27 Aug

Bersahabat dengan Anak Kecil

Perkenalkan!

Kawanku yang unyu-unyu..

Anak-anak kecil sobat kecilku!

Anak-anak kecil sobat kecilku!

Yaa.. mereka lah anak-anak kecil 😀

Yang juga jadi sobat petualanganku, temani petualanganku dan menjadikannya lebih ceria dan seru!

Ya kawan.. aku menikmati sekali waktu-waktuku bersama mereka, anak-anak kecil yang polos dan ceria!

Keponakan-keponakanku sobat kecilku

Keponakan-keponakanku sobat kecilku

Bersahabat dengan sesama, berarti juga bersahabat dengan semua usia, tak terkecuali anak kecil.

Bukannya kekanak-kanakan sob! Beda lho! 😀 *pembelaan*

Kalo kekanak-kanakan kan sukanya merengek tak karuan.. hayo kayak siapa?

Tapi kalo enjoy bareng anak-anak, seolah kita masuk dunia imaginasi sang anak, merasakan lagi masa kecil yang kaya tawa dan tangis, tangis yang merengek-rengek -lho?

Intinya sobat.. bahagia merasakan kebahagiaan mereka, anak-anak kecil yang unyu dan imut 😀

Sebenarnya, gak hanya kebahagiaan yang didapatkan kawan..

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari interaksi kita dengan anak-anak masa depan dunia *wuiisshh*.. 😉

Kemurnian!

Anak sangat murni kawan..

Pola pikir, hati, bahasa, tindakan.. mencerminkan kemurnian mereka yang apa adanya. Itu hakikat manusia sebenarnya. Manusia, sedari lahir adalah murni, mulia.

Tantangan hidup, ditambah pengaruh dari dunia itu yang menantang kemurnian kita insan manusia.

Nah, perlu belajar nih seperti anak kecil yang murni hati, bahasa dan tindakannya. 🙂

Potensi luar biasa!

Murni bukan berarti anak ibarat gelas kosong kawan, yang mana kita bisa mengisi sesuka kita.

Kemurnian mereka, bagaikan tambang yang kaya permata tak ternilai harganya. Tambang itu punya potensi luar biasa, bukannya seperti gelas kosong yang tak berisi.

Dengan begitu, kita belajar kalau semua orang, seperti anak-anak kecil, mempunyai potensi luar biasa layaknya tambang permata! 🙂

Ceria!

Anak kecil gampang sekali jadi ceria.. tapi juga gampang sekali jadi cengeng, haha!

Tapi cobalah tersenyum ke mereka, mereka akan balas senyummu malu-malu. Seiring waktu, saat kita tertawa, lihat tawa ceria mereka.. indahnya, lucunya..

Yuk kita ceria seperti anak kecil.. tapi jangan gampang cengeng ya!

“Pa.. Ma..” !

Manja, bukan manja yang berlebayan ya.. tapi manja ada kalanya sangat asik kalo ke orang tua kita. Pada nyadar nggak kawan, kita yang udah gede ini, jarang atau malah nggak pernah bermanja-manja ke papa-mama / bapak-ibu kita. ‘jaim men, udah gede!’ Padahal kita lho anak kesayangan mereka, so yuk sesekali waktu menghabiskan waktu yang unyu-unyu bareng papa mama kita, lots of fun! 😀

Dunia yang sederhana!

Pernah lihat anak kecil yang stres, galau? Paling stresnya, galaunya karena hal remeh, hal sederhana, besoknya lupa..

Enak sekali yaa.. 😀

Kita perlu coba kayak gitu kali ya.. punya masalah, anggap sederhana, besok lupa! Enak itu kayaknya yang punya masalah utang 😀

Terkadang, masalah jadi ringat kalau kita anggap sederhana! 😉

Kata anak kekinian, ‘Woles!’

Soo.. kayaknya enak dunia anak!

Mau lagi jadi anak-anak?

“Yuk kita belajar bahagia dengan anak-anak kecil yang ceria!” lukmanhanz