29 Apr

Berbagi Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Sobat-sobatku! Para petualang kehidupan 😀 Apa kabar guys? Yes, semoga kita semua diliputi kegembiraan! 🙂 Aku mau berbagi sesuatu yang menarik, kawan! Semoga bagi kalian juga menarik ya, hehe.. Tentang Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing!

Wih, dari judulnya sepertinya kamu mau curhat, hanz? 😀

Ya sobat! Ini berdasarkan pengalaman perjalanan dan petualanganku! True story nih! hehehe..

Well.. ini nih brother n’ sister, tips berpetualang di tempat baru yang asing!

Tetap tenang, tetap waspada!

Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Tetap tenang tetap waspada! Meski di hutan 😀

Ini kunci pertama, kawan! Di manapun kita berada, sejauh apapun, seasing apapun, tetap tenang tetap waspada! Nyamankan pikiran kita, jangan panik, karena semua akan baik-baik saja 🙂

Karena.. saat kita tenang dan waspada, pikiran akan jernih. Solusi akan didapat jika kita menghadapi tantangan, perasaan takut tersesat akan hilang karena kita tenang mencari solusi. So, keep calm ya…

Tetap senyum, tetap gembira!

Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Meski jauh dari rumah, tetap senyum tetap gembira 🙂

Saat pikiran tenang, dan tetap waspada.. jangan kaku juga ya. Tetep dong, mesti ramah bin murah senyum 😀 Biar tetep awet manisnya.. apanya yang manis? senyumnya! Senyum semua orang kan manis 😉

Tetap tersenyum dan selalu gembira menunjukkan kita selalu bahagia, di manapun berada, tak terkecuali di tempat asing juga! Dengan begitu, kita selalu bersyukur, di manapun kita berada.. 🙂

Jangan malu bertanya!

Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Karena tak malu bertanya, dapat tumpangan gratis deh 😀

Ini yang penting juga kawan! Setelah tetap tenang bin waspada, dan juga senyum bin gembira.. kita juga mesti belajar dari realita setempat. Jangan pernah kita merasa cukup tau! Ayo kita semua terus belajar realita setempat dengan bertanya. 🙂

Dengan tetap memegang prinsip tenang bin waspada dan ramah senyum bin gembira, kita bisa bertanya pada orang-orang sekitar kita, apa yang perlu kita tanyakan dan pelajari.

Hormati budaya lokal!

Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Hormati budaya lokal ya kawan 🙂 *bersama Suku Tengger Bromo

Sebelum mau dihormati, belajarlah menghormati! Yah istilah sederhana ini berlaku di manapun kawan! Pun di tempat yang bagi kita asing.

Setelah kita tau realita lokal melalui bertanya dan berbincang dengan masyarakat setempat, sudah selayaknya kita menghormati budaya dan kebiasaan mereka.. Ayo kita jadi petualang yang bersikap hormat! 🙂

Membaur dengan budaya lokal!

Tips Berpetualang di Tempat Baru yang Asing

Dengan sarung! Selain pengusir dingin, juga cara membaur dengan Suku Tengger Bromo 🙂

Daaan.. setelah kita belajar menghormati budaya lokal.. tunjukkanlah bahwa kita adalah petualang yang terbuka. Baik pikiran dan tindakan kita, terbuka untuk berteman dan membaur. 🙂

Dengan membaur, ayo kita jadi petualang yang terus menambah sahabat, menambah ilmu, dan menambah pengalaman.. 😀

Siap?

Itu kawan.. beberapa pengalamanku dan tips berpetualang di tempat baru yang asing!

Ayo kita semua jadi petualang yang selalu menebar kegembiraan di manapun berada 😀

Semoga tips berpetualang di tempat baru yang asing ini bisa bermanfaat!

Yes! kita terus belajar, terus berbagi hal-hal bermanfaat, untuk kita semua! 🙂

Kalian ada tanggapan, respon? Yuk diskusi! 😉

“Nih tips berpetualang di tempat baru yang asing, dari pengalaman sederhanaku untuk kebaikan kita semua 🙂 ” lukmanhanz

27 Apr

Inspirasi dari Arjuna Sang Pengembara

Inspirasi dari Arjuna
Inspirasi dari Arjuna

Ukiran Tokoh Wayang ‘Arjuna’

Kawan! Kita semua pasti sudah tak asing lagi dengan serial televisi Mahabharata! Nah.. beberapa waktu lalu bahkan serial yang mengangkat cerita legenda dari India ini sangat booming di Indonesia. Bahkan noh artis pemerannya masih eksis di Indonesia! 😀 Kali ini aku lebih fokus berbagi salah satu pelajaran dari kisah Mahabharata, kawan! Ya.. Inspirasi dari Arjuna Sang Pengembara!

Arjuna, salah satu tokoh penting dalam kisah Mahabharata. Karena inspirasi dari Arjuna, semua orang sudah pasti mengenal tokoh yang melegenda ini. Apa yang orang ketahui tentang Sang Arjuna? Yuk coba kita list..

Tampan (*hal pertama yang diketahui semua orang 😀 ), gagah, ksatria, pemanah hebat, pangeran, pengembara, petualang, petapa, penakluk wanita..

Wah kalau dilihat sosok Arjuna layaknya lelaki sempurna ya! 😀

Itulah sosok Arjuna yang melegenda!

Banyak karya yang menyimbolkan karakter Arjuna sebagai petualang cinta yang rupawan dan gagah berani.

Nah, kawan.. di sini aku mau berbagi sudut pandangku tentang sosok Arjuna, apa yang buatku mendapatkan inspirasi dari Arjuna. Dan semoga, mampu menginspirasi kita bersama 🙂

Dari buku-buku sejarah dan kisah Mahabharata yang kubaca..

Arjuna digambarkan sebagai seorang ksatria, pangeran gagah berani, yang sangat mencintai keluarganya. Bahkan saat hendak memulai perang Bharata Yuda, hati lembutnya ragu karena akan melawan keluarganya sendiri. Tapi berkat keyakinan akan kebenaran, dia bangkit menegakkannya.

Dia juga seorang pejuang perang yang sangat unggul dengan senjata panahnya (yang dikenal ‘Gandiwa’). Selain itu, Arjuna juga seorang yang tak pernah puas untuk terus mendapatkan ilmu. Ini terlihat dari kemauan kerasnya, hasratnya akan ilmu dengan terus mengembara, bertualang, dan bertapa.

“Arjuna, pengembara yang berperilaku lembut dan berkemauan keras!” Sekilas gambaran yang menjelaskan sosok Arjuna!

Inilah inspirasi dari Arjuna yang kudapatkan, kawan..

Kita semua, aku juga.. adalah sang pengembara kehidupan, bagaikan Sang Arjuna.

Dalam pengembaraan hidup ini..

Mari kita terus berusaha memperlembut perilaku kita untuk melakukan kebaikan pada semesta. Perilaku yang lembut adalah gambaran kebesaran jiwa, kebaikan hati, kemurnian diri..

Dalam pengembaraan hidup ini..

Mari kita terus berjuang dengan kemauan keras untuk melakukan yang terbaik yang kita bisa lakukan. Kemauan keras adalah gambaran kekuatan jiwa, keteguhan hati, dan ketangguhan diri.

Inilah inspirasi dari Arjuna, sobat!

Di dalam diri yang lembut terdapat kemauan keras untuk terus berjuang!

Dan

Di dalam kemauan yang keras terdapat kelembutan cerminan kebaikan hati!

Apa yang kalian dapatkan tentang inspirasi dari Arjuna, kawan? 🙂

Let’s share and discuss!

“Inspirasi dari Arjuna, pengembara berhati selembut sutra dan berkemauan sekeras baja. Semoga menginspirasi kita bersama!” lukmanhanz

26 Apr

Transportasi ke Banyuwangi

Transportasi ke Banyuwangi
Transportasi ke Banyuwangi

Bertualang ke Banyuwangi

Hey sobat petualang! Mau bertualang ke Banyuwangi? Bisa jadi salah satu opsi petualangan sobat! Karena Banyuwangi sedang booming dalam sektor petualangan dan pariwisata! 🙂 Nah bingung soal transportasi ke Banyuwangi? Aku bakal share kok sobat!

Transportasi ke banyuwangi, memang ada beberapa opsi sih.. dan nantinya pasti tergantung selera, gaya, sama budget petualangan kita, hehe..

Okey.. aku mulai sebutkan ya beberapa pilihan transportasi ke Banyuwangi..

Sepeda motor!

Motorku Sobatku

Motorku Sobatku

Naik sepeda motor ke Banyuwangi bakal seru kawan! Rasakan sensasinya bermanuver, bertualang dengan sepeda motor. Kalau dari Surabaya, rute yang dilewati sangat indah, jalan raya tidak terlalu rusak, karena memang jalan provinsi, dan bagi petualang motor, lama 6-8 jam berkendara tak terlalu masalah kan?

Jarak tempuh sekitar 300 km lah dari Surabaya. Ya itu termasuk berkendara dengan santai kok, bisa sering istirahat buat ngopi atau sekedar foto-fotoan 😀 Untuk rutenya, bisa melalui beberapa kabupaten. Jadi, berangkat dari Surabaya, melalui Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, dan sampai lah di Banyuwangi.

Kereta Api!

Bertualang dengan kereta api

Bertualang dengan kereta api

Aku juga paling suka bertualang dengan kereta api, kawan! Selain saat ini pelayanan kereta api sudah lebih baik (Ada cerita seru nih pengalamanku dengan kereta api 😀 ), juga kita masih bisa menikmati pemandangan dan berinteraksi seru dengan penumpang lainnya. Sahabat baru, belajar hal baru! 😀

Untuk kereta api sebagai transportasi ke Banyuwangi, kita bisa naik dari Surabaya dengan kereta api mulai dari kelas ekonomi, ada Sri Tanjung dan Probowangi, sampai kelas bisnis dan eksekutif, Mutiara Timur siang dan malam. Tinggal pilih deh, sesuai selera dan budget 😀

Bus!

Bertualang dengan bus

Bertualang dengan bus

Coba rasakan sensasi petualangan dengan bus juga kawan! Pasti dijamin tak terlupakan 😀 Mulai dari pengalaman berhimpit-himpitan, kepanasan, bahkan resiko kecopetan, hehe.. Ya itu kalau kita naik bus kelas ekonomi. Kalau naik bus patas atau eksekutif, resikonya cuman dioper sana-sini, pindah bus (bus ekonomi pun oper sana sini juga).. itu kalau pas penumpang sepi, hehe..

Nah, tipsnya kalau mau naik bus sebagai transportasi ke Banyuwangi, kawan.. naik saja secara estafet. Itu bakal lebih cepat dan aman! Kenapa? Karena bakal terhindar dari resiko oper sana-sini, bahkan nunggu lama di terminal. Rute estafetnya, coba naik dari Terminal Purabaya (Bungur) Surabaya ke Probolinggo. Dari Probolinggo lanjut ke Jember. Dan terakhir, Jember langsung ke Banyuwangi! 🙂

Pesawat Terbang!

Kalau yang ini, aku belum pernah coba sih! 😀

Kata beberapa temanku yang udah pernah naik pesawat terbang sebagai transportasi ke Banyuwangi.. cuman butuh waktu sekitar 45 menit! Hehehe, cepet banget! Coba deh search infonya, denger-denger sih mulai banyak rute penerbangannya 🙂

Semoga sharing singkat pengalamanku tentang transportasi ke Banyuwangi bisa berguna buat kalian sobat, para pecinta petualangan! 😀

So.. enjoy your holiday! Kami tunggu di Banyuwangi!

“Transportasi ke Banyuwangi.. mau pilih sepeda motor, kereta api, bus, atau pesawat terbang?” lukmanhanz

19 Apr

Backpacker Indonesia, Sobat-Sobat Petualanganku

Guys.. We have a good day, right? 😀 Yes! Aku lagi belajar banyak dari para backpacker nih! Backpacker Indonesia khususnya. Kalau untuk Backpacker Internasional, ntar dulu deh, hehe..

Backpacker Indonesia

Backpacker Indonesia

Sekilas tentang backpacker ya kawan.. dan aku yakin kalian semua sudah pada ngerti apa maksudnya backpacker itu 🙂

Backpacker, backpack itu bisa berarti tas ransel yang khas banget buat para petualang. Ukuran, gaya, warna apapun.. terserah! Terserah yang pake maksudnya 😀

Jadi, simple-nya.. backpacker itu adalah orang yang memanggul tas ransel di punggungnya dengan ukuran, gaya, dan warna apapun sesuai seleranya, untuk ke sana ke mari, bertualang sesuka hati. Itu! 😀

Okey, balik lagi soal pembahasan Backpacker Indonesia, guys…

Bertualang dengan para backpacker!

Bertualang dengan para backpacker!

Ternyata komunitas ini sudah cukup lama eksis! Iya sih, selama ini aku bertualangnya lebih sering solo traveling, jadinya gak tau kalo ada komunitas Backpacker Indonesia. 😀

Trus komunitas Backpacker Indonesia ini sangat eksis di dunia maya, karena aku ketemu awalnya juga dari website resminya Backpacker Indonesia.

Bergaya dengan para backpacker

Bergaya dengan para backpacker

Trus dari website itu, ada grup-grup per regional atau kota. Nah aku langsung search regional Surabaya.. Ketemu lah, Backpacker Indonesia (BPI) Regional Surabaya..

Grupnya ada di Facebook, dan Social Media lainnya kawan.. tapi aku tahunya grup komunitas ini di Facebook. Coba deh kalian gabung grup mereka, check it out!

Nah.. karena emang sementara aku ini ada di Banyuwangi, dan terus mobile ke beberapa kota lain, jadinya aku jarang ketemu teman-teman BPI Regional Surabaya.

Padahal, pasti seru kalau kita punya kesamaan hobi dan passion di bidang adventure trus kita bertualang bareng! Sedaaap!

Tapi, karena kita semua adalah para backpacker, para petualang.. jadi di manapun kita, itu nggak masalah! Karena kita punya satu rasa, satu tujuan, yaitu teman seperjalanan! 🙂

Di manapun kita berada, di manapun kita bertualang, selama masih menggunakan konsep backpacker, dan juga selama masih di Indonesia *lho, hehehe.. jadinya ya, kita disebut Backpacker Indonesia! 😀

So, sobat-sobat para backpacker, kita sama-sama belajar dan menikmati perjalanan kita yaaa… 😀

“Kita lah para Backpacker Indonesia, sobat seperjalanan..” hanz

18 Apr

Ejekan untuk Keakraban, Benih Maraknya Bullying!

Ejekan untuk keakraban

Ejekan untuk keakrabanGuys.. Apa kabar? Semoga harimu menyenangkan kawan.. 🙂 Eh begini, aku terinspirasi satu hal ini.. yaitu belajar tidak melihat keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain sebagai ejekan untuk keakraban.

Ya awalnya sih aku terpikir hal seperti itu saat aku sedang bercanda sama teman-temanku.. Ya kita saling ejek karena niatnya ya untuk saling bercanda dan kita yakin nggak ada yang tersinggung atau sakit hati. Nah, kata-kata ini yang membuat semua akan baik-baik saja, “Ejekan untuk keakraban kok!”.

Iya sih, memang umumnya sekarang kan kalau becandaan itu bahan yang dipakai kan tentang ejekan keburukan, kelemahan, atau kekurangan orang lain.. Nah itu yang sudah menjadi kebiasaan 😀 Kebiasaan kalau ejekan untuk keakraban!

Tapi kita sebenarnya ngerti kan kawan, kalau itu memang kebiasaan yang kurang baik? hehehe.. Ya simplenya sih perasaan risih kalau yang diucapkan selalu kejelekan, betul nggak?

Iya kawan.. Aku juga sedang banyak belajar untuk mulai membiasakan diri tidak melihat kejelekan atau kelemahan orang lain, teman, sahabat, atau keluarga kita sendiri hanya dengan alasan untuk becandaan atau biar semakin akrab..

Ya ini tantangannya.. apakah cara ini, ejekan untuk keakraban, jadi salah satu cara dalam persahabatan.

Karena, bisa menggunakan cara lain yang lebih menyenangkan untuk bisa saling akrab dan becandaan, dengan persahabatan yang lebih alami 🙂

Karena menurutku, kawan.. kebiasan ejek-mengejek, olok-mengolok inilah, yang membuat kita terbiasa mem-bully.

Nah, ini trend masa kini, bully!

Mem-bully orang lain karena kesalahannya, kelemahannya, kekurangannya.. pokoknya yang jelek-jelek lah yang dilihatnya.

Yaa.. ini karena kita terbiasa melihat kelemahan dan kekurangan orang lain, bahkan termasuk sahabat kita, yang niatnya tadi ‘ejekan untuk keakraban’.

Kebiasaan ejekan itu kita lakukan juga pada orang lain, jadilah bullying, kawan!

So.. ayo kita sama-sama membiasakan diri tak melihat kelemahan dan kekurangan orang lain. Yang sisi baiknya masih banyak kok! 😉

Sekali lagi sob.. Ayo kita belajar 🙂

Tapi saat kita juga masih melakukan kesalahan, kita refleksi diri, introspeksi diri lagi 🙂 dan berusaha lagi untuk lebih baik…

Gimana menurut kalian guys? Ada tanggapan menarik? Yukk diskusi…

“Semangat persahabatan bisa dilakukan tanpa bahan ejekan untuk keakraban 🙂 ” hanz