30 Aug

Kata Hati untuk Banyuwangi

Kanapi..

Mas Api-Api..

Begitu sebutanku..

Dari saudara-saudari..

Yang kenaliku..

Di Banyuwangi…

Sungguh..

Banyuwangi melekat di hatiku!

Aku belajar bahagia, rendah hati,

Dan teguh!

Meski tak seberapa waktuku di Tanah Blambangan..

Dan kini saatnya kulanjutkan petualangan!

Petualangan matangkan kehidupan!

Hei kawan..

Biarkan aku sedikit bercerita padamu..

Melalui kata-kata apa adanya dari hatiku..

Tentang Banyuwangi..

Semenjak bertemu pertama kali..

Hingga saat ini akan pergi..

Banyuwangi..

Pertama kali kujumpa denganmu..

Saat aku berumur termanisku..

17!

Masih sangat aku teringat..

Ke Banyuwangi..

Mendatangi momen bahagia salah satu sahabat baikku..

Saat dia menikah dengan gadis impiannya..

Di tanah kelahirannya, Banyuwangi..

Kesan pertama begitu manis ke Banyuwangi..

Mulai kukenali dan kusayangi kerabat di sini..

Tak terpikir sama sekali, di usia itu..

Ku sudah melanglang jauh, sendiri..

Saat malam teman seusiaku nyaman di ranjang..

Kupulang berdesakan dalam bus penumpang..

Ya.. Ke Banyuwangi.. pertama kali..

Lalu.. petualangan hidupku tentang Banyuwangi tak terhenti..

Kesempatanku untuk ikut menyumbang..

Menyumbang pada kebaikan masyarakat..

Masyarakat Banyuwangi..

Anak, Remaja, Pemuda, Dewasa..

Semua menjadi mitraku..

Semua menjadi sahabatku..

Semua menjadi keluargaku..

Kurasakan kebahagiaan, kepedihan, dan perjuangan mereka..

Dan tak hanya kurasakan.. aku berusaha terlibat dalam kehidupan mereka..

Ya.. banyak sekali kisah bahagia, sedih yang hanya sementara karna hanya bahagia yang sejatinya..

Kuterkesan dengan budaya makan!

Yang terinspirasi dari leluhur mereka, Minak Jinggo..

Kuterkesan dengan keramahan!

Yang kudapatkan dari saudara yang sudah kukenal maupun baru kukenal..

Kuterkesan dengan kerohanian!

Yang sedang terus ditumbuhkan masyarakat ini menjadi masyarakat yang lebih rohani..

Ya.. kuterkesan dengan Banyuwangi..

Dan.. perjalanan hidup harus berlanjut..

Tapi tenanglah kawan..

Aku masih akan terus kembali..

Ke tanah Banyuwangi..

Tanah yang mengajarkanku..

Kebahagiaan, kerendahan hati, dan keteguhan!

Tenanglah..

Kanapi akan kembali..

Ke Banyuwangi…

18:23 – 30 Agustus 2015, Stasiun Sumber Wadung Banyuwangi

4 thoughts on “Kata Hati untuk Banyuwangi

    • facebook-profile-picture

      Waahhh, Mas Fahim 😀
      Seneng sekali rasanya dikomentarin Putra Asli Banyuwangi 😀
      Waahh, bagi dong mas catatan kecilnya tentang Banyuwangi 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *