26 Apr

Nggambar Terinspirasi dari Sangkar

Sobat!

Saatnya menikmati berkarya seni hari ini!

Kali ini aku mau menikmati seni ‘nggambar’, kawan.

Yah, kalau bagi ‘arek Suroboyo’ menggambar disebut ‘nggambar’ 😀

Inilah karya sederhanaku, kawan..

12633696_10209082552723605_206410264113074365_o

Silahkan deh, langsung diinterpretasikan sesuai versi kalian masing-masing, sobat! 🙂

Aku terbuka dengan setiap pandangan dan setiap masukan 🙂

Ya karena seni itu untuk dinikmati, dipelajari, dan semoga bisa menginspirasi 🙂

Karya sederhana ini berasal saat aku terinspirasi dengan tema ‘batasan kebahagiaan’.

Itu tergambar dari simbol sangkar yang aku ibaratkan sebagai batasan. Dan tawa riang gembira dan hati bersayap terbang bebas yang kuibaratkan sebagai kebahagiaan.

Dari situ, mulai jelas ya.. gimana maksud dari yang aku gambarkan 😀

Ya, kawan..

Sangkar sebelah kiri, yang mana masih tertutup rapat, menandakan keterbatasan suatu kondisi. Bahagia memang dirasa. Tawa tampak nyata. Itu kumaksudkan tentang kebahagiaan yang bersumber dari dunia materi, kawan. Dunia materi ini terbatas. Ya terbatas pada yang ada di dunia ini saja. Saat kita mempunyai dunia materi ini. Bahagia rasanya. Ya memang benar adanya 🙂

Sangkar kanan, yang telah terbuka, menunjukkan keterlepasan dari batasan yang mengikatnya. Bahagianya berada di standart yang berbeda. Bahagia yang hakikat. Bahagia yang bersumber dari jiwa. Hal ini aku maksudkan sebagai hati yang terlepas dan terbang bebas meninggalkan sangkar yang membatasinya. Saat jiwa kita tak terikat pada dunia materi, jiwa merasakan kebebasan dan kebahagiaan. Dan itu juga benar adanya 🙂

Aku di sini bukan untuk membenarkan yang satu atau menyalahkan yang lain, kawan..

Tapi, berkarya seni untuk berbagi perspektif. Bahwa kebahagiaan itu ada beberapa perspektif. Mungkin kalian bisa juga berbagi perspektif yang lainnya, sobat!

Dan dari perspektif itu, selanjutnya adalah pilihan, dan kita sendiri lah yang tentukan. Pilih kebahagiaan yang mana untuk hidup kita. Sebagaimana hidup itu pilihan kita 🙂

Ya.. itulah pandanganku, kawan. Yuk, silahkan yang mau berbagi pandangannya.. untuk kita saling memperkaya pandangan dan pemahaman 😀

“Menikmati seni dengan nggambar perspektif tentang kebahagiaan. Kebahagiaan yang mana yang dipilih dalam kehidupan, itu pilihan kita, kawan!” lukmanhanz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *