19 Sep

Tentang fiksi12kata

Kawan,

Aku mau sedikit berbagi tentang fiksi12kata.

Bentuk atau format fiksi12kata (f12k) itu sederhana saja, begini:

Dan f12k punya 3 karakter, Kawan.. yaitu sederhana, unik, dan menyentuh.

Karya-karya f12k selanjutnya tidak aku update di blog ini, tapi di-posting di instagram @lukmanhanz setiap tanggal ganjil.

Ikuti terus karya-karya f12k. Itulah persembahan sederhana dan unik dariku untuk mencoba menyentuhmu…

15 Sep

Apa yang Membuat Koper Bahagia?

Akhirnya aku akan meninggalkan tempat ini. Aku dibeli seseorang dan akan bersamanya ke mana-mana.

Berakhir sudah lamanya aku menunggu di toko koper ini. Aku bosan diam terus dan hanya berteman dengan teman-teman koper yang terpajang menawan.

Aku tahu semua koper berkualitas tinggi dan mewah, termasuk aku. Tapi aku tidak suka dengan kesombongan mereka. Untung saja aku akan segera pergi meninggalkan tempat ini.

Setelah aku pikirkan lagi, bukan kesombongan teman-teman yang membuatku jenuh selama berada di toko ini.

Aku tak tahu apa yang kurasakan. Sangat lama aku menunggu di toko ini. Dan aku tidak menemukan apa yang membuatku bahagia. Aku belum menemukannya sejak aku diciptakan dan kemudian diletakkan di toko ini. Read More

04 Sep

Berbagi tentang Karya Jules Verne – Around the World in 80 Days

Selesai membaca karya Jules Verne berjudul “Around the World in 80 Days”.

IMG_20170904_233407_992

Kawan, saya sekadar ingin berbagi, menuangkan isi di dalam kepala, setelah membaca karya petualangan yang luar biasa ini.

Karya ini diterbitkan pada tahun 1872. Latar tempat, suasana, dan kondisi di dalam cerita juga sesuai pada masa belum adanya pesawat terbang itu. Dikisahkan, Phileas Fogg, seorang lelaki berkebangsaan Inggris, melakukan taruhan mengelilingi dunia dalam 80 hari. Bagi orang Inggris, taruhan harus dilakukan secara serius. Waktu 80 hari bisa dikatakan waktu yang sangat cepat dalam mengelilingi dunia, bahkan mustahil. Orang-orang pada masa itu tak percaya Fogg akan berhasil melakukannya.

Fogg, seorang lelaki kaya yang misterius dan memiliki sikap yang sangat tenang, menghadapi berbagai rintangan selama mengelilingi dunia. Dia, bersama pelayan setianya yang ceria, Passepartout, dan Detektif Fix yang selalu membuntuti karena mencurigainya sebagai pencuri uang Bank of England, memulai perjalanan tak terduganya mengelilingi dunia dari London; lalu menelusuri daratan India yang masih dipenuhi hutan belantara; melalui Hongkong dan Jepang yang penuh kejutan; berlayar menyeberangi Samudra Pasifik yang diiringi badai yang datang dan pergi; membelah luasnya Amerika Serikat dari barat ke timur dengan rintangan yang bertubi-tubi; pelayaran panjang yang penuh kecemasan di Samudra Atlantik; hingga penangkapan atas tuduhan pencurian saat dia tiba di Liverpool, padahal tinggal sedikit lagi dia tiba di London. Perjalanan yang penuh rintangan selalu dihadapi Fogg dengan ketenangan dan kecerdikan. Sepanjang perjalanan, dia menggunakan berbagai alat transportasi: kapal uap, kereta api, kapal dagang, perahu, kapal kecil, dan gajah.

Yang luar biasa, bukan hanya kisahnya yang imajinatif dan menggugah, tapi bagaimana Jules Verne juga sangat memperhatikan setiap detail dari perjalanan di setiap tempat yang dilalui Fogg dan kawan-kawannya.

Silakan kawan-kawan yang berminat pada kisah fantasi dan petualangan, saya sangat merekomendasikan untuk membacanya.

“Novel-novel Jules Verne itu tak ternilai. Saya membacanya sebagai orang dewasa, dan saya masih ingat betapa hebat karya-karya itu.” Leo Tolstoy