18 Apr

Ejekan untuk Keakraban, Benih Maraknya Bullying!

Ejekan untuk keakraban

Ejekan untuk keakrabanGuys.. Apa kabar? Semoga harimu menyenangkan kawan.. 🙂 Eh begini, aku terinspirasi satu hal ini.. yaitu belajar tidak melihat keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain sebagai ejekan untuk keakraban.

Ya awalnya sih aku terpikir hal seperti itu saat aku sedang bercanda sama teman-temanku.. Ya kita saling ejek karena niatnya ya untuk saling bercanda dan kita yakin nggak ada yang tersinggung atau sakit hati. Nah, kata-kata ini yang membuat semua akan baik-baik saja, “Ejekan untuk keakraban kok!”.

Iya sih, memang umumnya sekarang kan kalau becandaan itu bahan yang dipakai kan tentang ejekan keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain.. Nah itu yang sudah menjadi kebiasaan 😀 Kebiasaan kalau ejekan untuk keakraban!

Tapi kita sebenarnya ngerti kan kawan, kalau itu memang kebiasaan yang kurang baik? hehehe.. Ya simplenya sih perasaan risih kalau yang diucapkan selalu kejelekan, betul nggak?

Iya kawan.. Aku juga sedang banyak belajar untuk mulai membiasakan diri tidak melihat kejelekan atau kelemahan orang lain, teman, sahabat, atau keluarga kita sendiri hanya dengan alasan untuk becandaan atau biar semakin akrab..

Ya ini tantangannya.. apakah cara ini, ejekan untuk keakraban, jadi salah satu cara dalam persahabatan.

Karena, bisa menggunakan cara lain yang lebih menyenangkan untuk bisa saling akrab dan becandaan, dengan persahabatan yang lebih alami 🙂

Karena menurutku, kawan.. kebiasan ejek-mengejek, olok-mengolok inilah, yang membuat kita terbiasa mem-bully.

Nah, ini trend masa kini, bully!

Mem-bully orang lain karena kesalahannya, kelemahannya, kekurangannya.. pokoknya yang jelek-jelek lah yang dilihatnya.

Yaa.. ini karena kita terbiasa melihat kelemahan dan kekurangan orang lain, bahkan termasuk sahabat kita, yang niatnya tadi ‘ejekan untuk keakraban’.

Kebiasaan ejekan itu kita lakukan juga pada orang lain, jadilah bullying, kawan!

So.. ayo kita sama-sama membiasakan diri tak melihat kelemahan dan kekurangan orang lain. Yang sisi baiknya masih banyak kok! 😉

Sekali lagi sob.. Ayo kita belajar 🙂

Tapi saat kita juga masih melakukan kesalahan, kita refleksi diri, introspeksi diri lagi 🙂 dan berusaha lagi untuk lebih baik…

Gimana menurut kalian guys? Ada tanggapan menarik? Yukk diskusi…

“Semangat persahabatan bisa dilakukan tanpa bahan ejekan untuk keakraban 🙂 ” hanz