02 Jan

Doa Bersama Sebagai Ruang Pembentuk Kesatuan dan Keharmonisan Masyarakat

Kawan..

Aku mau berbagi tentang pengabdian yang aku pelajari dan terapkan di masyarakat 🙂

Kesatuan dan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam

Kesatuan dan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam

Masyarakat itu beragam. Latar belakangnya bervariasi. Mulai dari jenis kelamin, usia, suku, ras, agama, pendidikan, bahasa, budaya, dan beragam realita lainnya.

Tenang kawan, aku bukan mau membahas hal yang sensitif yang mengarah pada perdebatan dan perselisihan, misal terkait isu SARA 🙂

Aku di sini mau berbagi opini dan gagasan sesuai apa yang kupelajari dan alami, dan hal ini berkaitan dengan pengabdian di dalam masyarakat.

Ya.. Dengan beraneka ragamnya latar belakang masyarakat, tentu sangat mempengaruhi kehidupan. Pengaruh keragaman masyarakat itu, kalau kita melihat realitanya, ada yang menimbulkan bentrokkan dan perselisihan, tapi tidak sedikit juga bentuk-bentuk keharmonisan.

Perselisihan, bentrokkan, perdebatan yang menimbulkan perpecahan dalam masyarakat bersumber dari prasangka. Dan, prasangka itu sangat besar faktornya dikarenakan ketidaktahuan. Benih prasangka muncul, dan dikuatkan menjadi rasa kebencian. Mencuatlah perselisihan.

Tapi ada juga upaya-upaya di dalam masyarakat yang bertujuan untuk membangun keharmonisan dan kerukunan. Upaya-upaya itu didasarkan pada kesadaran bahwa kita semua hidup berdampingan sebagai manusia. Toh akan lebih baik dan bermartabat saat kita saling berbagi kasih dan hidup dengan semangat persaudaraan.

Well.. Aku melihat dan belajar realita-realita itu, kawan.. Saat aku sedang dan terus belajar menerapkan pengabdian untuk masyarakat 🙂

Yang aku pelajari dan terapkan, bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk spiritual, makhluk rohani, yang mempunyai derajat kemuliaan yang luhur. Manusia adalah makhluk yang mulia.

Aku percaya semua Agama mempercayai hal ini, dan juga mengajarkannya untuk setiap umatnya, bahwa manusia itu mulia 🙂

Untuk itu, manusia mempunyai potensi-potensi kerohanian yang luar biasa. Karena itulah derajat manusia, berkah manusia dari Sang Pencipta.

Doa, adalah salah satu sumber kekuatan potensi rohani itu kawan 🙂 Ya, selain itu juga, sumber kekuatan rohani adalah berusaha menerapkan dan mentaati Bimbingan Sang Pencipta 🙂 melalui Ajaran sesuai keyakinan masing-masing.

Kali ini aku mau mendiskusikan tentang doa, kawan.

Kekuatan doa akan memunculkan potensi kekuatan rohani dalam diri manusia. Berkah Sang Pencipta akan menaungi kekuatan rohani untuk manusia.

Semua manusia, tak dibedakan asal usulnya, derajatnya, suku dan rasnya, agamanya, semua sederajat dalam pandangan Sang Kuasa. Semua manusia mempunyai potensi kekuatan rohani itu.

Saat potensi kekuatan rohani itu dicurahkan di masyarakat kita, bukannya berkah yang luhur akan menaungi masyarakat?

Saat semua anggota masyarakat, apapun perbedaan realita fisiknya, yang mana di Hadapan Tuhan semua adalah sederajat, turut berdoa bersama, menciptakan harmoni dan bersatu dalam doa, apapun keyakinannya dan sesuai agamanya, bukankah akan menciptakan semangat cinta dan kesatuan dalam masyarakat?

Dan bukankah cinta dan kesatuan itulah, dasar Ajaran dan Bimbingan setiap Agama?

Lalu, bukankah Sang Kuasa Yang Maha Cinta berkehendak agar para hambanya menciptakan keharmonisan dan kesatuan yang penuh cinta?

Hal ini semua untuk kita renungkan dan upayakan, kawan 🙂

“Doa bersama sebagai ruang menciptakan keharmonisan dan kesatuan, karena Berkah Sang Maha Kuasa dicurahkan pada masyarakat yang bersatu penuh cinta” lukmanhanz

2 thoughts on “Doa Bersama Sebagai Ruang Pembentuk Kesatuan dan Keharmonisan Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *