11 Feb

Bedah Buku Agama Baha’i Unnes Semarang

Petualangan spiritual berlanjut hari ini, kawan! 🙂

IMG_20160211_102307

Di Universitas Negeri Semarang (Uness), aku mengikuti Bedah Buku Agama Baha’i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah karya Dr. Moh. Rosyid Dosen STAIN Kudus..

Acara ini seperti Bedah Buku yang aku ikuti di dua Universitas sebelumnya, kawan.. Di UIN Yogyakarta dan IAIN Surakarta. Berarti ini keikutsertaanku yang ketiga 😀

Memang semangat juang Pak Rosyid sebagai akademisi luar biasa. Buku ini memang mengulas tentang Agama Baha’i, tetapi Pak Rosyid sebagai akademisi juga meneliti Agama dan Kepercayaan yang lainnya, seperti Konghu Chu, Samin, dan lainnya. Pejuang keadilan dalam berkeyakinan, begitu prinsip beliau 🙂

Well di acara kali ini aku nggak terlalu ambil banyak foto kawan 😀

Suasana dialog Bedah Buku Agama Baha'i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah
Suasana dialog Bedah Buku Agama Baha’i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah

Aku lebih menikmati dialog yang dilakukan Bedah Buku kali ini, karena ada perspektif hukum dalam membedah buku ini, sebagaimana acara diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang 🙂

Aku pribadi belum terlalu memahami hukum seutuhnya, sobat.. Makanya aku tertarik 😀 Yaa sedang terus belajar!

Jadi memang fenomena Agama Baha’i beberapa waktu lalu memang tak lepas dari ranah hukum dan Undang-Undang, karenanya Kementrian Agama menyatakan suatu pernyataan bahwa Agama Baha’i adalah agama yang independen dan bukan aliran dari agama manapun, sehingga keberadaannya dilindungi konstitusi. Nah dibalik pernyataan itu kan jelas ada landasan hukumnya 🙂

Landasan hukumnya adalah dari PNPS pasal 1 ayat 1 1965 tentang keberadaan Agama-agama di Indonesia dan masyarakat sebagai pemeluk tiap-tiap Agama, jadi bukan soal status Agama diakui atau tidak diakui. Sehingga negara menjamin setiap orang tanpa terkecuali dilindungi konstitusi 🙂

Juga dari dasar hukum UU 1945 pasal 29 tentang bahwa setiap warga negara memiliki kebebasan dalam memeluk Agama sesuai keyakinannya 🙂

Wah membahas soal hukum jadinya berat dan dalam ya topiknya 😀 Yaa kita kan mesti belajar juga sobat, biar nggak buta hukum 😀

Tapi ternyata ada perspektif-perspektif hukum lainnya saat dialog ini. Yang mana pakar hukum, para dosen dan mahasiswa hukum di ruangan itu pasti paham 😀 sedangkan aku dan beberapa orang yang masih awam masih belum paham 😀

Well.. Menarik pembelajaran hari ini!

Belajar lebih lagi.. Petualangan itu untuk belajar lebih dan lebih lagi 🙂

28 Dec

Bedah Buku Agama Baha’i di IAIN Surakarta

Kawan.. Hari ini aku akan share petualanganku di Solo.

Tepatnya di IAIN Surakarta, sobat! 🙂
IMG_20151228_075904-1Yess.. Aku menghadiri acara Bedah Buku tentang Agama Baha’i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah. Acara ini, yang kemarin aku juga sempat sharing, juga diadakan di beberapa kota (Kudus, Semarang, Jogjakarta) dan Universitas Islam lainnya, seperti UIN, STAIN, termasuk IAIN.
IMG_20151228_092145-1Acara Bedah Buku ini diselenggarakan berkat kerja sama antara pihak Universitas dan pihak penulis atau peneliti dari STAIN Kudus, yaitu Dr. Moh. Rosyid, yang merupakan peneliti Agama Baha’i khususnya di wilayah Pati, Jawa Tengah.

Ya.. Dr. Moh. Rosyid memang memfokuskan isi bukunya pada sosialisasi Undang-Undang terkait perlindungan umat beragama yang ada di Indonesia, serta mensosialisasikan Agama Baha’i sebagai agama berdiri sendiri sesuai pernyataan dari Kementrian Agama tahun 2014.
IMG_20151228_092154-1Menariknya, terbuka ruang diskusi yang saling belajar dan saling berdialog, kawan 🙂 antara para mahasiswa dan akademisi dengan para umat Baha’i yang datang dari beberapa wilayah seperti Pati, Solo, Jakarta, Jogja, dan Sulawesi 😀

Well.. I got interesting learnings today 🙂

Saat kita berdialog dan berdiskusi bersama, tak akan ada prasangka. Karena prasangka ada karena ketidaktahuan. Saat kita berdialog dengan penuh cinta, kita semakin sadar kalau kita semua bersaudara, saudara sesama manusia, kawan 🙂

Well.. Hari yang sempurna kalau aku akhiri dengan berjalan-jalan kaki di sore hari 🙂
IMG_20151228_161637-1Have a good day everyone! 😀

10 Dec

Bedah Buku Agama Baha’i di UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta

Kawan! 🙂

Aku akan berbagi petualangan seruku hari ini.

Hari ini termasuk petualangan akademis (karena kembali lagi ke dunia kampus, kawan 😀 ) dan petualangan spiritual (karena belajar dan menggali Ajaran Tuhan 🙂 )

Well.. Tepatnya di UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta, kawan.

Bedah Buku Agama Baha'i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah
Bedah Buku Agama Baha’i dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah

Aku menghadiri acara Bedah Buku Agama Bahai dalam Lintasan Sejarah di Jawa Tengah.

Buku ini adalah hasil karya Dr. Moh. Rosyid, seorang peneliti dan dosen dari STAIN Kudus, Jawa Tengah.

Dr. Moh. Rosyid (memakai Batik berwarna hijau)
Dr. Moh. Rosyid (memakai Batik berwarna hijau)

Beliau adalah penulis aktif terkait hal-hal agama dan kepercayaan, kawan. Konsen beliau adalah menjunjung keadilan beragama dan berkepercayaan bagi masyarakat di Indonesia.

Makanya beliau sangat teliti dan memiliki dasar hukum dari Undang-Undang yang berlaku terkait hak dan kebebasan beragama serta perlindungan semua pemeluk agama oleh negara.

Penelitian beliau tentang Baha’i kali ini dilakukan di Pati, Jawa Tengah, yang mana memang berdekatan dengan kediaman beliau di Kudus.

Yang menarik, Dr. Rosyid, sebagai peneliti dan akademisi berkewajiban mempublikasikan karyanya, dan awal langkahnya yaitu mempublikasikan karyanya ke dunia akademisi di Universitas-Universitas Islam.

Dr. Rosyid telah bekerja sama dengan rekan-rekannya yang ada di STAIN Kudus, Litbang Kemenag Semarang, dan UIN Yogyakarta. Selanjutnya, yang aku tau akan diadakan di Solo dan Tulung Agung, kawan 😀

Bpk. George Soraya (kanan)
Bpk. George Soraya (kanan)

Dan dalam acara Bedah Buku ini, Bpk. George Soraya, salah satu mukmin Baha’i dari Jakarta yang ditunjuk Lembaga Baha’i untuk berbagi dan berdialog dengan para peserta, selain itu beberapa mukmin Baha’i lainnya yang hadir juga berbagi pemahamannya.

Well.. Peserta Bedah Buku dan dialog ini adalah para akademisi dan mahasiswa.

Foto ini diambil saat acara berakhir. Padahal awalnya ruangan ini hampir penuh :D total sekitar 90 orang.
Foto ini diambil saat acara berakhir. Padahal awalnya ruangan ini hampir penuh 😀 total sekitar 90 orang.

Sangat menarik bagaimana banyak mahasiswa yang baru mengetahui tentang Agama Baha’i. Jadilah kita berdiskusi dengan semangat cinta dan persahabatan 🙂

Karena sebenarnya prasangka bersumber dari ketidaktahuan. Saat kita membuka dialog dan bersikap belajar, kita semakin memahami bahwa tujuan Agama adalah cinta dan kesatuan. Akan selalu begitu, kawan 🙂

Waahh..

Menarik banget petualangan spiritual hari ini. Aku semakin terus belajar memahami Ajaran Tuhan 🙂

Happy day ya fellas!