20 Dec

Belajar dari Pedagang Pasar Subuh

Pasar subuh

Pasar Subuh

Aku ada cerita menarik nih guys..

Ceritanya tentang ‘bangun subuh trus ke pasar’ hehehe..

Iya beneran emang, subuh-subuh ke pasar! Dini hari kebanyakan orang masih mendengkur di kasur, atau juga banyak orang lainnya sedang khusyuk ibadah.. Aku mencoba melihat sisi lain kehidupan *cieh, hahaha.. Iya, sisi lainnya juga banyak orang yang masih terjaga bekerja banting tulang..

Aku punya teman di Banyuwangi yang pekerjaannya setiap subuh berdagang ke pasar.. Mas Supri namanya dan Mbak Halimah istrinya, yang selalu kompak setiap subuh dengan masih ngantuk-ngantuk tetap semangat ke pasar, hehehe..

SAM_3456Mereka berdua jualan jajanan pasar seperti kue, gorengan dan minuman sari kedelai. Produk-produk itu mereka produksi sendiri dengan bantuan karyawannya, dan mereka pasarkan di pasar subuh Genteng, Banyuwangi..

Ya karena produknya banyak, jadinya mereka sudah kerja keras mengolah jajanan sejak sore sampai jam 9 malam. Trus jam 9 malamnya mereka tidur sampai jam 11. Nah jam 11 nya mereka lanjut lagi produksi dan persiapan sampai jam 3 pagi. Jam 3 siap ke pasar dengan badan capek dan mata ngantuk, hehehe..

SAM_3457Gak berhenti di situ kerja keras mereka.. Di pasar subuh Genteng, mereka masih lari-larian menaruh dagangan yang dititipkan ke mlijo-mlijo (pedagang sayur yang pakai sepeda motor). Dan banyaknya mlijo sekitar 150 mlijo, wuuiihhh! Aku yang gak terbiasa lari-larian jam segitu, ya jalan pelan-pelan aja, hahaha..

Selesainya pekerjaan mereka itu sekitar jam 7 pagi. Dengan tenaga yang tersisa mereka pulang dan langsung tidur pulas sampai siang, hehehe.. Itu sekilas pekerjaan temanku di saat subuh-subuh. Ada juga beberapa temanku lainnya yang pekerjaannya ya sama seperti itu, mencari nafkah saat subuh..

Hal yang aku pelajari dari kerja keras Mas Supri dan Mbak Halimah.. mereka menikmati pekerjaannya, karena memang mereka senang berdagang di pasar. Jadinya capek dan ngantuk nggak terasa saat mereka bekerja..

Hal lainnya, kejujuran dan keramahan mereka. Mereka mengutamakan kualitas produknya, jadi mereka menggunakan bahan-bahan pilihan untuk produk-produknya. Juga mereka selalu ramah ke pelanggan maupun karyawannya. Jadinya karyawan dan pelanggan sudah seperti keluarga mereka sendiri..

Waahh, bangun subuh dapat pelajaran berharga, hehe.. Gimana saat subuh kalian guys? masih betah di kasur, atau menghadap Sang Pencipta, apa aktivitas lainnya? 😀

“Belajar tentang kerja keras, kejujuran, dan keramahan dari pasar subuh.. :D” hanz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *