19 Mar

Lanjutkan Perjalanan, Hari Raya Naw-Ruz di Pati

Kawan.. Hari ini lanjutkan perjalanan..

ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.
ransel sobat petualang yang selalu temaniku bertualang.

🙁 Agak sedih sih, saat rencananya akan rayakan Hari Raya Naw-Ruz tanggal 20 Maret besok bareng sahabat-sahabat di Jogja, aku perlu berangkat ke Pati karena diundang sahabatku yang dari Pati. Di sana juga merayakan Naw-Ruz dan akan ada dialog dengan para mahasiswa STAIN Kudus.

Tapi it’s okey, toh juga pasti akan menggembirakan. 😀 Kan dimana pun bergembira 🙂 apalagi Hari Raya Naw-Ruz, musim semi Ilahi.

Nuansa bus Jogja-Semarang
Nuansa bus Jogja-Semarang

Perjalanan dimulai dengan naik bus antar kota dari Jogja ke Semarang.

_20160401_122142

Tarifnya cukup murah lah, 25 ribu untuk perjalanan yang berdurasi sekitar 3-4 jam untuk sampai ke tujuan, Terminal Terboyo Semarang.

Sepanjang perjalanan, kunikmati saja suasananya sambil dengerin musik dan berimaginasi..

Keren nama busnya, Indonesia :D Rute Semarang-Surabaya
Keren nama busnya, Indonesia 😀 Rute Semarang-Surabaya

Sesampainya di Terminal Terboyo, aku lanjutkan perjalanan menuju Pati dengan naik bus jurusan Surabaya (kok begitu?), ya karena bus besar, jadinya lebih cepat, nggak ngetem (berhenti nunggu penumpang) melulu. Untuk tarif, cukup murah juga sih, Semarang-Pati cuma 15 ribuan.

Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..
Bus besar dan lebar, tapi penumpangnya sampai penuh-penuh..

Trus turunnya di dekat Terminal Pati. Melanjutkan naik bus mini. 😀

Bus mini yang berkesan di hati.
Bus mini yang berkesan di hati.

Aku sangat menikmati naik bus mini, hehe.. Tarif 7 ribu saja dari Pati wilayah kota menuju kecamatan Margoyoso.

Eh ternyata di tengah perjalanan ini aku ketemu dengan salah satu sobat baikku. Hujjat namanya 🙂

Kita menuju tujuan yang sama, Margoyoso Pati, untuk merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama keluarga..

Sore harinya, untuk sampai ke tujuan, kita berdua naik becak 😀

Naik becak bareng Hujjat..
Naik becak bareng Hujjat..

Seru dan sejuk banget sore-sore naik becak.. Aku sih nggak sering-sering amat naik becak, tapi sekalinya naik ya enjoy banget sih 😀

_20160401_135159

Perjalanan berakhir di sore yang indah..

Dan malam harinya.. Kita sudah merayakan Hari Raya Naw-Ruz bersama-sama 😀 Ya, sobat.. Karena dalam kalender Agama Baha’i, hari baru dimulai tepat setelah matahari terbenam. Jadi jam 6 malam hari ini sudah memasuki tanggal 20 Maret 2016, yang berarti Hari Raya Naw-Ruz telah tiba. 🙂

_20160401_135306

Perayaan sederhana untuk malam ini, yaitu bersama-sama keluarga. Kita membacakan doa-doa untuk Hari Raya, dan juga doa-doa untuk kesatuan umat manusia.

_20160401_135242

Lalu, kita bersalam-salaman saling mengucapkan selamat tahun baru dan saling berharap ke depannya kehidupan jasmani maupun rohani menjadi lebih baik 🙂 Suasananya sungguh menggembirakan dan penuh nuansa kekeluargaan..

_20160401_135225

Dan tak lupa kita lanjutkan bermusyawarah untuk persiapan Hari Raya besoknya, karena kita akan mengundang banyak tamu, yang mana acaranya akan dimulai jam 3 sore.

_20160320_115408

Hari yang membahagiakan 😀 Meskipun aku nggak ikut berbahagia dengan sahabat-sahabat di Jogja, aku ikut berbahagia dengan sahabat dan keluargaku di Pati 🙂

18 Mar

Persiapan Hari Raya Naw-Ruz

Hari ini melanjutkan persiapan untuk Hari Raya Naw-Ruz tanggal 20 Maret 2016 besok, kawan! 🙂

Ya.. Hari Raya Naw-Ruz, hari raya umat Baha’i, yang maknanya adalah tahun baru musim semi Ilahi 🙂

Persiapannya, kita berkarya sama-sama, dengan para sahabat 🙂 untuk properti Drama yang akan ditampilkan saat Naw-Ruz besok 🙂

Persiapan Drama Hari Raya Naw-Ruz
Persiapan Drama Hari Raya Naw-Ruz

Tema utamanya adalah taman bunga, sobat! 🙂

Jadi, sama halnya musim semi di bumi, begitulah makna dari musim semi Ilahi. Bunga-bunga, pohon-pohon, dan alam berseri-seri saat datang musim semi. Begitu juga jiwa manusia, hakikat sejati, rohani manusia, bersemi saat tiba musim semi Ilahi.

Dengan makna Naw-Ruz yang seperti ini, drama yang kita persiapkan pun juga yang bermakna demikian, sobat! 🙂

Kita siapkan drama suatu taman bunga, yang mana setiap orang yang hadir dalam perayaan hari gembira itu nantinya terlibat semua.. Dan ada beberapa teman yang akan berperan sebagai tukang kebunnya 🙂 Dramanya akan diiringi musikalisasi puisi..

Wah sepertinya bakal seru ya! 😀

Ini nih beberapa persiapan kita..

Belanja untuk berkarya!
Belanja untuk berkarya!
Coba-coba bikin mawar, eh jadinya begini :D
Coba-coba bikin mawar, eh jadinya begini 😀
Nggak kotor nggak berkarya
Nggak kotor nggak berkarya
Nggak kotor nggak berkarya (2)
Nggak kotor nggak berkarya (2)
Setelah dimodifikasi, begini lah bunganya.. :D
Setelah dimodifikasi, begini lah bunganya.. 😀
Tukang kebun siap beraksi!
Tukang kebun siap beraksi!

Nah begini lah petualangan hari ini, sobat! 😀

Hari Raya nanti akan menggembirakan 😉

16 Mar

Persiapan Hari Raya Naw-Ruz Yogyakarta

Hari yang cerah ini..

_20160324_205212

Petualangan hari ini menuju ke Bantul, sobat! 😀

Dengan tim muda-mudi Jogja yang sedang mempersiapkan perayaan Hari Raya Naw-Ruz, kawan 🙂 Naw-Ruz adalah Hari Raya umat Baha’i, sobat 🙂 Tepatnya tanggal 20 Maret 2016.

_20160324_205242

Bersama sobatku, Reza (yang nyetir) dan Bahiyyih (duduk belakang), kita ke Bantul untuk melakukan survey tempat perayaan Hari Raya Naw-Ruz besok.

Setelah kita searching.. Kita tentukan pilihan, dan segera menuju ke sana. Desa Wisata Tembi, Bantul. Letaknya di Jln. Parangtritis km 8,5.

_20160324_205037

_20160324_205004

Suasana pedesaan yang asri jadi tema perayaan Naw-Ruz tahun ini, kawan.. 🙂

_20160324_205056

Saat berada di sini sih, kita sangat menikmati hawa pedesaan. 😀 Ternyata ini salah satu pesona Daerah Istimewa Yogyakarta, kawan. Tak hanya Malioboro, ataupun pusat keramaian lainnya. Ketenangan, keasrian dan kesejukan pun ada kalau kita mau menjelajah.. 🙂

Kalau kalian ingin merasakan ketenangan dan keasrian Yogyakarta, kawan.. Menjelajah lah ke area Desa Wisata 🙂 Ada banyak pilihan. Searching aja sesuai minat dan budget 😀

Dan, kita langsung putuskan memilih Desa Wisata Tembi untuk Hari Raya Naw-Ruz tanggal 20 Maret besok. Kita sudah merasa nyaman dengan suasananya, dan tempatnya (kita menyewa pendopo) tidak terlalu mahal. Juga acaranya kan beberapa hari lagi, mungkin akan sulit mencari tempat lainnya.

Ini pendopo yang akan kita gunakan untuk acaranya..

_20160324_205125

Nuansa Jogja banget. 😀 Memang itu tujuan kita. Mengadakan Naw-Ruz untuk teman-teman Jogja, ya sesuai budaya Jogja.

Rencananya kita akan mengundang beberapa keluarga Baha’i, teman-teman muda-mudi dan mahasiswa beberapa Universitas. Karena ini adalah perayaan hari berbahagia, jadi acaranya terbuka untuk sahabat-sahabat kita apapun agama dan latar belakangnya. 🙂

Bakal seru pastinya tanggal 20 Maret nanti 😀

Oya, nih aku sedikit share penampakan brosur Desa Wisata Tembi. Sekalian bantu promosiin 😀

_20160324_205148

Persiapan lainnya.. Segera musyawarah sama tim muda-mudi Jogja untuk menyambut Hari Raya Naw-Ruz 2016 😀

So.. I hope you guys have a nice day ya..! 😉

15 Mar

Belajar Lebih Sistematis dan Konsisten

Kawan!

Gimana harimu? 🙂

Kalau hariku tetap penuh petualangan, sobat! 😀 Meskipun aku hanya duduk di depan meja karyaku, meja tempatku berkarya..

_20160315_104646

Hmm.. Aku belajar hal penting kali ini, kawan! Saat aku sedang terus belajar berkarya..

Lebih sistematis. Lebih konsisten.

Aku belajar hal itu sangat penting, karena.. Itu ‘gue banget’! Begitu kata-kata populer untuk memperjelas dan mempersingkat sesuatu yang sangat sesuai sama diri sendiri.. ‘Gue banget!’

Belajar hal penting ini karena sumbernya ya dari diri sendiri, mengalami sendiri. Dan disini maksudnya adalah TANTANGAN 😀

Tantangan yang ‘gue banget!’ ini bagiku, kawan.. Sangat sesuai karakterku.

Hal yang kukenal dari diriku adalah, aku seorang yang perfeksionis, berusaha melakukan yang terbaik, sebagus mungkin, sedetail mungkin. Sepertinya aura melankolis dan koleris mengalir dalam diriku.

Hasrat memang kupunya selama ini. Baik hasrat saat bertualang menjelajah yang memang belum terlalu jauh kemana-mana, hehe.. Juga hasrat saat berimaginasi yang memang banyak sekali ide di dunia antah-berantah.. *idealis ya? 😀 semoga masih bisa terkontrol dan bisa bermanfaat lah..

Tapi anehnya, aku juga seorang yang santai banget, let it flow, make it fun.. Yah begitulah 😀 Berkebalikan banget kan, hehe.. Aku merasa juga punya jiwa sanguin dan plegmatis yang mendominasi dalam diri.

Sering banget imaginasiku hanya sebatas angan. Karya banyak yang masih konsep. Hmm.. ‘Ntar dulu lah, nanti pasti kukerjakan karyanya.. Sekarang berimaginasi dulu…’ Bla..bla..blaaa.. Gini deh kalo penyakit terlalu menikmati hidup kebablasan..

Aku sadar, setiap karakter itu punya kekuatan yang sangat besar untuk mengembangkan kapasitas diri kita. 🙂

Tantangan utamaku adalah bagaimana mengontrol dan mengelola keempat potensi dalam diri itu supaya bisa saling erat merajut hasrat dalam berkarya, kawan.

Yeah.. Itu kenapa belajar sistematis dan konsisten sangat penting bagiku. 🙂

Okeh! Siap lanjutkan petualangan hari ini dengan lebih lagi belajar sistematis dan konsisten.

Dengan begitu aku yakin potensi diri dalam berkarya akan lebih maksimal..

Yaitu, sistematiskan intuisi jiwa melankolis, konsistensikan dengan hasrat koleris, serta sistematisnya aura sanguin untuk daya imaginasi, juga tak lupa semangat plegmatis untuk kapanpun dimanapun selalu nikmati hidup! 🙂

So.. Yuk ah lanjut berkarya dan bertualang…

11 Mar

Puisi ‘ku’ dan Mulai #PlankChallange!

Hati serasa sedih hari ini, kawan. Tantangan hari ini. Ya, seperti petualangan hari ini. Tantangan pun datang hari demi hari.

Tapi bagaimanapun, aku berusaha untuk hadapinya dengan senyuman 🙂

Kesenduan hari ini, kucoba ekspresikan dalam karya. Berpuisi. Kuberi judul ‘ku’.

_20160324_154851

..Kekasihku

masih pantaskah.

hingga ku tak mampu tau.

cinta sejati cinta semu.

hasratku kemarin.

mengundang kelemahanku. kebodohanku.

kuatnya juangku.

tak berdaya juga olehku.

saat ingin kubuang jauh-jauh aku.

kupungut lagi kehinaanku.

muncul jaya sombongku.

ternistakan lah aku.

bagaimana kah ini.

selalu.

bayanganku.

menghasutku. menjauhi..

kusadar. tak ada jalan lain.

teruslah ku berjalan.

lebih lurus. lebih jauh.

hingga ku mencapai..

Itu kawan.. Karya sederhana yang iringi kesedihanku 🙂

Tapi tak harus berhenti di sini hari ini. Cukup sedihnya. 😀

Aku temukan cara untuk segera merubah moody-ku hari ini. Olahraga!

Yeah! Aku akan coba ini, kawan..

30 Days #PlankChallange

Tantangan Plank selama 30 hari. 😀

Ya.. Untuk hari ini, dimulai dengan beberapa kali push-up dan 20 detik Plank dulu. Aku akan berusaha komitmen dan konsisten jalani #PlankChallange ini! 🙂

Aku pilih ini karena olahraganya simple, dan bisa dilakukan kapanpun dimanapun. Cocok banget buatku yang sering kali mobile dan melakukan perjalanan untuk tugas pengabdian di masyarakat.

Plank ini akan membentuk otot bahu, tangan, dan perut. Cocok untuk kondisiku yang perlu melatih otot tubuh. Memulai dari yang simple dulu.

Anyway, olahraga sangat efektif buat moodbooster hari ini. Setelah agak melow karena tantangan hidup 😀

So guys! Kesedihan memang akan selalu jadi tantangan hidup. Tapi bangkit untuk berbahagia dan ceria lagi adalah keharusan untuk hadapi tantangan itu! 😉