28 Dec

Masa SMA: Agama untuk Cinta dan Kesatuan

Guys.. cerita lainnya dari masa-masa SMA lagi nih 🙂

Masa SMA banyak sekali aku belajar, yah sepertinya masa SMA itu aku serasa baru, hehehe..

Begini pemikiranku saat SMA…

Saat masa SMA aku punya banyak sekali teman yang berbeda-beda Agama.. Eiittsss, sebelumnya perlu penjelasan ya guys.. Di sini aku bukannya mengangkat isu SARA dengan menyinggung Agama atau Kelompok tertentu..

Yang kita diskusikan di sini secara universal.. 🙂

Sobat-sobatku, ada yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, maupun Konghu-Chu..

Dulu, lingkungan umum membentukku kalau ada perbedaan antara Agama-Agama itu, ada sekat-sekat di antara setiap Agama..

Pandangan bahwa Agama-Agama itu berbeda yang menimbulkan prasangka antar Agama maupun jarak dalam hubungan bermasyarakat, dan dampaknya adalah sesuatu yang ekstrim seperti perselisihan, perpecahan ataupun kekacauan mengatasnamakan Agama..

Aku pribadi merasa aneh tentang hal itu, yang kita pelajari sejak kecil, dari bapak dan ibu kita, apa pun Agama kita.. Agama itu mengajarkan cinta, kasih sayang, dan perdamaian..

Dan… sejak SMA itu, aku belajar tentang kesatuan Agama, bahwa Agama itu satu, karena semua Agama juga membimbing manusia untuk jadi lebih baik, juga tujuan semua Agama tak lain hanya agar manusia hidup saling mencintai satu sama lain.. 🙂

“Agama adalah untuk cinta dan kesatuan, bukan untuk perpecahan dan perselisihan.. Jika digunakan untuk perpecahan dan perselisihan, maka ketiadaan Agama akan lebih baik..”

Gimana menurutmu guys? Ayo berbagi.. 🙂

“Apapun Agama kita, ayo bebaskan diri dari prasangka, untuk kerukunan dan kesatuan kita..” hanz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *