01 Dec

Bagaimana Kita, Manusia, Bersahabat dengan Alam Semesta?

Alam semesta itu luas. Luasnya alam semesta belum mampu kita, manusia, pahami, kawan. Tak terbatas. Kata ini saja saat ini yang mewakili pemahaman kita akan luasnya alam semesta.

Ya.. kita akan diskusikan tentang persahabatan dengan alam semesta πŸ™‚

IMG_20150204_103331

Aku ada suatu analogi menarik tentang luasnya alam semesta, kawan πŸ™‚ Semoga bisa membuat kalian juga tertarik ya πŸ˜€ Tertarik untuk berdiskusi.

Begini.. pemahaman manusia itu terbatas, jelas! Tapi pemahaman manusia terus meningkat dari waktu ke waktu, juga tak terpungkiri!

Dahulu kala, nenek moyang kita saat pemahamannya terbatas, jelas tidak tahu kalau di seberang lautan sana, yang sangat jauh dan tak terjangkau dengan tempatnya hidup saat itu, juga ada kehidupan. Bagi mereka saat itu, kehidupan ya kehidupan yang berada dalam lingkup jangkauan dan pemahaman mereka. Lautan luas mustahil diarungi untuk mencari tahu, ada apa di ujung samudra yang jauh di sana.

Seiring waktu, dan saat rasa penasaran mereka membuatnya terus mencoba menemukan cara untuk menjelajah lautan, pemahaman mereka meningkat dan cara-cara mulai ditemukan. Singkat kisah, terciptalah kapal! Penjelajahan dimulai! Dan sungguh terkejutnya saat mereka juga menemukan kehidupan yang sama dengan kehidupan mereka, di seberang lautan yang awalnya jauh dari pandangan maupun pemahaman.

Analogi itu sama persis dengan kondisi kita saat ini, kawan! Pemahaman dan kondisi manusia saat ini memang masih terbatas akan luasnya alam semesta. Tapi, jiwa penjelajah umat manusia sedang berproses menemukan cara untuk mengatasi batasan-batasan dalam ruang angkasa. Seiring waktu, masa depan, sangat terbuka kemungkinan pemahaman umat manusia akan berkembang dan melesat lebih jauh.

Memang saat ini, belum saatnya kita bertemu dengan kehidupan lain dalam alam semesta, kawan πŸ™‚ Mungkin nanti ada waktunya.

Saat ini, yang bisa kita umat manusia lakukan adalah mengeksplorasi alam semesta, sembari menjemput takdir kita yang jauh di masa depan, yang mana akan membawa ke mana jalannya peradaban.

Ekplorasi ini harus dilakukan dengan semangat persahabatan, persahabatan universal, sebagaimana alam semesta ini universal. Kenapa harus dengan semangat persahabatan universal? Ya! Karena kita dan alam semesta adalah ciptaan Sang Pencipta πŸ™‚

Jadi.. ini aku share, persahabatan yang seperti apa, kawan, antara kita dan alam semesta..

Bersahabatlah dengan bumi

Bumi rumah kita, juga bagian alam semesta maha raya. Saat kita memandang megahnya alam semesta, janganlah melupakan asal kita berpijak, kawan. Seolah kita sibuk menjelajah dan mengekplorasi alam semesta untuk β€˜mencari tempat tinggal baru’. Ya mungkin saja itu bisa terjadi kalau bumi akan mati. Tapi, ayolah! Hidup matinya bumi juga sangat tergantung kita sebagai penghuninya dan pelestarinya, kecuali kuasa alam yang di luar kendali kita, misal meledaknya matahari.

Jadi, untuk bersahabat dengan alam semesta, kita mulai dengan bersahabat sepenuh hati dan jiwa dengan bumi kita, salah satu sel mikroskopis dari tubuh alam semesta. πŸ™‚

Prinsip penjelajahan alam semesta

Manusia adalah penjelajah. Itu memang salah satu sifat sejati kita, kawan. Dari nenek moyang kita sampai generasi mendatang. Dari menjelajah daratan, lautan, udara, dan bukan mustahil generasi masa depan menjelajah alam semesta (lha wong sekarang saja sudah mulai menjelajah).

Prinsip penjelajahan ini haruslah harmoni dengan alam semesta dan eksplorasi alam semesta dengan ilmu pengetahuan, bukannya eksploitasi alam semesta untuk keuntungan semata. Karena itu tadi, kita dan alam semesta adalah bersahabat, sesama ciptaan Sang Pencipta. Persahabatan universal mutlak sebagai prinsip dasarnya.

Topiknya lumayan berat kah? Hehe.. Yah untuk mengasah pemahaman dan imaginasi kita bersama lah πŸ˜€ Yuk guys kita diskusi πŸ˜€

β€œAlam semesta sahabat kita. Bersahabatlah dengan semangat universal untuk lestarikan bumi dan alam semesta.” lukmanhanz

12 Mar

Alam Semesta Menjadi Hasrat Imaginasiku

Alam Semesta Menjadi Hasrat Imaginasiku

Malam bertabur bintang

Kawan, aku mau sharing hal yang menakjubkan.. Adalah tentang alam semesta. Kita semua tau tak terbatasnya alam ciptaan Sang Pencipta, seperti sifat-Nya yang Maha Tak Terbatas.

Maka, kita, hasil karya-Nya, bisa menikmati, memahami, mengambil makna dari alam semesta melalui ilmu pengetahuan, dan imaginasi kita.

Ulasan mendalam, kompleks tapi sederhana ini sebenarnya bentuk dari hasrat yang baru saat ini kusadari.. Aku belum bisa mengekspresikan banyak hal, tapi imaginasiku mulai mengalir πŸ™‚

Baru aku sadari saat ini, salah satu hasrat terpendamku adalah tentang ilmu astronomi, perbintangan, alam semesta, dan seluruh isinya.. Read More