13 Feb

Berdiskusi Tentang Musyawarah, Kawan

Kawan..

Mari berdiskusi 🙂

Diskusinya tentang ilmu berdiskusi 😀 Ya, khususnya tentang musyawarah. 🙂

Suasana musyawarah
Suasana musyawarah

Musyawarah.. Sudah sangat umum, kan sobat kata ini di telinga kita. Sudah sering juga kata ini digunakan di masyarakat 🙂

Ya.. Karena musyawarah adalah suatu sistem penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sistem konstruktif yang menyatukan berbagai aspirasi dan ide untuk kemudian memunculkan suatu keputusan yang disepakati bersama, untuk dijalankan bersama.

Yah itu definisi musyawarah dong hanz 😀 Ya, kawan.. Sedikit berbagi perspektifku saja 🙂

Ada beberapa hal yang mau aku bagikan terkait musyawarah ya kawan.. Silahkan kalau sobat semua ada pandangan atau masukan lainnya 🙂

Seiring pembelajaran dan praktik di lapangan yang sedang dan terus kualami, ini beberapa pandanganku kawan..

Dasar musyawarah adalah rohani

Musyawarah adalah dasar bagi suatu masyarakat, baik dari struktur terkecil yaitu keluarga hingga struktur terkompleks seperti pemerintah atau institusi kemasyarakatan, untuk menganalisa realita, memahami peluang maupun tantangan dengan pertimbangan yang baik, sehingga bisa mengambil keputusan terbaik untuk kebaikan orang banyak.

Dari situ kita bisa ambil beberapa elemen penting terkait musyawarah, kawan.. daya analisa; daya pertimbangan; pengambilan keputusan; dan kebaikan bersama, semua pihak.

Untuk mewujudkan musyawarah yang seperti itu, kawan.. Tentu tak mudah. Ada sifat dan sikap yang dibutuhkan, diperjuangkan untuk diterapkan..

Sifat rendah hati, bahwa saya dan setiap orang yang bermusyawarah sama-sama sedang berusaha dengan rendah hati. Sifat dermawan, bahwa setiap dari kita harus berbagi pemahaman dengan dermawan tapi tetap rendah hati. Sifat cinta kasih, bahwa landasan utama musyawarah adalah hubungan cinta dan kasih sayang antar setiap anggota yang bermusyawarah. Sifat jujur, bahwa jujur adalah dasar kebajikan manusia sehingga dasar musyawarah adalah kejujuran untuk mendapatkan kebenaran. Dan tentu sifat-sifat baik lainnya seperti murni, gembira, tanpa prasangka..

Sikap yang dibutuhkan.. Sikap belajar, bahwa semua yang bermusyawarah sedang belajar berkontribusi untuk kemajuan bersama. Sikap hormat, bahwa setiap orang berusaha saling menghormati, baik terhadap pendapat maupun pribadi orang lain. Sikap tak mementingkan diri sendiri, bahwa musyawarah sebagai media aspirasi bersama dan untuk kebaikan bersama pula. Sikap doa, bahwa kita manusia yang terbatas memohon petunjuk dan bimbingan pada Yang Maha Tak Terbatas. Juga sikap-sikap yang menunjukkan keluhuran dan martabat manusia, kawan 🙂

Ini menunjukkan bahwa musyawarah itu berdasarkan pada sifat dan sikap yang rohani, kawan 🙂 yang mewujudkan keluhuran dan kemuliaan manusia 🙂 Sebagaimana dasar dari semua Ajaran Ilahi yang menyebutkan bahwa manusia adalah makhluk rohani yang mempunyai potensi-potensi kerohanian.

Tujuan musyawarah adalah tujuan bersama

Musyawarah yang berdasarkan pada sifat dan sikap yang rohani, yang menjunjung keluhuran dan kemuliaan manusia, sudah tentu akan mempunyai tujuan yang tinggi dan luhur, kawan 🙂

Apakah musyawarah yang luhur, bersifat dan bersikap rohani, dengan standart yang tinggi, hanya bertujuan sempit untuk kemajuan sekelompok kecil orang? Untuk memanipulasi dan mendominasi?

Tidak, kawan! 🙂 Ya.. Jika musyawarahnya sudah berdasarkan standart tertinggi tersebut, setiap anggota yang bermusyawarah akan sadar dengan sepenuhnya, bahwa setiap dari mereka membawa amanah untuk kebaikan, bahwa motif utama mereka adalah untuk pengabdian pada semua masyarakat. 🙂

Musyawarah menyelesaikan masalah dan menemukan solusi

Musyawarah dengan standart yang tinggi itu memang tak mudah, kawan. 🙂 Mari kita semua belajar dan menerapkannya..

Karena musyawarah yang seperti itu, niscaya akan mewujudkan terselesaikannya permasalahan dan ditemukannya solusi dan jalan keluar.

Jelas, musyawarah yang bermartabat dan luhur tak akan menghasilkan perdebatan, pertikaian, perselisihan, yang akibatnya malah menambah masalah dan tak menemukan solusi 🙂

Musyawarah benih kesatuan dan perdamaian.

Dunia saat ini sedang bersedih, kawan.. Dunia sedang mengalami kekacauan, dan tak mustahil mengarah pada kehancuran di masa depan, andai saja kita semua tak hentikan pertikaian dan perpecahan ini..

Harapan masih ada. Mari bersama-sama membangun harapan dan kesatuan di antara maraknya daya-daya pemecah belah..

Dengan membangun budaya musyawarah yang luhur dan bermartabat, sebagaimana kita manusia sebagai makhluk yang mulia, dengan bersama-sama mencari dan memajukan kebaikan bersama.. Jelas, harapan masa depan akan kesatuan dan perdamaian sangat mungkin terjadi 🙂

Itu kawan.. Beberapa ulasan untuk berbagi perspektifku 🙂 dari apa yang kupelajari dan kualami.

So.. Aku sangat terbuka untuk belajar dari kalian juga, sobat! 🙂

Berbagilah pandangan kalian.. Ayo kita berdiskusi, menggali wawasan perluas pemahaman!

“Musyawarah yang berdasarkan pada keluhuran dan kemuliaan manusia sebagai makhluk rohani, akan mewujudkan kebaikan bersama.. Inilah benih kesatuan dan perdamaian masa depan.” lukmanhanz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *