29 Aug

Belajar dari Seniman Jalanan

Kawan..

Apa kabar hari ini? 😀

Hari ini aku mau share tentang Seniman Jalanan..

Sobatku, mas Agus, mengapresiasi Seniman Jalanan yang ada di belakangnya dengan memberinya uang dan meminjam gitarnya untuk bernyanyi

Sobatku, mas Agus, mengapresiasi Seniman Jalanan yang ada di belakangnya dengan memberinya uang dan meminjam gitarnya untuk bernyanyi

Biasanya mereka disebut ‘pengamen’.

Tapi aku lebih suka sebut mereka Seniman Jalanan 🙂

Kreasi mereka perlu kita apreasi..

Karena tak ada wadah atau tak ada kesempatan untuk mengembangkan kapasitas mereka saja, sehingga mereka turun di jalan.

Terlepas dari niat mereka, yang mana sebagian besar memang mencari uang, di masa ekonomi yang sulit, lowongan pekerjaan yang semakin sempit.

Mereka memang salah satu dampak ketidakadilan zaman. Selain itu juga dampak dari upaya mereka. Mungkin juga upaya keras belum mereka keluarkan sepenuhnya.

Jadi.. menurutku, baik faktor eksternal (lingkungan dan masyarakat) maupun internal (diri sendiri) itulah yang menyebabkan Seniman Jalanan terus berkarya mencari nafkah.

Bagi aku sendiri kawan..

Selama perjalananku, yang jelas memang sering ketemu Seniman Jalanan, aku tetap mengapresiasi mereka..

Pengalamanku gini.. 🙂

Kalau aku ketemu Seniman Jalanan yang memainkan musik yang biasa saja, sudah umum, dan nggak ada ciri khas atau daya tariknya.. biasanya aku nggak beri apa-apa, cukup senyuman dan bilang sopan “maaf mas”. Semoga apresiasiku cukup untuk membuatnya berkarya lebih keren lagi 🙂

Nah kalau aku ketemu Seniman Jalanan yang unik, asik, menghibur, dan ada ciri khasnya.. entah suaranya, alat musiknya, atau lagunya.. Aku apresiasi dengan beri beberapa uang, seadanya secukupnya kupunya 😀 atau juga pernah kuberi snack atau minuman buat mereka kalau pas aku bawa, sambil bilang “keren mas, terus berkarya!”

Di samping semua itu sobat, ada yang bisa aku pelajari..

Bahwa apapun kondisi orang lain, walau Seniman Jalanan dipandang sebelah mata, kita belajar apresiasi mereka.

Selain apresiasi mereka, kita juga bisa mendukung untuk mengembangkan kapasitasnya. Mendukung itu banyak hal, nggak hanya soal dukungan materi. Kita bisa jadi teman mereka untuk sharing, saling memotivasi untuk maju.

Itu menurutku kawan..

Yang mana aku sedang terus belajar menerapkan semangat persahabatan universal. Sekali lagi, sedang berusaha 🙂

“Seniman Jalanan ada, untuk diapresiasi dan didukung untuk lebih meningkatkan kapasitasnya! 🙂 ” lukmanhanz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *