 malam hari ini sudah memasuki tanggal 20 Maret 2016, yang berarti Hari Raya Naw-Ruz telah tiba. 🙂

_20160401_135306

Perayaan sederhana untuk malam ini, yaitu bersama-sama keluarga. Kita membacakan doa-doa untuk Hari Raya, dan juga doa-doa untuk kesatuan umat manusia.

_20160401_135242

Lalu, kita bersalam-salaman saling mengucapkan selamat tahun baru dan saling berharap ke depannya kehidupan jasmani maupun rohani menjadi lebih baik 🙂 Suasananya sungguh menggembirakan dan penuh nuansa kekeluargaan..

_20160401_135225

Dan tak lupa kita lanjutkan bermusyawarah untuk persiapan Hari Raya besoknya, karena kita akan mengundang banyak tamu, yang mana acaranya akan dimulai jam 3 sore.

_20160320_115408

Hari yang membahagiakan 😀 Meskipun aku nggak ikut berbahagia dengan sahabat-sahabat di Jogja, aku ikut berbahagia dengan sahabat dan keluargaku di Pati 🙂

08 Mar

Kembali ke Jogja dan Persiapan #JogjaMelihatGerhana

Sobat!

Setelah beberapa hari kemarin bertualang dan mengabdi bersama kawan-kawanku di Semarang, kini saatnya kembali, ke Jogja lagi 😀

_20160310_082350

*kembali ke Jogja, kembali berkarya memang selalu berkesan di hatiku 🙂

Bersama motor sederhanaku sebagai sobat petualanganku, aku melanjutkan perjalanan.. Perjalanan yang sangat menyenangkan! Karena panoramanya ‘simply cool!’, kawan..

IMG_20160308_072328

Hmm.. Indahnya 🙂 meskipun sederhana saja.. tapi bisa tenangkan jiwa.. Menambah semangat di hari ini yang mana adalah hari puasa ke #8 🙂

Nah! Aku sempat mampir ke Kampoeng Rawa, kawan.. Di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang.

_20160310_082513

Tujuanku sederhana 🙂 seperti komitmen dan kontribusi sederhanaku, aku berusaha untuk eksplorasi alam. Bentuk cintaku pada alam, dan semoga bisa berkontribusi 🙂

Aku share eksplorasi sederhanaku di sini, sobat! Check it out ya! 😀

Hmm.. Hari ini luar biasa. Sesampainya di Jogja, aku sama kawanku persiapan buat Gerhana Matahari besok tanggal 9 Maret 2016. Makanya lagi hits #JogjaMelihatGerhana 😀

Persiapannya sederhana aja kok.. Membuat Pinhole supaya bisa mengamati gerhana dengan aman 🙂

Pinhole itu seperti apa ya? 😀 Ini nih aku share proses pembuatannya..

Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Alat-Bahan simple aja: kardus, gunting, pisau, kaleng (untuk aluminiumnya), sama lakban plastik.
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar :D
Mulai berantakan. Mulai proses pembuatan. Katanya nggak kotor nggak belajar 😀
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang di samping itu. Simple kan :)
Sudah jadi! Jadi sistem Pinhole: cahaya masuk lubang kecil di aluminuim itu, dan terpantung di layar kertas putih di bawah itu. Dan kita bisa amati pantulan cahaya dari lubang pengamatan di bawah itu. Simple kan 🙂
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi :D
Nih tampilannya kalau sudah ditutup. Siap bereksplorasi 😀
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.
Begini eksplorasinya. Kiri: amati cahaya lampu yang ada di atas. Kanan: bayangan cahaya lampu dilihat dari lubang pengamatan.

Gear-nya memang sederhana, kawan! Yang penting bagiku adalah semangat petualangan dan eksplorasinya 😀

What a beautiful day! Have a good day ya sobat!